“Arogansi Perusahaan Pembiayaan PT Clipan Finance, Warga Ngadu ke Polda & Polres Manado! Dugaan Penarikan Paksa Kendaraan Hingga Dipaksa Tanda Tangan”

Kamis, 27 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Manado — GlobalNewsNusantara.ID Seorang nasabah PT Clipan Finance Indonesia di Manado mengaku menjadi korban penarikan kendaraan yang diduga dilakukan secara tidak prosedural dan disertai penekanan psikologis. Insiden ini terjadi pada 13 Agustus 2025 di kantor perusahaan pembiayaan tersebut yang berlokasi di Jalan Dotulolong Lasut No. 9, Manado.

Korban, warga Desa Tababo, Kecamatan Belang, Kabupaten Minahasa Tenggara, menuturkan bahwa dirinya dipaksa menandatangani dokumen penyerahan kendaraan tanpa diberi kesempatan membaca isi surat, padahal kedatangannya ke kantor Clipan adalah untuk membayar tunggakan angsuran selama tiga bulanDidatangi Empat Orang, Diminta ke Kantor Finance

Menurut pengakuan korban, peristiwa bermula ketika empat orang mengaku sebagai karyawan internal Clipan Finance mendatangi tempat usahanya pada suatu Sabtu sore sekitar pukul 15.00 WITA.

“Mereka turun dari mobil Xpander hitam. Tiga orang menghampiri saya dan bilang saya harus menyelesaikan tunggakan langsung di kantor Clipan Manado,” ujarnya.

Merasa ingin menyelesaikan kewajiban, korban kemudian mendatangi kantor Clipan beberapa hari kemudian, tepatnya pada Sabtu, 13 Agustus 2025. Namun bukan penyelesaian administrasi yang ia dapatkan. Korban Mengaku Dipisahkan dari Istri dan Dipaksa Tanda Tangan

Setibanya di kantor, korban mengaku diarahkan masuk ke sebuah ruangan yang bukan ruangan administrasi. Ia dan istrinya merasa heran karena dipisahkan dari area pelayanan normal.

“Kami hanya disuruh nunggu dua menit. Lalu empat orang masuk—termasuk yang datang ke tempat usaha saya—dan mereka bilang saya harus tanda tangan untuk izin pemeriksaan kendaraan. Tapi saya tidak boleh baca suratnya,” tuturnya.

Setelah itu, korban mengaku diminta menyerahkan kunci mobil secara paksa. Mobil yang diparkir di depan Bank Mandiri kemudian digeser ke depan kantor Clipan.

“Empat orang dengan sikap keras minta saya turun. Sementara istri saya ditahan di atas. Mereka bilang, ‘Ibu di sini saja, bapak ditanya soal kondisi unit.’ Istri saya jadi takut,” sambungnya. Korban kemudian dibawa keluar untuk difoto sambil memegang dokumen yang dilipat.(Kif)

Berita Terkait

Revitalisasi Kolam Renang Rano Wangun Dimulai, Ketua ARMAK: Gubernur YSK Buktikan Komitmen Bangkitkan Olahraga Sulawesi Utara
Figur Pemersatu yang Terus Rawat Kerukunan Antar Umat Beragama di Kota Manado
Terpilih Pimpin Pokja PWI Manado, HUT Kamrin Tawi Dan Ketua PWI Sulut Sintya Bojoh Kolaborasi Perempuan untuk Bersatu dan Berkarya
Hut Kamrin Angkat Bicara Soal Berita Sabung Ayam Minanga, Pokja PWI Manado Tegas: Jangan Hakimi Institusi Negara Berdasarkan Asumsi
Calvin Castro: Bukti Keberhasilan Presiden Prabowo dan Gubernur YSK di Sulut Nyata, Namun Sengaja Dikaburkan oleh Perang Medsos Terstruktur
Kapolres Boltim AKBP Golfried, H, Pakpahan Pastikan Tambang Rakyat WPR Dikawal, PETI Ilegal Diberantas! Dukungan RS Anggota DPRD Tuai Pujian 
BAYANG-BAYANG PIDANA MENGINTAI! Kuasa Hukum Karema Tegaskan Putusan Inkracht Tak Bisa Diabaikan, BPN Manado dan Balai Sungai Diminta Hati-Hati Soal Ganti Rugi Pal 2
Ancaman Hukuman Berat Menanti! Dirreskrimum Polda Sulut Tetapkan Steven Hardyn Paera Tersangka Kasus Dugaan Penipuan Emas
Berita ini 59 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 17:30

Revitalisasi Kolam Renang Rano Wangun Dimulai, Ketua ARMAK: Gubernur YSK Buktikan Komitmen Bangkitkan Olahraga Sulawesi Utara

Selasa, 23 Juni 2026 - 12:21

Figur Pemersatu yang Terus Rawat Kerukunan Antar Umat Beragama di Kota Manado

Jumat, 12 Juni 2026 - 01:04

Terpilih Pimpin Pokja PWI Manado, HUT Kamrin Tawi Dan Ketua PWI Sulut Sintya Bojoh Kolaborasi Perempuan untuk Bersatu dan Berkarya

Rabu, 3 Juni 2026 - 11:35

Hut Kamrin Angkat Bicara Soal Berita Sabung Ayam Minanga, Pokja PWI Manado Tegas: Jangan Hakimi Institusi Negara Berdasarkan Asumsi

Selasa, 2 Juni 2026 - 22:13

Calvin Castro: Bukti Keberhasilan Presiden Prabowo dan Gubernur YSK di Sulut Nyata, Namun Sengaja Dikaburkan oleh Perang Medsos Terstruktur

Berita Terbaru