Demo Mahasiswa DPRD Sulut: Bunda Nancy Angela Hendriks Tegaskan “Kami Jaga Agar Damai, Tidak Anarkis”

Selasa, 2 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Demo Mahasiswa DPRD Sulut: Bunda Nancy Angela Hendriks Tegaskan “Kami Jaga Agar Damai, Tidak Anarkis”

Demo Mahasiswa DPRD Sulut: Bunda Nancy Angela Hendriks Tegaskan “Kami Jaga Agar Damai, Tidak Anarkis”

Manado – GlobalNewsNusantara.ID
Gelombang aspirasi mahasiswa dan elemen masyarakat Sulawesi Utara (Sulut) kembali mengguncang gedung DPRD Sulut, Senin (1/9/2025). Namun di balik tensi tinggi demonstrasi, sosok perempuan adat Minahasa, Bunda Nancy Angela Hendriks, hadir di garda terdepan memastikan aksi berjalan tertib tanpa merembet ke arah anarkis.

Didampingi Panglima Pasukan Adat Manguni Makasiouw (PAMM), Andy Rompas, Nancy menegaskan bahwa kehadirannya bukan untuk membatasi suara mahasiswa, melainkan untuk menjaga keseimbangan agar aspirasi tetap tersampaikan dengan bermartabat.

“Kami berterima kasih kepada adik-adik mahasiswa yang sudah menyampaikan aspirasinya. Namun, sebagai warga Minahasa dan Indonesia, mari kita jaga agar tetap damai, tertib, tanpa anarkis,” tegas Nancy Angela Hendriks di hadapan massa. Dialog Sengit, Titik Temu Buntu

Nancy mengakui bahwa dirinya sempat melakukan dialog intens dengan para perwakilan mahasiswa. Pemerintah daerah bahkan telah memberikan ruang bagi 15–20 perwakilan massa untuk bertemu langsung dengan pimpinan DPRD Sulut. Namun negosiasi berakhir tanpa kesepakatan karena massa menuntut agar seluruh peserta aksi diizinkan masuk ke dalam gedung dewan.

“Mohon maaf, kami tidak bisa mengizinkan semuanya masuk. Aparat negara pun tidak bisa, karena risiko terlalu besar. Kita tidak bisa bedakan mana mahasiswa murni, mana penyusup, dan mana provokator. Kalau dipaksakan, yang terjadi hanya kebakaran dan anarkis,” jelas Nancy. LSM Adat Jadi Garda Damai

Selain aparat Kepolisian dan TNI, kehadiran LSM adat Minahasa dalam mengawal aksi unjuk rasa ini menjadi sorotan. Nancy menegaskan bahwa peran adat bukan sekadar simbolik, melainkan bagian dari tanggung jawab moral untuk melindungi tanah Minahasa dari potensi konflik sosial.

“Dengan tertib dan damai, mahasiswa bisa berdiskusi, bisa menyalurkan aspirasi. Kehadiran saya bersama Ketua Umum PAMM adalah untuk memastikan tidak ada pembakaran, tidak ada anarkis. Minahasa harus tetap aman,” tandasnya. Pesan Moral untuk Generasi Muda

Di akhir keterangannya, Nancy mengingatkan bahwa demonstrasi adalah hak demokratis. Namun, ia menekankan bahwa intelektualitas mahasiswa seharusnya menjadi senjata utama, bukan tindakan destruktif. “Adik-adik mahasiswa, aspirasi kalian berharga. Tapi ingat, sejarah akan mencatat bukan hanya apa yang kalian tuntut, melainkan juga cara kalian memperjuangkannya,” pungkas Nancy Angela Hendriks.(Kifli Abidjulu)

Berita Terkait

PN Manado Matangkan Eksekusi Lahan Eks Corner 52, Aparat Gabungan Siaga Amankan Putusan Inkrah
Arisan Disebut Lunas Rp1,3 Miliar Lebih, Penahanan Tersangka Disorot, Perkara Khusus Tak Dijawab 4 Bulan
Kasus Arisan Viral, Ketum Pagar Emas Nusantara Jonny Rondonuwu Angkat Isu Profesionalitas Penanganan di Polda Sulut
Pembayaran Arisan Lampaui Nilai Klaim, Tim Hukum Soroti Proses Hukum yang Berjalan
Kuliner Lokal Mendunia: Cakalang Crunchy & Kuah Sayur Gedi Racikan Cicilia Muntia Monangin Jadi Perbincangan
Natal Berwajah Kemanusiaan: PERADI Manado Turun Langsung Berbagi Kasih untuk Anak Yatim dan Disabilitas
Takut Dijemput Paksa, Akhirnya Datang! Rektor Unsrat Prof Berty Sompie Penuhi Panggilan Tipikor Polda Sulut — Publik Menanti Kejelasan Dugaan Korupsi
Hukum Dipertanyakan: KNM Desak Kajati Sulut, Jangan Cuma PT HWR di-Police Line, Ratatotok Masih Marak Tambang Ilegal
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 20:02

PN Manado Matangkan Eksekusi Lahan Eks Corner 52, Aparat Gabungan Siaga Amankan Putusan Inkrah

Selasa, 13 Januari 2026 - 21:49

Arisan Disebut Lunas Rp1,3 Miliar Lebih, Penahanan Tersangka Disorot, Perkara Khusus Tak Dijawab 4 Bulan

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:01

Kasus Arisan Viral, Ketum Pagar Emas Nusantara Jonny Rondonuwu Angkat Isu Profesionalitas Penanganan di Polda Sulut

Selasa, 13 Januari 2026 - 15:35

Pembayaran Arisan Lampaui Nilai Klaim, Tim Hukum Soroti Proses Hukum yang Berjalan

Selasa, 13 Januari 2026 - 15:28

Kuliner Lokal Mendunia: Cakalang Crunchy & Kuah Sayur Gedi Racikan Cicilia Muntia Monangin Jadi Perbincangan

Berita Terbaru