Pemda Buol Antisipasi Bencana Libatkan BMKG Gorontalo dan Tolitoli Survey Struktur Tanah Sekitar Kantor Bupati Buol

Selasa, 14 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GlobalNewsNusantara.id

Pemerintah Daerah Kabupaten Buol memberikan apresiasi yang tinggi atas kehadiran tim Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dari Stasiun Gorontalo dan Stasiun Toli-Toli yang melakukan Kunjungan kerja sekaligus survei lapangan guna memetakan potensi cuaca, iklim, serta kebencanaan di wilayah Kabupaten Buol, Selasa (13/7/2026).

​Apresiasi tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Bupati Buol, Moh. Nasir Dj. Daimaroto, S.H., M.H., saat menerima kunjungan tim BMKG di halamam Kantor Bupati yang menjadi sampel Survei.

Dalam pertemuan tersebut Wakil Bupati Buol Dr. Moh. Nasir Dj. Daimaroto.,S.H.,M.H, didampingi oleh Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Buol Moh. Kacfi Mardjuni, S.Pi,M.Si.

Wakil Bupati Moh. Nasir Dj. Daimaroto mengungkapkan bahwa kehadiran BMKG sangat krusial bagi Kabupaten Buol. Mengingat letak geografis Buol yang memiliki kerawanan terhadap beberapa potensi bencana alam, data survei yang akurat dan terkini dari BMKG sangat dibutuhkan untuk menyusun strategi mitigasi yang efektif.
​”Kami atas nama Pemerintah Daerah dan seluruh masyarakat Kabupaten Buol mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada jajaran BMKG Gorontalo dan Toli-Toli. Kehadiran bapak-bapak sekalian untuk melakukan survei di wilayah kami adalah langkah nyata yang sangat berharga untuk keselamatan warga kami,” ujar Wakil Bupati Buol.

​Wabup Buol menekankan bahwa hasil survei lapangan ini nantinya akan menjadi dasar pengambilan kebijakan bagi Pemda Buol, khususnya dalam mendeteksi dini ancaman bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor serta potensi bencana lainnya.
Hal yang sama di tegaskan oleh Kalak BPBD Buol, Moh. Kafi Marjuni S.Pi, yang dalam pernyataanya menegaskan kesiapan instansinya untuk menindaklanjuti hasil survei dan berkolaborasi penuh di lapangan bersama tim BMKG.
​Menurut Moh. Kacfi Mardjuni, sinergi lintas sektoral ini akan membantu BPBD dalam memperbarui peta rawan bencana dan memperkuat sistem peringatan dini (Early Warning System) di tingkat desa hingga kecamatan.
​”Data dari survei BMKG Gorontalo dan Toli-Toli ini sangat membantu kami di BPBD untuk bekerja lebih responsif dan presisi. Kami siap mendukung penuh seluruh rangkaian kegiatan survei ini agar berjalan dengan lancar,” tegas Moh. Kafi.

Sementara Asyer Oktaf staf pengamat Meteorologi dan Geofisika Stasiun BMKG Gorontalo mengatakan bahwa, “Pengambilan data lapangan ini dilakukan menggunakan metode perekaman getaran alami tanah (microtremor) di permukaan. Melalui konfigurasi titik rekam tertentu, data rekaman tersebut mampu mengeksplorasi dan menjelaskan kondisi karakteristik struktur bawah permukaan hingga kedalaman beberapa puluh meter secara akurat”.

Survei pemetaan ini selanjutnya difokuskan pada area pemukiman warga serta beberapa desa terdampak yang sebelumnya dilaporkan mengalami kerusakan fisik akibat gempa bumi pada tanggal 12 Juli kemarin. Hasil akhir dari pengolahan data teknis lapangan ini akan disajikan dalam bentuk:
-Peta Spasial Kerentanan Tanah: Peta tematik yang memetakan zona tanah lunak hingga keras di seluruh Kabupaten Buol untuk mengidentifikasi tingkat kerawanan secara geografis.
-Rekomendasi Strategis Pemda: Dokumen parameter mikrozonasi sebagai basis kebijakan tata ruang, standarisasi bangunan tahan gempa, serta perencanaan mitigasi bencana jangka panjang bagi Pemda Buol.
-Laporan Kompilasi Pusat: Data terverifikasi yang akan diintegrasikan dengan BMKG Pusat di Jakarta guna memperbarui basis data kegempaan nasional.
Selain fokus melakukan survei mikroseismik, tim BMKG juga aktif menjalin koordinasi dan melakukan sosialisasi kepada jajaran pemangku kepentingan daerah, termasuk jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Buol. Edukasi ini mencakup penyampaian data terkini mengenai aktivitas gempa susulan (aftershocks) yang terjadi secara berkala serta data kerusakan.
​BMKG mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Buol agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu-isu yang tidak bertanggung jawab. Masyarakat diharapkan selalu menyaring informasi kegempaan dan memastikan data yang diperoleh hanya bersumber dari kanal resmi terpusat, yakni melalui BMKG atau BPBD setempat guna meminimalisir penyebaran berita bohong (hoaks) yang dapat memicu kepanikan massal.

Penulis : Humas Pemda Buol

Editor : Heny

Sumber Berita: Diskominfo Buol

Berita Terkait

3 Fraksi Partai Kritisi Raperda Pertanggungwaban Pelaksanaan APBD TA 2025
Polres Buol Gelar Syukuran Peringatan HUT Ke-80 Bhayangkara 2026
Bupati Buol Intruksikan Pelayanan Nobar di Sejumlah Titik Strategis Serta Satu Ti
Peringatan HUT Bhayangkara Ke-80 Tahun: “Bupati Buol Himbau Warga Taat Berlalu Lintas”
Polres Buol Semarakan HUT Bhayangkara Ke-80 Dengan Jalan Sehat dan Hiburan Rakyat
Wabup Buol Buka Workshop SIKS-NG di Hadiri Perwakilan Kemensos
Wabup Buol Bersama Kaban Kesbangpol Serahkan Dana Banpol 9 Partai
Bupati Buol Ajak Seluruh Panitia Sukseskan POPDA Sulteng 2026
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:27

Pemda Buol Antisipasi Bencana Libatkan BMKG Gorontalo dan Tolitoli Survey Struktur Tanah Sekitar Kantor Bupati Buol

Sabtu, 4 Juli 2026 - 07:47

3 Fraksi Partai Kritisi Raperda Pertanggungwaban Pelaksanaan APBD TA 2025

Rabu, 1 Juli 2026 - 13:52

Polres Buol Gelar Syukuran Peringatan HUT Ke-80 Bhayangkara 2026

Selasa, 30 Juni 2026 - 03:55

Bupati Buol Intruksikan Pelayanan Nobar di Sejumlah Titik Strategis Serta Satu Ti

Senin, 29 Juni 2026 - 09:07

Peringatan HUT Bhayangkara Ke-80 Tahun: “Bupati Buol Himbau Warga Taat Berlalu Lintas”

Berita Terbaru