Wagub Sulteng Dampingi Mentri Kebudayaan Kunjungi Negri 1000 Megalitik Lembah Behoa

Selasa, 30 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GlobalNewsNusantara.id

Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes., mendampingi Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Dr. H. Fadli Zon, S.S., M.Sc., beserta rombongan dalam kunjungan kerja ke Kawasan Cagar Budaya Lore Lindu, tepatnya di Lembah Behoa, Kecamatan Lore Tengah, Kabupaten Poso, Senin (29/12/2025).

Setibanya di kawasan megalitik, rombongan Menteri Kebudayaan disambut dengan prosesi adat Pepomahile, yakni pemasangan Siga, serta pengalungan Saliawa sebagai bentuk penghormatan adat masyarakat setempat. Dalam kesempatan tersebut juga diserahkan cenderamata berupa buku 1.000 Megalit, miniatur patung megalitik Palindo, serta miniatur rumah adat Tambi yang terbuat dari kayu eboni, kayu khas Kabupaten Poso.

Kunjungan kerja ini dirangkaikan dengan peninjauan sejumlah situs penting, antara lain Megalit Tadulako, Megalit Pokekea, serta Rumah Adat Tradisional Tambi. Rombongan juga melakukan penanaman pohon durian di kawasan Situs Tadulako sebagai simbol komitmen pelestarian lingkungan dan warisan budaya.

Kawasan Megalitik Lore Lindu memiliki nilai penting sebagai cagar budaya dunia yang menyimpan jejak peradaban masa lalu. Situs ini menjadi bukti sejarah panjang kehidupan manusia purba yang berkembang di wilayah Sulawesi Tengah.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Kebudayaan RI menyampaikan apresiasinya atas kekayaan budaya yang dimiliki Kawasan Megalitik Lore Lindu. Ia menilai kawasan ini memiliki daya tarik luar biasa dan berpotensi besar dikenal sebagai destinasi wisata budaya kelas dunia.

“Situs ini harus kita lindungi bersama sebagai wisata budaya yang memiliki tantangan, seperti vandalisme dan pengaruh cuaca yang menyebabkan pelapukan. Harapannya, kawasan ini tidak hanya dikenal di Indonesia, tetapi juga di tingkat dunia, sehingga peradaban masa lalu dapat terus diungkap dan dipelajari,” ujar Menteri Kebudayaan.

Lebih lanjut, Menteri Kebudayaan berharap dilakukan pemasangan pembatas untuk mengamankan area situs cagar budaya dari potensi kerusakan. Selain itu, upaya konservasi preventif juga perlu dilakukan sebagai langkah pencegahan terhadap pelapukan pada tinggalan megalitik yang diperkirakan telah berusia sekitar 2.000 tahun.

Salah satu megalit yang menjadi perhatian utama adalah Megalit Tadulako, yang dikenal dalam sejarah lokal sebagai simbol panglima perang. Sementara itu, Megalit Pokekea menggambarkan keberadaan kalamba (tempayan batu besar) diyakini sebagai wadah kubur (sarkofagus) kolektif atau tempat penyimpanan air untuk ritua.

Selain memiliki nilai arkeologis yang tinggi, Kawasan Megalitik Lore Lindu juga menjadi destinasi unggulan pariwisata budaya Sulawesi Tengah yang berpeluang besar dikenal di tingkat nasional hingga internasional.

Turut mendampingi dalam kunjungan tersebut, Direktur Jenderal Pelestarian dan Tradisi Kementerian Kebudayaan Dr. Restu Gunawan, M.Hum., Staf Khusus Menteri Kebudayaan Rachmanda Primayudha, Sekretaris Direktorat Jenderal Kementerian Kebudayaan Wawan Yogaswara, perwakilan Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah XVIII, Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tengah Andi Kamal Lembah, S.H., M.Si., Dinas Kebudayaan Kabupaten Poso, serta perwakilan lembaga adat Lembah Behoa.(Ril Biro Administrasi Pimpinan/Global)

Berita Terkait

Wagub Sulteng Lantik Pengurus IDI Buol di Dampingi Wabup dan Ketua DPRD Buol
Pemda Buol Hadiri Peresmian Studio Kolaborasi RRI Buol
Wabup Buol Dr. Nasir Dj. Daimaroto Lepas Kontingen Pesparani LP3D Kabupaten Buol
Wabup Buol dan Ketua DPRD Buol Sambut Kapolda Sulteng Dalam Rangka Penyerahan 70 Paket Bansos
Fenomena El Nino Picu Kekeringan Ekstrem Penyebab Infrastruktur Jalan Rusak
Krisis Air Bersih Dampak Kemarau Panjang, BPBD dan Damkar Gandeng Ansor Banser Dalam Penyaluran Air Bersih
Founder BKM Berharap Kursi Pinjam GRATIS Saat Duka Mampu Capai 1000 Buah
Pemda Buol Buka MAPABA XIV PMII, Kader di Dorong Jadi Generasi Kritis
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:34

Wagub Sulteng Lantik Pengurus IDI Buol di Dampingi Wabup dan Ketua DPRD Buol

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:16

Pemda Buol Hadiri Peresmian Studio Kolaborasi RRI Buol

Rabu, 30 September 2026 - 21:26

Wabup Buol Dr. Nasir Dj. Daimaroto Lepas Kontingen Pesparani LP3D Kabupaten Buol

Rabu, 30 September 2026 - 04:31

Wabup Buol dan Ketua DPRD Buol Sambut Kapolda Sulteng Dalam Rangka Penyerahan 70 Paket Bansos

Selasa, 29 September 2026 - 10:13

Fenomena El Nino Picu Kekeringan Ekstrem Penyebab Infrastruktur Jalan Rusak

Berita Terbaru

Uncategorized

Pemda Buol Peringati HUT Sumpah Pemuda Ke-98 Tahun

Rabu, 28 Okt 2026 - 09:17