Globalnewsnusantara.id
Pj.Sekda Buol ir.Usman Hasan,M.Si,Kegiatan Bimbingan Sosial Keluarga Penyandang Disabilitas di Kabupaten Buol,bertempat di Aula Srikandi Kelurahan Kulango,Kecamatan Biau Kabupaten Buol Provinsi Sulawesi Tengah,Kamis (13/6/2024).

Kegiatan tersebut di hadiri oleh Sekertaris dinas sosial Kabupaten Buol Sulastri,S.H,Psikolog Idris Min’un,Kabid rehabilitasi sosial Karmila Batalipu,S.IP,MM,Kabid perlindungan jaminan sosial Mawardi AM.Salim,S.Sos,Kabid penanganan fakir miskin Fadli Padjimbung,S.Ag,jajaran staf dinas sosial Kabupaten Buol, serta puluhan ibu-ibu pendamping Keluarga penyandang disabilitas sebelas Kecamatan se-kabupaten Buol.
Dalam membuka kegiatan Bimbingan Sosial Keluarga Penyandang Disabilitas tersebut, Pj.Sekda Buol ir.Usman Hasan,M.Si,menyampaikan harapannya agar kegiatan ini dapat mendorong dan meningkatkan kinerja dalam pemberian pelayanan kesejahteraan sosial kepada masyarakat Kabupaten Buol.Pj.Sekda mengatakan rasa syukurnya atas kehadiran semua peserta Bimbingan Sosial,dengan mengatakan bahwa kegiatan ini penting dan bertujuan menyetarakan manusia dalam kacamata sosial.

Tujuan kegiatan Bimsos ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan dalam memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya keluarga penyandang disabilitas.
Pentingnya rehabilitasi sosial dalam membangun masyarakat yang inklusif dan adil,serta dukungan yang harus diberikan kepada mereka yang menghadapi tantangan sosial di tengah-tengah masyarakat.
Pj.Sekda menghimbau semua peserta untuk memanfaatkan kegiatan bimsos ini dengan sebaik-baiknya,serta membangun kerjasama antar peserta.
Kegiatan Bimbingan Sosial ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang besar bagi keluarga penyandang disabilitas di Kabupaten Buol, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya inklusi sosial dalam masyarakat
Selanjutnya,Sekertaris Dinas Sosial Kabupaten Buol Sulastri,S.H,memaparkan ada 13 klasifikasi penyandang disabilitas yang harus di prioritaskan serta apa tanggap peka yang harus kita berikan untuk kebutuhan keluarga istimewa tersebut.
Selain itu,Psikolog Sulteng idris Min’un yang juga membawakan materi tentang keistimewaan apa yang seharusnya kita berikan kepada anak-anak penyandang disabilitas. Dalam materinya,idris Min’un mengatakan bahwa setiap anak memiliki kesempatan untuk dapat mengubah sesuatu memjadi mungkin,asalkan mendapatkan dukungan dari pihak keluarga utamanya orangtua.
Kegiatan berlanjut hingga sore hari dengan diskusi yang melibatkan langsung seluruh peserta yang rata-rata keluarga penyandang disabilitas di Kabupaten Buol. (Redaksi-001)








