Salut! Kasatreskrim Polres Mitra AKP Lutfi Arinugraha Berhasil Hentikan Teror Mafia Solar yang Aniaya Sopir

Kamis, 2 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mitra – GlobalNewsNusantara.ID | Aksi mafia BBM bersubsidi kembali bikin geger publik Sulawesi Utara. Peristiwa memilukan terjadi di SPBU Tombatu, Minahasa Tenggara (Mitra) yang disebut-sebut milik Bupati Mitra Ronald Kandoli. Seorang sopir dump truk, Jheki Thongkotow, menjadi korban pemukulan brutal hingga bersimbah darah saat mengantre solar subsidi, Rabu (1/10/2025) pagi.

Pelaku pemukulan diketahui bernama Ronny Keintjem, yang disebut-sebut merupakan mertua dari seorang oknum aparat Polres Mitra. Dari video amatir yang beredar di media sosial, Ronny tampak arogan dan diduga sudah lama bermain di bisnis gelap solar subsidi tanpa pernah tersentuh hukum.

“Dia pemain solar bertahun-tahun, tidak pernah ditegur polisi. Karena mantunya anggota Polres Mitra, dia merasa SPBU Tombatu itu sudah jadi miliknya,” ungkap seorang saksi yang juga merekam insiden berdarah tersebut.

Tak hanya soal pemukulan, warga juga menyoroti praktik janggal di SPBU Tombatu. Disebutkan, ribuan liter solar subsidi selama ini dialirkan ke kelompok mafia untuk disuplai ke tambang-tambang ilegal di Ratatotok. Akibatnya, masyarakat kecil yang seharusnya berhak menikmati BBM subsidi malah menderita.

“Subsidi itu hak rakyat miskin, bukan untuk mafia dan tambang ilegal. Gubernur saja sudah tegas minta tangkap mafia solar. Sekarang rakyat juga minta Bupati Mitra harus bertanggung jawab, karena SPBU ini namanya jelas-jelas milik dia,” tegas warga dengan nada geram.

Menanggapi kejadian itu, Kasatreskrim Polres Mitra AKP Lutfi Arinugraha langsung bergerak cepat. Ia memastikan kasus penganiayaan tersebut sudah ditangani secara hukum.

“Tersangka bersama mobil yang digunakan sudah kami amankan semalam setelah terpantau. Proses hukum akan berjalan,” tegas AKP Lutfi.

Kasus ini menambah panjang daftar praktek mafia solar di Sulut yang kini menjadi sorotan publik. Warga menanti langkah tegas aparat kepolisian untuk benar-benar membongkar jaringan mafia solar sampai ke akar-akarnya, tanpa pandang bulu siapa pun yang terlibat.(Kifli Abidjulu)

Berita Terkait

“RESMI! Tito Karnavian Kunci Jabatan Sekprov Sulut – Di Era Yulius Selvanus, Tahlis Gallang Siap Ubah Total Wajah Sulawesi Utara”
Pemerintah Sulut Terima Persub RTRW 2025–2044 dari Menteri ATR/BPN
Plat Nomor Resmi Samsat Dipersoalkan Saat Operasi Keselamatan 2026, Polres Minahasa Lakukan Klarifikasi Internal
Kesan “Tinggal Tunggu Waktu” Proyek Pariwisata Rp4,5 Miliar di Boltim Disinyalir Dugaan Sarat Penyimpangan, Tipikor Polda Sulut Bergerak
Mohammad Aditya Pontoh Resmi Jabat Ketua DPW PPP Sulut
Natal Berwajah Kemanusiaan: PERADI Manado Turun Langsung Berbagi Kasih untuk Anak Yatim dan Disabilitas
“Kawasan PETI Ratatotok Jadi Medan Perang? Tiga Nyawa Melayang, Tambang Ilegal Kian Brutal — Masihkah Hukum Berkuasa di Sulawesi Utara?”
Kapolres Minut AKBP Auliya Rifqie A. Djabar Pimpin Pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, 300 Personel Disiagakan demi Nataru Aman, Humanis, dan Presisi
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 23:37

“RESMI! Tito Karnavian Kunci Jabatan Sekprov Sulut – Di Era Yulius Selvanus, Tahlis Gallang Siap Ubah Total Wajah Sulawesi Utara”

Jumat, 20 Februari 2026 - 03:52

Pemerintah Sulut Terima Persub RTRW 2025–2044 dari Menteri ATR/BPN

Jumat, 13 Februari 2026 - 19:59

Plat Nomor Resmi Samsat Dipersoalkan Saat Operasi Keselamatan 2026, Polres Minahasa Lakukan Klarifikasi Internal

Selasa, 10 Februari 2026 - 21:25

Kesan “Tinggal Tunggu Waktu” Proyek Pariwisata Rp4,5 Miliar di Boltim Disinyalir Dugaan Sarat Penyimpangan, Tipikor Polda Sulut Bergerak

Selasa, 3 Februari 2026 - 20:24

Mohammad Aditya Pontoh Resmi Jabat Ketua DPW PPP Sulut

Berita Terbaru