BOROKO, globalnewsnusantara.id — Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara) menggelar Dialog Fokus yang mempertemukan pemerintah, pemangku kepentingan, serta berbagai elemen masyarakat untuk membahas arah pembangunan daerah ke depan. Kegiatan berlangsung di Lapangan Kembar Boroko dan dihadiri langsung oleh Bupati Bolmut, Dr. Sirajudin Lasena, SE., M.Ec.Dev. kamis, 21 Mei 2026. Acara ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-19 Kabupaten Bolaang Mongondow Utara.

Forum tersebut mengangkat tema “Arah Masa Depan Bolaang Mongondow Utara: Antara Pertanian, Perikanan serta Tantangan dan Peluang Ekspansi Pertambangan” sebagai refleksi atas pilihan strategi pembangunan daerah di tengah potensi sumber daya yang dimiliki.

Kegiatan dibuka dengan penampilan tari kreasi “Mairu Mogogisogu Ko Sawah” yang dibawakan siswa-siswi SDN 13 Kaidipang. Penampilan budaya itu menjadi pembuka sebelum dialog memasuki pembahasan mengenai sektor-sektor yang dinilai berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
Dialog berlangsung dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah daerah, legislatif, akademisi, tokoh masyarakat, hingga kelompok yang berkaitan langsung dengan sektor pertanian, perikanan, dan pertambangan.
Dalam forum tersebut, perhatian mengarah pada bagaimana Bolaang Mongondow Utara dapat menjaga keseimbangan antara penguatan sektor tradisional yang selama ini menjadi penopang ekonomi masyarakat dengan peluang pengembangan sektor lain yang berpotensi meningkatkan investasi dan pendapatan daerah.

Sektor pertanian dan perikanan disebut tetap memiliki posisi strategis karena berkaitan langsung dengan ketahanan ekonomi masyarakat. Di sisi lain, peluang ekspansi pertambangan dipandang sebagai isu yang memerlukan kajian mendalam agar pertumbuhan ekonomi berjalan beriringan dengan aspek keberlanjutan dan kepentingan sosial.
Sejumlah peserta dialog juga memanfaatkan forum untuk menyampaikan pandangan dan masukan terhadap arah pembangunan Bolmut dalam jangka panjang.
Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, pimpinan dan anggota DPRD, para asisten, pimpinan OPD, pimpinan lembaga vertikal, Ketua dan Anggota Presidium Pemekaran dan Pengawal Pembangunan Bolaang Mongondow Utara, para narasumber, Camat Kaidipang, tokoh masyarakat, pemuda, petani, nelayan, penambang, LSM, mahasiswa, serta peserta dialog lainnya.
Melalui forum ini, pemerintah daerah diharapkan dapat menghimpun berbagai perspektif sebagai bahan penyusunan kebijakan pembangunan yang lebih terarah, inklusif, dan berkelanjutan bagi Bolaang
Penulis : Na***









