Skandal Jalan Tolotoyan Rp 8 Miliar Diduga Dikorupsi! Proyek CV. Karya Mulia Indah Asal Jadi, Polda Sulut Diminta Bertindak Tegas

Kamis, 6 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jalan Tolotoyan Rp 8 Miliar Diduga Dikorupsi! Proyek CV. Karya Mulia Indah Asal Jadi

Jalan Tolotoyan Rp 8 Miliar Diduga Dikorupsi! Proyek CV. Karya Mulia Indah Asal Jadi

Bolsel — GlobalNewsNusantara.ID
Proyek peningkatan jalan ruas Tolotoyan (DAK Penugasan) Tahun 2024 senilai Rp8 miliar yang dikerjakan oleh CV. Karya Mulia Indah menuai sorotan tajam. Hasil pekerjaan yang seharusnya menjadi infrastruktur kebanggaan warga, justru tampak asal jadi dan jauh dari standar teknis.

Pantauan langsung tim media ini di lokasi menemukan sejumlah kejanggalan serius. Beton yang baru beberapa bulan selesai sudah retak, pecah, dan mengelupas. Bahkan, bagian tebing jalan yang seharusnya memiliki pondasi penahan sama sekali tidak dikerjakan.
Warga menduga proyek tersebut hanya dikerjakan sekadar formalitas untuk mencairkan anggaran.

“Miris! Uang rakyat miliaran rupiah dihamburkan untuk proyek yang kualitasnya seperti ini. Kami mencium adanya permainan kotor antara kontraktor dan oknum pejabat Dinas PU Bolsel,” tegas salah satu warga Tolotoyan dengan nada geram.

Proyek yang bersumber dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) ini disebut sebagai salah satu program strategis daerah. Namun, hasilnya justru menjadi sorotan dan kecurigaan publik karena dinilai tidak transparan dan terindikasi kuat ada praktik korupsi berjamaah.

Saat dikonfirmasi, Kepala Dinas PU Bolsel, Abdilah Gonibala, belum memberikan tanggapan resmi. Upaya konfirmasi via telepon maupun pesan singkat tak kunjung direspons hingga berita ini diterbitkan.(Kif)

Berita Terkait

Pemerintah Sulut Terima Persub RTRW 2025–2044 dari Menteri ATR/BPN
Plat Nomor Resmi Samsat Dipersoalkan Saat Operasi Keselamatan 2026, Polres Minahasa Lakukan Klarifikasi Internal
Kesan “Tinggal Tunggu Waktu” Proyek Pariwisata Rp4,5 Miliar di Boltim Disinyalir Dugaan Sarat Penyimpangan, Tipikor Polda Sulut Bergerak
Mohammad Aditya Pontoh Resmi Jabat Ketua DPW PPP Sulut
Natal Berwajah Kemanusiaan: PERADI Manado Turun Langsung Berbagi Kasih untuk Anak Yatim dan Disabilitas
“Kawasan PETI Ratatotok Jadi Medan Perang? Tiga Nyawa Melayang, Tambang Ilegal Kian Brutal — Masihkah Hukum Berkuasa di Sulawesi Utara?”
Kapolres Minut AKBP Auliya Rifqie A. Djabar Pimpin Pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, 300 Personel Disiagakan demi Nataru Aman, Humanis, dan Presisi
Perkelahian Belang Mittra Terurai: Sepuluh Nama Ditetapkan Tersangka Oleh Polisi, Situasi Kini Kondusif
Berita ini 47 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 20 Februari 2026 - 03:52

Pemerintah Sulut Terima Persub RTRW 2025–2044 dari Menteri ATR/BPN

Jumat, 13 Februari 2026 - 19:59

Plat Nomor Resmi Samsat Dipersoalkan Saat Operasi Keselamatan 2026, Polres Minahasa Lakukan Klarifikasi Internal

Selasa, 10 Februari 2026 - 21:25

Kesan “Tinggal Tunggu Waktu” Proyek Pariwisata Rp4,5 Miliar di Boltim Disinyalir Dugaan Sarat Penyimpangan, Tipikor Polda Sulut Bergerak

Selasa, 3 Februari 2026 - 20:24

Mohammad Aditya Pontoh Resmi Jabat Ketua DPW PPP Sulut

Rabu, 31 Desember 2025 - 16:27

Natal Berwajah Kemanusiaan: PERADI Manado Turun Langsung Berbagi Kasih untuk Anak Yatim dan Disabilitas

Berita Terbaru