Bolmut Usulkan 14 Desa Jadi Kawasan Ekonomi Terpadu, Tindak Lanjut Proposal Bupati ke Kementerian

Senin, 13 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bidang Transmigrasi Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Bolmut, Widiarto Dg. Mulisa

Kepala Bidang Transmigrasi Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Bolmut, Widiarto Dg. Mulisa

BOROKO, globalnewsnusantara.id – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) terus mendorong lahirnya pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru melalui pengembangan kawasan transmigrasi. Tindak lanjut proposal yang disampaikan Bupati Sirajudin Lasena kepada Kementerian Transmigrasi kini memasuki tahap penyusunan Rencana Kawasan Transmigrasi (RKT) dengan mengusulkan 14 desa di empat kecamatan sebagai kawasan pengembangan.

Kepala Bidang Transmigrasi Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Bolmut, Widiarto Dg. Mulisa, mengatakan RKT merupakan tahapan awal sebelum kawasan ditetapkan sebagai kawasan transmigrasi dan selanjutnya dikembangkan menjadi Kawasan Ekonomi Terpadu (KET).

Menurutnya, pengembangan tersebut tidak membuka lokasi transmigrasi baru, melainkan mengintegrasikan kawasan transmigrasi yang telah ada dengan desa-desa di sekitarnya agar terbentuk kawasan yang saling terhubung dari sisi tata ruang, infrastruktur, dan aktivitas ekonomi.

Sebanyak 14 desa yang diusulkan tersebar di Kecamatan Sangkub, Bintauna, Bolangitang Barat, dan Pinogaluman. Kawasan tersebut diproyeksikan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi berbasis potensi lokal, meliputi sektor pertanian, perkebunan, perikanan, hingga pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Tujuan akhirnya membentuk pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, baik warga transmigrasi maupun masyarakat lokal,” kata Widiarto.

Saat ini, dokumen RKT masih menjalani proses verifikasi administrasi, kajian teknis, dan penilaian kelayakan di Kementerian Transmigrasi. Sebelumnya, Pemkab Bolmut juga telah menggelar Focus Group Discussion (FGD) yang melibatkan perangkat daerah, akademisi, instansi vertikal, dan para camat untuk menyelaraskan potensi kawasan sebelum diajukan kepada pemerintah pusat.

Penulis : **na

Berita Terkait

Perkuat Profesionalisme ASN, Pemkab Boltara Gelar Workshop Pengelolaan Kepegawaian di BPSDMD Sulut
Plt Bupati Boltara Tekankan Sinkronisasi Kinerja OPD dalam Penyusunan Cascading RPJMD 2025–2029
Plt Bupati Boltara Tunjuk Iwan Tato sebagai Plt Camat Sangkub, Herman Tamasoleng Penjabat Sangadi Huntuk
Hadiri Konferensi V PWI Boltara, Sekda Jusnan Mokoginta Tekankan Profesionalisme dan Independensi Pers
Plt Bupati Boltara Hadiri RUPS-LB Bank SulutGo 2026, Perkuat Dukungan terhadap Ekonomi Daerah
Plt Bupati Boltara dan Plt Kajati Sulut Perkuat Pengawasan Pembangunan Desa
Pemkab Boltara dan BPJS Kesehatan Bahas Tambahan 7.000 Peserta JKN
Pemkab Boltara dan PLN Matangkan Dukungan Kelistrikan untuk Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 11:32

Perkuat Profesionalisme ASN, Pemkab Boltara Gelar Workshop Pengelolaan Kepegawaian di BPSDMD Sulut

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:58

Plt Bupati Boltara Tekankan Sinkronisasi Kinerja OPD dalam Penyusunan Cascading RPJMD 2025–2029

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:21

Plt Bupati Boltara Tunjuk Iwan Tato sebagai Plt Camat Sangkub, Herman Tamasoleng Penjabat Sangadi Huntuk

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:14

Hadiri Konferensi V PWI Boltara, Sekda Jusnan Mokoginta Tekankan Profesionalisme dan Independensi Pers

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:26

Plt Bupati Boltara Hadiri RUPS-LB Bank SulutGo 2026, Perkuat Dukungan terhadap Ekonomi Daerah

Berita Terbaru