Dirut PD Pasar Manado Bongkar Fakta Pedagang Ilegal: Video Tuduhan Mabuk yang Viral Ternyata Berawal dari Penertiban Resmi

Senin, 24 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Manado – GlobalNewsNusantara.ID
Nama Lucky Senduk, Direktur Utama Perumda Pasar Manado, kembali menjadi sorotan publik. Sebuah video yang menampilkan tuduhan dirinya sedang mabuk saat penertiban di Pasar Bersehati Manado, Minggu (23/11/2024), viral di media sosial dan menuai beragam reaksi.

Namun di balik video berdurasi singkat tersebut, terdapat fakta yang harus diketahui publik. Penertiban Sudah Diumumkan Sejak September–Oktober

Dalam konferensi pers bersama sejumlah media, Lucky Senduk menegaskan bahwa PD Pasar Manado sudah mengeluarkan pengumuman resmi sejak September–Oktober 2024, mengenai penertiban pedagang yang menggunakan jalan umum untuk berjualan dengan mobil dan tidak memiliki izin atau data resmi pedagang.

“Kami sudah sampaikan lewat pengumuman. Penertiban ini penting untuk ketertiban umum, kelancaran arus lalu lintas, dan keselamatan pengunjung pasar,” ujar Lucky.

Penertiban dilakukan karena banyak pedagang ilegal yang menempati badan jalan, menggunakan areal parkir, dan mengganggu pedagang yang membayar retribusi resmi. Video Viral: Tuduhan Mabuk hingga Korupsi

Video yang beredar menampilkan seorang pedagang yang merekam Lucky Senduk lalu menuduhnya mabuk dan melakukan korupsi.

Dalam video itu pedagang menyebut: “Ini pak Dirut datang ba user pedagang ba tertib, datang di Pasar so mabuk. Ngana so makan pedagang pe doi, korupsi Pasar Bersehati.” Pedagang tersebut bahkan menuding Lucky telah menjadi tersangka: “Ngana sudah SP2HP, so tersangka,” ujarnya dalam rekaman.

Tuduhan-tuduhan tersebut langsung menyebar luas dan memancing opini liar di media sosial. Penjelasan Resmi Dirut PD Pasar: “Kami Sedang Sidak Pedagang Ilegal”

Menanggapi video viral tersebut, Lucky Senduk memberikan klarifikasi tegas. Ia menyatakan bahwa pada saat kejadian, dirinya bersama direktur lainnya sedang melakukan sidak kepada pedagang ilegal yang menguasai area parkir Pasar Bersehati.

“Kami turun untuk memastikan area parkir tidak disalahgunakan. Ada pedagang yang memanfaatkan tempat bukan peruntukannya. Saat ditegur dan diminta menunjukkan legalitas.(Kif)

Berita Terkait

Kotak Pandora Tambang Rakyat, Emas Disita dan Emas Digadaikan
Humanis dan Mengayomi, Dirlantas Polda Sulut Perkuat Sinergi dengan Bapenda: 500 Takjil Dibagikan ke Pengguna Jalan di Depan Mapolda
Ledakan Izin Tambang di Sulut, Kepala Daerah “Diam”? Ujian Kepemimpinan di Tanah Konservasi Dunia
Dana Rp5,2 Miliar GMIM Diduga Dijadikan Jaminan Tanpa Mekanisme, Resmi Dilaporkan ke Polda Sulawesi Utara
Siapa Menguasai Ruang Sulut? Dua Jalan Menggugat RTRW 2025–2044
Di Bawah Komando dr Chandra Tanoeisan, Rumah Sakit Bhayangkara Tk III Manado Melonjak 2026: MCU Seleksi Polri & IPDN Jadi Primadona, Terapi Hiperbarik Kembali Bersinar
Drama Rp14 Triliun, RTRW Sulut Geser Ruang: Tambang Meluas, Nasib Pertanian, Pariwisata Menyusut?
TAK GOYAH, MAKIN KOKOH! Ko Senga & Ko Ronal Kompak Hadapi Dugaan Manuver Acun Alias Sulaiman, Proses Bergulir di Polda Sulut
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 10:42

Kotak Pandora Tambang Rakyat, Emas Disita dan Emas Digadaikan

Kamis, 5 Maret 2026 - 08:25

Humanis dan Mengayomi, Dirlantas Polda Sulut Perkuat Sinergi dengan Bapenda: 500 Takjil Dibagikan ke Pengguna Jalan di Depan Mapolda

Selasa, 3 Maret 2026 - 12:51

Ledakan Izin Tambang di Sulut, Kepala Daerah “Diam”? Ujian Kepemimpinan di Tanah Konservasi Dunia

Selasa, 3 Maret 2026 - 08:52

Dana Rp5,2 Miliar GMIM Diduga Dijadikan Jaminan Tanpa Mekanisme, Resmi Dilaporkan ke Polda Sulawesi Utara

Rabu, 25 Februari 2026 - 18:20

Siapa Menguasai Ruang Sulut? Dua Jalan Menggugat RTRW 2025–2044

Berita Terbaru