Komisi 1 DPRD Buol Undang Pimpinan RSUD Mokoyurli Terkait Pembayaran Insentif Dokter

Jumat, 11 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GlobalNewsNusantara.id

DPRD Kabupaten Buol menggelar rapat bersama mitra kerja komisi 1 terkait optimalisasi kinerja dan pengawasan manajemen Rumah Sakit Umum Mokoyurli Kabupaten Buol, bertempat di ruang rapat Komisi 1,Kamis (10/4/2025).

Rapat kerja ini di pimpin Ketua Komisi 1, I Wayan Gara,S.Sos,M.K.M,di hadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Buol Rian Nathaniel Kwendy, Direktur RSUD Mokoyurli Kabupaten Buol dr. Maryati Ismail,MARS, sekertaris RSUD Mokoyurli, Inspektur inspektorat Wahida,S.E, dokter Sapri Poli’i,dan tiga anggota komisi 1 perwakilan PAN, Gerindra dan Perindo.

RSUD Mokoyurli Kabupaten Buol tercatat sebagai rumah sakit umum kelas C yang berstatus BLUD, melayani pasien BPJS dan non BPJS dan sesuai prosedur dengan tidak membebankan biaya administrasi kepada pasien BPJS.

Dalam rapat tersebut, Ketua komisi 1 DPRD Kabupaten Buol i Wayan Gara,S.Sos,M.K.M, melakukan mediasi dan koordinasi terkait pembayaran insentif dokter serta kebijakan internal yang menjadi keluhan para dokter, pembayaran gaji PPPK serta pengelolaan keuangan.

Rapat dan mediasi yang di laksanakan oleh komisi 1 DPRD Kabupaten Buol ini berdasarkan laporan bahwa pengelolaan keuangan RSUD Mokoyurli belum sesuai harapan sehingga berimbas pada pembayaran gaji PPPK, tenaga kontrak, gaji insentif dokter mengalami masalah. Beberapa kebijakan yang bersifat internal juga di akui oleh sekertaris RSUD Mokoyurli Kabupaten Buol bahwa pihaknya mengelolah uang dulu dengan berharap agar tidak terjadi temuan dan hasil dari mengelola uang tersebut akan membayarkan gaji PPPK serta beberapa kebutuhan.Dalam rapat tersebut juga di nyatakan bahwa tenaga honor dan PPPK di RSUD belum bisa di samakan dengan gaji PPPK di dinas kesehatan di sebabkan beberapa hal.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Buol Rian Nathaniel Kwendy yang hadir dalam rapat kerja tersebut memberikan Warning kepada pihak RSUD Mokoyurli Kabupaten Buol untuk berhati-hati dalam mengelola dan membijaksanai beberapa hal yang nantinya menimbulkan resiko. Hal ini tentunya merupakan sinyal bahwa meskipun RSUD Mokoyurli berstatus BLUD namun tentunya tidak serta-merta dapat melakukan kebijakan yang melanggar dan berakibat resiko di kemudian hari. (Heny-Global)

Berita Terkait

Boltara Pertahankan Opini WTP, Raih Predikat Tertinggi untuk ke-10 Kalinya
Bank BSG Tetap Hadir di Hari Libur Idul Adha Tahun 2026 1447 H Lewat Layanan Digital 24 Jam
Bupati Buol Hadiri LHP LKPD Tahun 2025 di Kantor BPK Perwakilan Sulswesi Tengah
Bupati Boltara Terima Audiensi Kementerian Pertanian, Bahas Rencana Pertanian Modern PM-AAS
Pemkab Boltara Salurkan Bantuan Hewan Kurban Idul Adha 1447 H, Bupati Serahkan Langsung ke Tiga Desa
Bupati Boltara Tutup Soccer Open Tournament Bupati Cup 2026, PS Duini Jadi Juara
Pemda Buol Apresiasi Peluncuran “Kolektif Prema Rupa”
Ketua Partai Garuda Sulteng Lukius Todama Ajak Masyarakat dan Pekerja Jaga Kondusifitas Kamtibmas Di Sulteng
Berita ini 130 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 13:52

Boltara Pertahankan Opini WTP, Raih Predikat Tertinggi untuk ke-10 Kalinya

Rabu, 27 Mei 2026 - 16:06

Bank BSG Tetap Hadir di Hari Libur Idul Adha Tahun 2026 1447 H Lewat Layanan Digital 24 Jam

Selasa, 26 Mei 2026 - 20:31

Bupati Buol Hadiri LHP LKPD Tahun 2025 di Kantor BPK Perwakilan Sulswesi Tengah

Selasa, 26 Mei 2026 - 09:15

Bupati Boltara Terima Audiensi Kementerian Pertanian, Bahas Rencana Pertanian Modern PM-AAS

Selasa, 26 Mei 2026 - 08:49

Pemkab Boltara Salurkan Bantuan Hewan Kurban Idul Adha 1447 H, Bupati Serahkan Langsung ke Tiga Desa

Berita Terbaru