GlobalNewsNusantara.id
Pembakaran lahan yang di lakukan oleh oknum-oknum tertentu dengan niat pembersihan lahan di beberapa wilayah Kabupaten Buol kini semakin meresahkan, hal ini terjadi di Kecamatan Bukal. di mana api hampir sepekan terus meluas hingga melalap kebun-kebun warga. Kemarau yang berkepanjangan menjadikan cuaca ekstrem sehingga memungkinkan oknum-oknum memanfaatkan kondisi ini untuk melakukan pembersihan ataupun pembukaan lahan, namun ini tentunya akan berakibat fatal mengingat ada area tertentu yang kategori lahan gambut meski sudah di padamkan namun dapat kembali memunculkan api.

Hal ini mengharuskan manajemen PT. Hardaya Inti Plantations (HIP) turun tangan dan memerintahkan timnya untuk melakukan upaya pemadaman langsung ke titik api di kebun-kebun milik warga dengan menurunkan armada tangki air, infrastruktur pengendalian api dengan sistem sekat firebreak guna mencegah api semakin meluas. puluhan karyawannya juga di turunkan untuk melakukan pemadaman di kebun warga menggunakan tangki standar ukuran 16 hingga 20 liter air.

Pemantauan titik panas secara berkala juga di lakukan oleh pihak PT. HIP hingga menerapkan kebijakan ketat yang memerintahkan karyawannya berpatroli keliling di area perkebunan meski di malam hari. PT. HIP sendiri lebih awal telah melakukan upaya pencegahan kebakaran yang di dahului dengan melakukan sosialiasi kepada karyawan dan masyarakat sekitar, himbauan berupa menempelkan papan peringatan di areal sekitar kebun PT HIP. ini adalah bagian dari implementasi surat edaran Gubernur Sulawesi Tengah nomor 35 tahun 2026 tentang pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan serta larangan pembukaan lahan dengan cara membakar di wilayah provinsi Sulawesi Tengah dan Maklumat Kapolda Sulteng tentang larangan pembakaran hutan dan lahan.

Upaya penanganan pemadaman kebakaran oleh tim pemadam PT. HIP tetap berlangsung hingga saat ini, salah satu tim pemadam Muh. Faisal menyampaikan bahwa upaya semaksimal mungkin telah di lakukan untuk memadamkan api di area kebun masyarakat, meskipun medan yang curam dan akses jalan yang sangat terbatas. sehingga di harapkan adanya kesadaran semua pihak untuk bersama-sama menghindari segala bentuk tindakan yang dapat menyebabkan kebakaran hutan di wilayah Kabupaten Buol dan menimbulkan lebih banyak kerugian.
Penulis : Heny
Editor : Tim
Sumber Berita: PT. Hardaya Inti Plantations








