Bolaang Mongondow Utara, globalnewsnsuanatara.id – Bupati Bolaang Mongondow Utara (Boltara), Sirajudin Lasena, menerima kunjungan kerja Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Bolaang Mongondow, Recky M. Rotinsulu, bersama tim, Kamis (30/4/2026).
Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja bupati tersebut membahas rencana pembentukan Unit Pelayanan Terpadu Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika (P4GN dan PN) di wilayah Kabupaten Boltara, Bolaang Mongondow Utara.
Langkah ini dinilai penting sebagai bagian dari strategi memperkuat koordinasi lintas sektor di daerah dalam menghadapi ancaman penyalahgunaan narkoba yang terus meningkat secara nasional.
Data terbaru dari Badan Narkotika Nasional bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional menunjukkan tren kenaikan prevalensi penyalahgunaan narkoba. Dalam survei nasional tahun 2025 yang mencakup 34 provinsi dan 134 kabupaten/kota, angka prevalensi tercatat mencapai 2,11 persen atau setara dengan sekitar 4,15 juta jiwa. Angka ini meningkat dibandingkan tahun 2023 yang berada pada level 1,73 persen.
Kondisi tersebut menjadi alarm bagi pemerintah pusat dan daerah untuk memperkuat kolaborasi dalam menekan laju penyalahgunaan narkotika. Pembentukan unit terpadu P4GN di daerah diharapkan dapat menjadi garda depan dalam upaya pencegahan, rehabilitasi, hingga penindakan.
Bupati Sirajudin Lasena menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh inisiatif tersebut. Ia menegaskan bahwa sinergi antar lembaga menjadi kunci utama dalam mewujudkan lingkungan yang bersih dari narkoba.
“Kita membutuhkan kerja sama semua pihak agar upaya pemberantasan narkoba bisa berjalan efektif dan berkelanjutan,” ujarnya.
Dalam pertemuan tersebut, Bupati turut didampingi sejumlah pejabat daerah, antara lain Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Badan Kesbangpol, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan, serta Kepala Bagian Organisasi.
Upaya yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Boltara ini sejalan dengan agenda nasional dalam mewujudkan Indonesia bersih dari narkoba melalui penguatan kelembagaan dan kolaborasi lintas sektor.
Penulis : Na***








