Tragedi KM Barselona: Kesaksian Logistik, Kepedulian ABK, dan Komitmen Menghidupkan Harapan Masyarakat Kepulauan

Kamis, 24 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tragedi KM Barselona: Kesaksian Logistik, Kepedulian ABK, dan Komitmen Menghidupkan Harapan Masyarakat Kepulauan

Tragedi KM Barselona: Kesaksian Logistik, Kepedulian ABK, dan Komitmen Menghidupkan Harapan Masyarakat Kepulauan

Musibah kebakaran yang menimpa KM Barselona VA baru-baru ini menyisakan duka mendalam bagi para korban, keluarga, serta masyarakat kepulauan yang selama ini menggantungkan harapan perjalanan mereka kepada kapal ini. Namun di balik peristiwa tersebut, terungkap berbagai fakta dan kesaksian yang menegaskan bahwa KM Barselona tidak hanya sekadar moda transportasi laut, melainkan juga bagian dari denyut nadi kehidupan warga kepulauan.

 

Abner Gagahube, bagian logistik KM Barselona, menuturkan bahwa sejak awal tragedi terjadi, pihaknya langsung mendampingi para korban, berbincang untuk menenangkan mereka, sekaligus memastikan proses evakuasi berjalan aman dan tertib.

 

“Kami mendampingi para korban, berbincang dan menenangkan mereka, sambil melakukan evakuasi. Ada informasi yang beredar bahwa sumber api tidak ditemukan, itu tidak benar. Faktanya, sumber api berasal dari salah satu kamar penumpang, dan ada keterangan saksi yang menyatakan hal tersebut,” ungkap Abner.

 

Lebih jauh, Abner menegaskan bahwa kehadiran KM Barselona di rute kepulauan sejak awal memang diniatkan untuk membantu masyarakat. Bahkan, hingga kini, KM Barselona menjadi pilihan utama masyarakat kepulauan karena komitmennya melayani dengan hati.

 

“Jika ada penumpang yang meninggal, biaya pengiriman jenazah tidak pernah kami pungut. Ini bentuk kepedulian yang sudah kami lakukan sejak awal berdiri, dan kini diikuti juga oleh pelayaran lain. KM Barselona hadir untuk menghidupkan harapan masyarakat kepulauan,” tegasnya.

 

Tidak hanya itu, Abner juga mengenang masa-masa sulit pandemi Covid-19 yang membuat banyak kapal berhenti beroperasi karena regulasi ketat. Namun, KM Barselona tetap berlayar demi memastikan warga kepulauan bisa pulang pergi memenuhi kebutuhan hidup.

 

“Saat Covid-19, hampir tidak ada penumpang yang diizinkan berangkat. Tapi KM Barselona tetap berangkat, demi membantu masyarakat kepulauan yang harus pulang, membawa sembako, atau kebutuhan penting lainnya,” kenangnya.

 

Menanggapi isu di media sosial yang menyebut ABK KM Barselona tidak sigap dalam musibah kebakaran kemarin, Abner menegaskan ada banyak hal yang tidak terlihat publik di balik kepulan asap pekat yang menutupi jarak pandang di dalam kapal saat kejadian.

 

“Asap begitu tebal hingga menutup jarak pandang. Tapi ABK terus mengevakuasi penumpang, membantu mereka, meskipun publik tidak melihat itu. Saat ini kami fokus melakukan pendataan korban dan berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Jasa Raharja, untuk santunan dan penanganan lebih lanjut,” pungkas Abner Gagahube.

 

Tragedi ini seolah menampar kesadaran kita akan pentingnya keselamatan pelayaran di satu sisi, namun juga membuka mata publik akan peran vital kapal-kapal seperti KM Barselona dalam memastikan denyut kehidupan masyarakat kepulauan terus bergerak. Di tengah kesedihan, kepedulian dan komitmen tulus yang ditunjukkan manajemen KM Barselona menjadi secercah cahaya harapan bahwa mereka tidak akan pernah berjalan sendiri menghadapi cobaan ini.

Berita Terkait

Pemerintah Sulut Terima Persub RTRW 2025–2044 dari Menteri ATR/BPN
Plat Nomor Resmi Samsat Dipersoalkan Saat Operasi Keselamatan 2026, Polres Minahasa Lakukan Klarifikasi Internal
Kesan “Tinggal Tunggu Waktu” Proyek Pariwisata Rp4,5 Miliar di Boltim Disinyalir Dugaan Sarat Penyimpangan, Tipikor Polda Sulut Bergerak
Mohammad Aditya Pontoh Resmi Jabat Ketua DPW PPP Sulut
Natal Berwajah Kemanusiaan: PERADI Manado Turun Langsung Berbagi Kasih untuk Anak Yatim dan Disabilitas
“Kawasan PETI Ratatotok Jadi Medan Perang? Tiga Nyawa Melayang, Tambang Ilegal Kian Brutal — Masihkah Hukum Berkuasa di Sulawesi Utara?”
Kapolres Minut AKBP Auliya Rifqie A. Djabar Pimpin Pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, 300 Personel Disiagakan demi Nataru Aman, Humanis, dan Presisi
Perkelahian Belang Mittra Terurai: Sepuluh Nama Ditetapkan Tersangka Oleh Polisi, Situasi Kini Kondusif
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 20 Februari 2026 - 03:52

Pemerintah Sulut Terima Persub RTRW 2025–2044 dari Menteri ATR/BPN

Jumat, 13 Februari 2026 - 19:59

Plat Nomor Resmi Samsat Dipersoalkan Saat Operasi Keselamatan 2026, Polres Minahasa Lakukan Klarifikasi Internal

Selasa, 10 Februari 2026 - 21:25

Kesan “Tinggal Tunggu Waktu” Proyek Pariwisata Rp4,5 Miliar di Boltim Disinyalir Dugaan Sarat Penyimpangan, Tipikor Polda Sulut Bergerak

Selasa, 3 Februari 2026 - 20:24

Mohammad Aditya Pontoh Resmi Jabat Ketua DPW PPP Sulut

Rabu, 31 Desember 2025 - 16:27

Natal Berwajah Kemanusiaan: PERADI Manado Turun Langsung Berbagi Kasih untuk Anak Yatim dan Disabilitas

Berita Terbaru