MANADO – GlobalNewsNusantara.Id Komitmen Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus Komaling (YSK), dalam membangkitkan dunia olahraga kini mulai terlihat nyata. Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara secara bertahap merealisasikan pembangunan dan rehabilitasi berbagai fasilitas olahraga sebagai bagian dari upaya menciptakan sarana yang lebih modern, representatif, dan berstandar bagi pembinaan atlet.
Salah satu proyek strategis yang kini mulai dikerjakan adalah revitalisasi Kolam Renang Rano Wangun di kawasan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sario, Kota Manado.
Pantauan di lokasi menunjukkan pekerjaan fisik telah berjalan. Proses diawali dengan pengurasan kolam, pembongkaran sejumlah bagian yang mengalami kerusakan, serta penataan kembali area dan fasilitas pendukung. Di kawasan yang sama, pemerintah juga melakukan pembenahan berbagai sarana olahraga lainnya guna meningkatkan kualitas kompleks olahraga KONI secara menyeluruh.
Program revitalisasi ini menjadi bagian dari visi Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dalam menghadirkan fasilitas olahraga yang aman, nyaman, dan layak sehingga mampu menunjang pembinaan atlet sekaligus dimanfaatkan masyarakat.
Sebelumnya, Gubernur YSK menegaskan bahwa kemajuan olahraga tidak hanya bergantung pada kualitas atlet dan pelatih, tetapi juga harus didukung oleh infrastruktur yang memadai agar Sulawesi Utara mampu kembali melahirkan atlet berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.
Untuk mendukung program tersebut, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara mengalokasikan anggaran sekitar Rp12,9 miliar melalui APBD Induk Tahun 2026 untuk revitalisasi Kolam Renang Rano Wangun. Sebelum pelaksanaan fisik dimulai, pemerintah juga menganggarkan sekitar Rp200 juta untuk penyusunan perencanaan teknis proyek.
Ketua ARMAK (Aliansi Rakyat Menggugat Korupsi), Calvin Castro, memberikan apresiasi atas langkah cepat Gubernur YSK yang dinilainya telah membuktikan komitmen terhadap kemajuan olahraga di Sulawesi Utara.
“Apa yang selama ini disampaikan Gubernur Yulius Selvanus kini mulai diwujudkan. Revitalisasi Kolam Renang Rano Wangun dan pembenahan fasilitas olahraga di kawasan KONI menjadi bukti nyata bahwa pembangunan olahraga bukan sekadar wacana, tetapi telah memasuki tahap pelaksanaan,” ujar Calvin.
Menurutnya, peningkatan kualitas sarana olahraga merupakan investasi jangka panjang yang akan berdampak langsung terhadap pembinaan atlet daerah.
“Atlet membutuhkan fasilitas latihan yang memenuhi standar agar mampu meningkatkan kemampuan dan prestasi. Ketika pemerintah mulai menghadirkan infrastruktur yang lebih baik, maka peluang melahirkan atlet berprestasi juga semakin besar,” katanya.
Calvin menambahkan, revitalisasi tersebut sekaligus menjawab harapan masyarakat yang selama bertahun-tahun menginginkan fasilitas olahraga milik daerah mendapat perhatian serius dari pemerintah.
“Ini merupakan bukti konkret bahwa Gubernur YSK memiliki komitmen kuat membangun dunia olahraga Sulawesi Utara. Pembenahan fasilitas hari ini adalah investasi bagi lahirnya generasi atlet berprestasi di masa depan yang mampu mengharumkan nama daerah di tingkat nasional hingga internasional,” tegasnya.
Revitalisasi Kolam Renang Rano Wangun diharapkan mampu mengembalikan fungsi fasilitas olahraga tersebut sebagai pusat pembinaan atlet renang sekaligus menjadi simbol kebangkitan olahraga Sulawesi Utara melalui pembangunan infrastruktur yang berkualitas, modern, dan berkelanjutan.(Kif)









