MANADO – GlobalNewsNusantara.ID Respons cepat jajaran Kodim 1309/Manado di bawah kepemimpinan Dandim 1309/Manado mendapat apresiasi setelah kebakaran hebat melanda dua rumah permanen milik warga di Kelurahan Maasing Satu, Lingkungan IV, Kecamatan Tuminting, Kota Manado, Minggu (28/6/2026) dini hari.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 04.15 WITA itu menghanguskan dua unit rumah, menimbulkan kerugian material ratusan juta rupiah, serta menyebabkan satu orang meninggal dunia dan satu orang lainnya berhasil diselamatkan.
Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, kepulan asap pertama kali terlihat dari salah satu kamar rumah sebelum api dengan cepat membesar akibat tiupan angin kencang dan merambat ke bangunan di sekitarnya. Warga langsung berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sambil meminta bantuan petugas.
Tak lama setelah menerima laporan, Babinsa Kodim 1309/Manado tiba di lokasi dan segera bergabung bersama masyarakat, petugas pemadam kebakaran, serta aparat terkait untuk membantu proses pemadaman dan evakuasi korban.
Sebanyak tujuh unit mobil pemadam kebakaran milik Pemerintah Kota Manado dikerahkan ke lokasi. Berkat kerja sama seluruh unsur, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 06.51 WITA.
Dalam proses evakuasi, seorang warga bernama Fatma Nusi (68) ditemukan dalam keadaan selamat di dalam bak penampungan air dan langsung dilarikan ke RS Pancaran Kasih untuk mendapatkan perawatan medis. Sementara itu, Abdul Patamani (22) ditemukan meninggal dunia di dalam rumah dan dievakuasi ke RS Bhayangkara untuk proses identifikasi serta penanganan lebih lanjut.
Selain menghanguskan dua rumah permanen, kebakaran juga menyebabkan uang tunai sekitar Rp45 juta milik salah satu warga ikut terbakar. Total kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp350 juta.
Dugaan awal penyebab kebakaran mengarah pada korsleting listrik di salah satu rumah. Namun, penyebab pasti masih menunggu hasil penyelidikan aparat kepolisian.
Tim Inafis Polda Sulawesi Utara telah melakukan olah tempat kejadian perkara, sementara Polsek Tuminting memasang garis polisi guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Peristiwa ini kembali menunjukkan pentingnya sinergi antara masyarakat, pemerintah daerah, aparat kepolisian, petugas pemadam kebakaran, dan jajaran Kodam XIII/Merdeka melalui Kodim 1309/Manado dalam penanganan keadaan darurat. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat menjadi wujud nyata komitmen TNI AD dalam membantu penanggulangan bencana, mendukung proses evakuasi, serta memberikan rasa aman kepada warga yang terdampak.(Kifli Abidjulu)









