Boroko, Globalnewsnusantara.id – Bupati Bolaang Mongondow Utara (Boltara), Dr. Sirajudin Lasena, SE., M.Ec.Dev, memimpin apel perdana aparatur sipil negara (ASN) pasca libur dan cuti bersama Natal dan Tahun Baru 2026, yang digelar di halaman Kantor Bupati Boltara, Senin (5/1/2026).
Dalam apel tersebut, Bupati Boltara menyerahkan sertifikat Warisan Budaya Takbenda (WBTB) dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia sebagai bentuk pengakuan resmi atas kekayaan budaya daerah. Sertifikat diserahkan kepada Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Boltara.
Mengawali sambutannya, Bupati Sirajudin Lasena menyampaikan duka cita atas wafatnya Almarhumah Amnah Lasama, mantan guru SMA Negeri 1 Bolangitang, serta Almarhum Taufik Angkareda, S.IP, Sangadi Desa Wakat. Ia mengajak seluruh peserta apel mendoakan almarhum dan almarhumah agar mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT.
Bupati juga menyampaikan ucapan Selamat Natal kepada umat Kristiani serta Selamat Tahun Baru 2026 kepada seluruh jajaran pemerintah daerah.
Menurut Bupati, tahun 2026 menjadi tahun strategis karena merupakan tahun pertama pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Boltara 2025–2029. Ia menegaskan seluruh perangkat daerah, camat, hingga pemerintah desa wajib memastikan setiap program dan kegiatan selaras dengan arah kebijakan RPJMD.
“Program dan kegiatan harus terintegrasi, tidak berjalan sendiri-sendiri dan tidak bersifat sektoral,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan perangkat daerah untuk memprioritaskan kegiatan yang berdampak langsung pada pencapaian target RPJMD, mengurangi belanja seremonial dan administratif yang tidak memberikan nilai tambah, serta memperkuat koordinasi dan kolaborasi antarperangkat daerah.
Kepada para camat dan sangadi, Bupati menekankan bahwa desa merupakan ujung tombak pembangunan daerah. Keberhasilan RPJMD dan RKPD sangat ditentukan oleh kualitas perencanaan, pelaksanaan, serta pelayanan di tingkat kecamatan dan desa.
Selain itu, pengelolaan keuangan desa harus dilaksanakan secara tertib, transparan, dan akuntabel, serta diarahkan pada program prioritas yang berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Apel perdana tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Boltara Moh. Aditya Pontoh, S.IP, Ketua TP-PKK Boltara Ening Sutrisni Lasena Adam, S.ST, para asisten, staf ahli bupati, pimpinan OPD, camat, kepala sekolah, sangadi, aparat desa, serta ASN.








