Ustaz Abdul Somad: Hadirnya Polisi Jadi Penyejuk, Netralisir Persepsi Negatif di Tengah Masyarakat

Sabtu, 27 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – GlobalNewsNusantara.ID Kehadiran nyata aparat kepolisian di tengah masyarakat disebut Ustaz Abdul Somad (UAS) sebagai kunci untuk menetralkan persepsi negatif yang kerap muncul. Hal itu disampaikan UAS dalam ceramah keagamaan yang digelar di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (26/9/2025).

Dalam tausiyahnya, UAS menegaskan bahwa Polri bisa membangun kepercayaan publik bukan hanya melalui media sosial, tetapi lewat silaturahmi dan kedekatan sosial.

“Polisi datang, duduk, diam, bahkan kalau ngantuk pun tidak apa-apa. Itu sudah dihormati, karena kehadiran itulah yang menyentuh,” ujar UAS disambut tepuk tangan hadirin. Pesantren Radikal yang Berubah Jadi Sejuk

UAS kemudian menceritakan sebuah kisah nyata. Ada sebuah pesantren yang sempat mendapat tuduhan radikal dari masyarakat. Namun, stigma itu hilang hanya karena pimpinan pesantren mengundang Kapolres dan Bhabinkamtibmas datang berkunjung.

“Setelah aparat hadir, masyarakat tidak lagi menuduh pesantren itu radikal,” ungkapnya.

Menurut UAS, contoh tersebut menunjukkan betapa kehadiran aparat di lapangan jauh lebih efektif dalam meredam prasangka dibandingkan hanya dengan klarifikasi di dunia maya. Bhabinkamtibmas Ujung Tombak Polri

UAS juga memberikan apresiasi khusus kepada Bhabinkamtibmas yang disebutnya sebagai ujung tombak Polri karena paling dekat dengan masyarakat.
Ia menilai strategi pendekatan humanis dan silaturahmi sosial harus semakin diperkuat agar Polri selalu hadir di hati rakyat. Polri Sambut Pesan UAS

Pihak Polri menyambut baik pesan moral tersebut. Menurut mereka, ceramah UAS sejalan dengan semangat Polri yang terus membangun citra positif melalui pendekatan humanis.

Kegiatan ini pun menjadi momentum penting memperkuat komunikasi moral, spiritual, dan sosial antara Polri, tokoh agama, dan masyarakat.(Kif)

Berita Terkait

Bamsoet Bicara: “Penyesuaian Transfer Daerah Idealnya Tidak Menimbulkan Akses Bagi Daerah”
Dicopot dari Menkeu, Purbaya Bikin Publik Penasaran: “Udah Siap Belum?”
Bupati Buol Risharyudi Triwibowo Genjot Anggaran Peremajaan Jaringan PDAM Tingkatkan Mutu Layanan
Bupati Buol Kunjungi Kementrian Koperasi RI di Sambut Wamenkop
Bamsoet Ingatkan Industri RS Adaptif Hadapi Tekanan Ekonomi, Bukukan Penerimaan PT. SIH Tbk Meningkat 10,6 Persen
Bupati Boltara Usulkan Sekolah Nasional Terintegrasi Saat Audiensi dengan Kemendikdasmen
Putra Kapolda Sulut Resmi Dilantik Presiden Prabowo di Istana Merdeka, Brigtar Joshua Langie Jadi Perwira Polri 2026, Kebanggaan Sulawesi Utara
Mendagri Tegaskan Kesiapan Integrasikan Sistem Data Kemendagri Ke Satu Data Indonesia
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 11:12

Bamsoet Bicara: “Penyesuaian Transfer Daerah Idealnya Tidak Menimbulkan Akses Bagi Daerah”

Selasa, 15 September 2026 - 10:20

Dicopot dari Menkeu, Purbaya Bikin Publik Penasaran: “Udah Siap Belum?”

Jumat, 4 September 2026 - 00:44

Bupati Buol Risharyudi Triwibowo Genjot Anggaran Peremajaan Jaringan PDAM Tingkatkan Mutu Layanan

Kamis, 3 September 2026 - 01:19

Bupati Buol Kunjungi Kementrian Koperasi RI di Sambut Wamenkop

Kamis, 6 Agustus 2026 - 09:07

Bamsoet Ingatkan Industri RS Adaptif Hadapi Tekanan Ekonomi, Bukukan Penerimaan PT. SIH Tbk Meningkat 10,6 Persen

Berita Terbaru