BOROKO, globalnewsnusantara.id – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) terus mendorong lahirnya pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru melalui pengembangan kawasan transmigrasi. Tindak lanjut proposal yang disampaikan Bupati Sirajudin Lasena kepada Kementerian Transmigrasi kini memasuki tahap penyusunan Rencana Kawasan Transmigrasi (RKT) dengan mengusulkan 14 desa di empat kecamatan sebagai kawasan pengembangan.
Kepala Bidang Transmigrasi Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Bolmut, Widiarto Dg. Mulisa, mengatakan RKT merupakan tahapan awal sebelum kawasan ditetapkan sebagai kawasan transmigrasi dan selanjutnya dikembangkan menjadi Kawasan Ekonomi Terpadu (KET).
Menurutnya, pengembangan tersebut tidak membuka lokasi transmigrasi baru, melainkan mengintegrasikan kawasan transmigrasi yang telah ada dengan desa-desa di sekitarnya agar terbentuk kawasan yang saling terhubung dari sisi tata ruang, infrastruktur, dan aktivitas ekonomi.
Sebanyak 14 desa yang diusulkan tersebar di Kecamatan Sangkub, Bintauna, Bolangitang Barat, dan Pinogaluman. Kawasan tersebut diproyeksikan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi berbasis potensi lokal, meliputi sektor pertanian, perkebunan, perikanan, hingga pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Tujuan akhirnya membentuk pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, baik warga transmigrasi maupun masyarakat lokal,” kata Widiarto.
Saat ini, dokumen RKT masih menjalani proses verifikasi administrasi, kajian teknis, dan penilaian kelayakan di Kementerian Transmigrasi. Sebelumnya, Pemkab Bolmut juga telah menggelar Focus Group Discussion (FGD) yang melibatkan perangkat daerah, akademisi, instansi vertikal, dan para camat untuk menyelaraskan potensi kawasan sebelum diajukan kepada pemerintah pusat.
Penulis : **na









