Talaga Parengkuan Memanas: Mediasi Tetap Berjalan Meski Keluarga Minggu Menolak Tanda Tangan — Camat, Danramil, Kapolsek, dan Kades Pindu Kokoh Fasilitasi Perdamaian Parengkuan–Minggu”

Minggu, 23 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Minahasa – GlobalNewsNusantara.ID Kisruh kepemilikan kawasan Tanah Talaga Parengkuan, Pineleng Dua, kembali memuncak setelah Keluarga Parengkuan dan Keluarga Minggu saling mengklaim lahan tersebut. Ketegangan kedua pihak akhirnya berujung pada mediasi resmi di Kantor Kecamatan Pineleng, Kamis (20 November 2025), yang turut disaksikan oleh unsur pemerintah dan aparat keamanan.

Pertemuan dipimpin oleh Camat Pineleng, Jonly Wua, didampingi Plt Hukum Tua Pineleng Dua Hengky Tangapo, Danramil Pineleng Kapten Zadrak Carles Soblaay, serta Aipda James Mentang, Kanit Intel Polsek Pineleng. Kedua pihak hadir lengkap: dari Keluarga Parengkuan terlihat Yanes Parengkuan, Marlon Parengkuan, dan Tonny Parengkuan. Sementara dari Keluarga Minggu hadir Ibu Hadija Popa dan Nona Popa.

Masing-masing keluarga membawa dokumen bukti kepemilikan yang kemudian dibacakan langsung oleh pemerintah di hadapan seluruh peserta mediasi. Suasana sempat memanas akibat adu argumentasi, namun kedua keluarga tetap menjaga etika dan sikap santun selama proses berlangsung.

Camat Pineleng, Jonly Wua, menegaskan bahwa pihak pemerintah perlu mengambil sikap tegas karena sebelumnya telah terjadi insiden di kawasan tersebut.

“Ini kawasan kami. Karena sebelumnya pernah terjadi kejadian, maka kami harus menetapkan sikap tegas dalam berkomunikasi dengan kedua pihak. Pengambilan sumpah dan dokumentasi dilakukan untuk mencegah masalah baru yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat,” ujar Camat Jonly Wua.

Ia menambahkan bahwa seluruh proses telah dikawal dan dilaporkan secara resmi kepada pimpinan masing-masing institusi, sehingga tidak ada kekhawatiran apabila suatu saat muncul pernyataan yang berseberangan.

“Jika ada usulan tambahan terkait draft kesepakatan, kami terbuka. Yang terpenting adalah adanya keluaran resmi sebagai dokumentasi mediasi ini,” lanjut Jonly Wua didampingi Hengky Tangapo dan Kapten Soblaay.

Pada sesi penutup, Danramil Pineleng Kapten Zadrak Carles Soblaay dan Aipda James Mentang menegaskan bahwa apabila mediasi tidak menghasilkan titik temu, kedua pihak dipersilakan menempuh jalur hukum melalui pengadilan.

Namun mediasi hari itu menghasilkan satu poin penting:
Keluarga Parengkuan menyatakan bersedia memberi izin apabila keluarga lain ingin berjual mencari nafkah tapi tidak bisa membangun dan di perjual belikan tanah talaga Parengkuan tersebut, dan melarang segala bentuk mendirikan pembangunan di atasnya.

Kesepakatan itu kemudian dituangkan dalam surat resmi hasil mediasi. Dokumen tersebut ditandatangani oleh seluruh perwakilan Keluarga Parengkuan, namun pihak Keluarga Minggu menolak menandatangani dan langsung meninggalkan ruang pertemuan.

Mediasi ditutup dengan catatan resmi dari pemerintah dan aparat terkait, yang menegaskan bahwa seluruh proses telah terdokumentasi sebagai dasar keputusan lanjutan apabila diperlukan.(Kif)

Berita Terkait

BELUM BERAKHIR! Dirreskrimsus Polda Sulut Tegaskan Tersangka Baru Bisa Menyusul dalam Kasus Dana Media Rp7,5 Miliar
BELUM BERAKHIR! Dirreskrimsus Polda Sulut Tegaskan Tersangka Baru Bisa Menyusul dalam Kasus Dana Media Rp7,5 Miliar
Perintah Kapolri Berantas Narkoba! Kapolda Sulut Gerakkan Dirnarkoba Yandrie, 110 Paket Sabu dan 8 Terduga Pelaku Diamankan
Janjikan Proyek Rp16 Miliar, Rp220 Juta Melayang! Marchelino Mewengkang Dilaporkan ke Polda Sulut, Ancaman Penjara Menanti Jika Dugaan Terbukti
*Satgassus BAIS TNI Mulai Bidik Peti Mitra! Nama Kifli Sepang, Ello Korua, Ko Herry, Steven Mamahit, Rio Koyong serta nama-nama pelaku lainya, Tambang Ilegal dan Alat Berat Terancam Ditindak*
Menang hingga PK, Lahan Sudah Dieksekusi! Roy Korengkeng Pertanyakan Langkah Adriani Kosanto: Mengapa Sengketa Kembali Dipersoalkan?
REKOR BARU TIPIKOR POLDA SULUT! 2 Hari, 3 Tersangka Dugaan Dana Media Rp7,5 Miliar — Kapolda Yudo, Dirreskrimsus Winardi & Kasubdit Tipikor Andri Bergerak, Akankah Tersangka Bertambah?
BREAKING NEWS! Tipikor Polda Sulut Bergerak! Steven Liow & Christian Iroth Jadi Tersangka dan Ditahan — Kapolda Yudho Hermanto, FX Winardi & Andri Permana Jawab Keraguan, TSK Lain Menyusul?
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:24

BELUM BERAKHIR! Dirreskrimsus Polda Sulut Tegaskan Tersangka Baru Bisa Menyusul dalam Kasus Dana Media Rp7,5 Miliar

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:42

BELUM BERAKHIR! Dirreskrimsus Polda Sulut Tegaskan Tersangka Baru Bisa Menyusul dalam Kasus Dana Media Rp7,5 Miliar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:59

Perintah Kapolri Berantas Narkoba! Kapolda Sulut Gerakkan Dirnarkoba Yandrie, 110 Paket Sabu dan 8 Terduga Pelaku Diamankan

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:15

*Satgassus BAIS TNI Mulai Bidik Peti Mitra! Nama Kifli Sepang, Ello Korua, Ko Herry, Steven Mamahit, Rio Koyong serta nama-nama pelaku lainya, Tambang Ilegal dan Alat Berat Terancam Ditindak*

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:49

Menang hingga PK, Lahan Sudah Dieksekusi! Roy Korengkeng Pertanyakan Langkah Adriani Kosanto: Mengapa Sengketa Kembali Dipersoalkan?

Berita Terbaru

Uncategorized

Pemda Buol Peringati HUT Sumpah Pemuda Ke-98 Tahun

Rabu, 28 Okt 2026 - 09:17