MANADO – GlobalNewsNusantara.ID | Ruang sidang Prof. Dr. H. Muhammad Hatta Ali, S.H., M.H. di Pengadilan Negeri (PN) Manado, Rabu (10/09/2025), dipenuhi suasana haru. Sorotan mata publik tertuju pada Kristi Karla Arina, putri dari Pdt Hein Arina, yang tak pernah absen mendampingi sang ayah di tengah proses hukum yang sedang dihadapinya.
Dalam sidang kedua ini, tatapan Kristi yang penuh keteguhan seakan menjadi penopang moral bagi sang pendeta senior. Kesetiaan dan keberaniannya menghadapi badai hukum telah menjadi simbol harapan bagi keluarga besar maupun jemaat yang hadir memberi dukungan.
Bukan hanya Kristi, keluarga besar, kerabat, pendeta, hingga jemaat GMIM turut memenuhi ruang sidang. Mereka hadir bukan sekadar sebagai pengunjung, melainkan sebagai wujud nyata solidaritas. Kehadiran simpatisan ini menegaskan bahwa dukungan moral tidak akan goyah meski tekanan persidangan semakin berat.
Sidang kali ini memasuki tahap pembuktian dengan menghadirkan sejumlah saksi dari pihak terdakwa. Agenda tersebut diyakini menjadi titik krusial yang akan menentukan arah putusan di persidangan berikutnya.
Meski ketegangan terasa, momen paling menyentuh justru terpancar dari sorot mata Kristi Karla Arina dan puluhan simpatisan yang setia hadir. Bagi banyak orang, pemandangan itu menjadi bukti bahwa cinta keluarga dan dukungan jemaat adalah kekuatan yang tak bisa dipatahkan oleh ruang sidang mana pun.(Kifli)








