MANADO – GlobalNewsNusantara.ID Atmosfer perubahan di tubuh Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara kian terasa kuat. Menjelang pelantikan Sekretaris Provinsi (Sekprov) definitif, nama Calvin Castro mencuat sebagai figur yang lantang menyuarakan dukungan dan pengawalan terhadap momentum penting ini.
Pelantikan Tahlis Gallang sebagai Sekprov Sulut dijadwalkan berlangsung pada Senin, 4 Mei 2026, di Aula Mapalus, Kantor Gubernur Sulut, dan akan dipimpin langsung oleh Gubernur Yulius Selvanus.
Sehari sebelum prosesi sakral tersebut, gladi bersih telah sukses digelar pada Sabtu (2/5/2026). Seluruh rangkaian teknis dipastikan matang, mulai dari alur acara hingga tata cara pengambilan sumpah jabatan.
Pelantikan akan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia, dilanjutkan pengambilan sumpah jabatan yang dipimpin langsung Gubernur, didampingi rohaniawan, hingga penandatanganan berita acara sebagai penutup prosesi inti.
Sekitar 500 undangan dijadwalkan hadir, terdiri dari jajaran pejabat Pemprov Sulut, kepala daerah kabupaten/kota, hingga unsur Forkopimda. Kehadiran mereka menjadi simbol kuat konsolidasi pemerintahan menuju arah yang lebih solid dan progresif.
Di tengah momentum ini, Calvin Castro menegaskan komitmennya untuk ikut mengawal jalannya pemerintahan daerah agar tetap sejalan dengan kepentingan rakyat.
“Ini bukan sekadar pelantikan, tapi awal dari penguatan birokrasi. Kami akan kawal agar kepemimpinan ini benar-benar bekerja untuk kemajuan Sulut,” tegas Calvin. Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan kebijakan nasional, termasuk dukungan terhadap program strategis pemerintahan pusat.
Dukungan terhadap pelantikan ini turut mengalir dari berbagai elemen, termasuk Boy Kussoy serta Ketua Presidium Relawan YSK-VM, Berty Togas yang juga Ketua KIPRA Sulut. Mereka menilai kehadiran Sekprov definitif akan menjadi kunci percepatan pembangunan dan stabilitas pemerintahan di daerah.
Sementara itu, Kepala Bagian Protokol Biro Administrasi Pimpinan Pemprov Sulut, Victor Arthur, memastikan seluruh persiapan telah rampung. “Gladi bersih sudah dilaksanakan, semua teknis siap. Kami pastikan pelantikan berjalan lancar dan khidmat,” ujarnya. Dengan dilantiknya Tahlis Gallang, publik Sulawesi Utara kini menaruh harapan besar pada lahirnya birokrasi yang lebih kuat, solid, dan responsif. Sorotan kini tertuju pada 4 Mei 2026 — saat di mana arah baru pemerintahan Sulut resmi dimulai.(Kifli)









