GlobalNewsNusantara.id
Bupati Buol Risharyudi Triwibowo,M.M, membuka kegiatan konsultasi publik dalam rangka penyusunan rancangan aal rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) Kabupaten Buol tahun 2027,bertempat di aula pobokidan lantai II kantor Bupati Buol, jumat (20/2/2026).

Kegiatan ini hadiri oleh Bpk Drs. M Arfan M.Si, dari Bappda Litbang provinsi Sulawesi Tengah,Wakil Bupati Buol Dr. Nasir D.J Daimaroto,S.H.,M.H, Sekda Buol Moh. Yamin Rahim,S.H.,M.H,Wakil Ketua DPRD Kabupaten Buol Ahmad R. Kuntuamas, Kepala Bappeda Litbang Kabupaten Buol Satar MS Badang,S.E.
Sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah,perwakilan TNI,Polri,Bank Suleng Cabang Buol,tokoh-tokoh masyarakat dan LSM juga turut hadir dalam kegiatan forum konsultasi publik rancangan awal RKPD tahun 2027.
Kegiatan ini di awali dengan laporan panitia yang sampaikan oleh sekertaris Bappeda Litbang Herman Husnan,S.P.,M.AP, berkaitan dengan dasar hukum penyusunan,hubungan anatar dokumen,maksud dan tujuan serta sistematika dokuman RKPD mancakup gambaran umum kondisi daerah yang meliputi aspek geografi dan demografi hingga aspek kesejahteraan sosial dan runtunan pelaksanaan program dan kegiatan lanjutan.
Kegiatan selanjutnya adalah sambutan Bupati Buol Risharyudi Triwibowo,M.M. dalam membuka kegiatan Forum konsultasi publik rancangan awal RKPD tahun 2027 ini, Bupati Buol Risharyudi Triwibowo menekankan bahwa kegiatan ini merupakan ruang publik dalam menyatukan persepsi untuk pembangunan daerah 2027, data ini harus benar-benar “Rill” untuk dapat di implementasikan pada musrenbang nantinya. “RKPD kita di tahun 2027 di fokuskan pada pengembangan sektor pertanian, pengelolaan sumber daya alam berkelanjutan yang menjadi sektor utama pertumbuhan ekonomi daerah. selain ini pengentasan kemiskinan dan penurunan angka stunting juga harus benar-benar kita seriusi. saat ini kabupaten Buol masih menghadapi tantangan yaitu tingkat kemiskinan kita masih berada di 13,08 persen, sementara prevalensi stunting berada di 36,9 persen yang memerlukan intervensi lintas sektor” papar Bupati Buol.
Bupati Buol Risharyudi Triwibowo menekankan bahwasanya dalam penyusunan RKPD 2027 harus selaras dengan arah kebijakan provinsi serta program Asta Cita,bersinergi dengan perencanaan dan penganggaran,optimalisasi belanja yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. selain itu peningkatan PAD masih di tekankannya di mana pemanfaatan sumber daya alam Kabupaten Buol juga harus menjadi hal yang penting untuk menjadikan daerah setara dengan daerah berkembang lainnya di Kabupaten Buol.
Selanjutnya paparan kepala Bappeda Litbang Satar MS. Badang,S.E, di depan peserta konsultasi publik rencana awal RKPD Kabupaten Buol 2027,antara lain menyampaikan penyusunan RKPD tahun 2027 di lakukan upaya peningkatan PAD melalui beberapa sektor strategis. adapun permasalah yang di hadapi adalah lemahnya produktivitas sektor unggulan serta terbatasnya lapangan kerja yang layak. kenaikan harga kebutuhan pokok serta dampak kebijakan nasional maupun global dapat memperburuk kondisi daya beli masyarakat. adapun indeks pembangunan manusia untuk Kabupaten Buol berada di urutan ke-7 dari 13 Kabupaten Kota yang ada di sulawesi tengah. IPM Kabupaten Buol pada tahun 2024 lalu berada di angka 70,89 %. capaian ini menurut Kepala Bappeda Litbang mengalami peningkatan jika di bandingkan dengan tahun 2023.
Semenatara capaian makro tingkat pengangguran terbuka kita berada di peringkat terendah ke-3 sebesar 3,13%, capaian ini mengalami sedikit penurunan yang positif jika di bandingkan dengan tahun sebelumnya sehingga kabupaten Buol menempati urutan ke-11 di suawesi tengah. secara umum RKPD Kabupaten Buol tahun 2027 di fokuskan pada penguatan singktonisasi,akselerasi pembangunan, dan berbasis pada standar pelayanan minimal (SPM) untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Kepala Bappeda Litbang Kabupaten Buol Satar MS. Badang,S.E, menyampaikan bahwa Pemda Buol menargetkan lonjakan ekonomi yang signifikan yaitu sebesar 7,91 persen pada tahun 2027 nanti.(Heny-Global)








