MANADO – GlobalNewsNusantara.id – Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Polda Sulawesi Utara menjelma menjadi panggung kebangsaan yang megah dan penuh makna. Ribuan pasang mata menyaksikan kemeriahan parade akbar, atraksi pasukan, hingga kejutan istimewa dari Kodam XIII/Merdeka yang memperlihatkan kokohnya sinergi TNI-Polri dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Upacara dipimpin langsung Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, sebagai Inspektur Upacara di Lapangan Presisi Polda Sulut, Rabu (1/7/2026), didampingi Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol. Dr. Roycke Harry Langie, S.I.K., M.H., Pangdam XIII/Merdeka Mayor Jenderal TNI Mirza Agus, S.I.P., Dankoarmada VIII, serta jajaran Forkopimda.
Kemegahan acara diawali dengan parade gerak jalan pasukan gabungan yang menampilkan disiplin, kekompakan, dan semangat pengabdian. Defile satuan, atraksi Polisi Cilik Polres Minahasa Utara, kolone senapan Satbrimob Polda Sulut, hingga penampilan berbagai unsur pendukung menjadi simbol kesiapsiagaan sekaligus kedekatan Polri dengan masyarakat.
Dalam amanat Presiden Republik Indonesia yang dibacakan Gubernur Sulawesi Utara, ditegaskan bahwa tema “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat” merupakan komitmen Polri untuk terus meningkatkan pelayanan, perlindungan, pengayoman, dan penegakan hukum yang profesional, modern, serta dipercaya masyarakat.
Gubernur juga memberikan apresiasi atas soliditas TNI-Polri yang selama ini mampu menjaga stabilitas keamanan di Sulawesi Utara serta mengajak seluruh jajaran untuk terus memperkuat kepercayaan publik melalui pelayanan yang humanis dan berintegritas.
Momentum penghargaan kepada personel berprestasi melalui penganugerahan Bintang Bhayangkara Nararya semakin menambah makna peringatan Hari Bhayangkara tahun ini.
Namun, puncak kemeriahan benar-benar terjadi setelah upacara berakhir.
Di bawah komando Pangdam XIII/Merdeka Mayor Jenderal TNI Mirza Agus, S.I.P., prajurit Kodam XIII/Merdeka memasuki Mapolda Sulut membawa Bendera Merah Putih raksasa yang dibentangkan dengan penuh kebanggaan. Iring-iringan kendaraan musik konser milik Kodam XIII/Merdeka membuat suasana berubah menjadi lautan semangat nasionalisme dan persaudaraan.
Momen yang paling menyentuh terjadi ketika Pangdam XIII/Merdeka naik ke atas panggung bersama Kapolda Sulut Irjen Pol. Dr. Roycke Harry Langie. Di hadapan Forkopimda, pejabat utama TNI-Polri, serta ribuan peserta, Pangdam membawakan lagu “Kamu Tak Sendirian” sebagai bentuk penghormatan, persahabatan, dan dukungan kepada keluarga besar Polri.
Tepuk tangan panjang dan sorak penuh antusias mengiringi penampilan tersebut. Kebersamaan Pangdam dan Kapolda menjadi simbol bahwa TNI dan Polri berdiri dalam satu barisan, saling menguatkan, menjaga keamanan daerah, serta mengawal kepentingan bangsa dan negara.
Kejutan berlanjut dengan penyerahan kue ulang tahun Hari Bhayangkara dari jajaran Kodam XIII/Merdeka kepada Kapolda Sulut sebagai lambang persaudaraan dan soliditas yang terus terpelihara.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan peninjauan pasar murah Polda Sulut dan syukuran Hari Bhayangkara di Aula Presisi Polda Sulut. Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tahun ini bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi bukti nyata bahwa sinergi TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat merupakan fondasi utama menjaga Sulawesi Utara tetap aman, damai, dan semakin maju. (Kifli Abidjulu)









