Guna Perkuat Riset Kepolisian, Wakapolri Resmikan Pusat Studi Raden Soepomo di PTIK

Kamis, 12 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GlobalNewsNusantara.id

Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo meresmikan gedung pusat studi Prof. Dr. Mr. Raden Soepomo di perguruan tinggi ilmu kepolisian (PTIK), Lemdiklat Polri, Jakarta, Selasa (10/2/2026).

Peresmian tersebut menjadi bagian dari peluncuran sejumlah pusat studi kepolisian yang di harapkan dapat memperkuat riset serta pengembangan kebijakan berbasis ilmu pengetahuan di lingkungan Polri.

Wakapolri dalam sambutannya menegaskan bahwa penamaan gedung pusat studi tersebut merupakan bentuk penghormatan kepada Prof. Dr. Mr. Raden Soepomo yang merupakan salah satu tokoh besar dalam sejarah hukum Indonesia sekaligus pendiri PTIK.

Menurut Wakapolri, pemikiran Soepomo yang memadukan nilai-nilai hukum dengan kearifan lokal menjadi inspirasi penting dalam membangun kerangka keilmuan kepolisian yang adaptif terhadap perkembangan dan dinamika masyarakat.

Wakapolri menjelaskan bahwa kehadiran pusat studi tersebut tidak hanya bersifat simbolis, tetapi juga menjadi bagian dari upaya transformasi Polri dalam membangun budaya riset yang kuat guna menghadapi tantangan keamanan yang semakin kompleks. “Melalui pemilihan nama Prof. Dr. Mr. Raden Soepomo sebagai gedung pusat studi kepolisian, di harapkan dapat mengilhami seluruh personel Polri atas semangat dan jasa-jasa beliau sebagai founding father Indonesia serta  sebagai salah satu pendiri PTIK Lemdiklat Polri” ucap Wakapolri.

Dalam kesempatan tersebut PTIK juga meresmikan 16 pusat studi kepolisian yang memiliki fokus kajian berbeda,yaitu pusat studi Polmas,Anti Korupsi,Terorisme, Ilmu Kepolisian, Kamsel Lantas, Siber,SDM, Pasifik Oseania, Kehumasan Polri, Teknologi Kepolisian, Forensik Kepolisian, Internasional Kepolisian, Keamanan Nasional, PPA, Keadilan Restoratif dan Transformasi konflik serta intejen kepolisian.

Wakapolri berharap melalui pendekatan interdisipliner, pusat-pusat studi tersebut di harapkan menjadi wadah kolaborasi antara akademisi,praktisi, dan berbagai pemangku kepentingan dalam merumuskan solusi terhadap  berbagai persoalan keamanan di tengah perkembangan teknologi dan dinamika sosial yang terus berubah.

Selain itu keberadaan pusat studi ini juga di harapkan mampu memperkuat kapasitas Polri dalam mengembangkan inovasi kebijakan yang berbasis riset dan data.

Di lansir dari Radar Nusantara Jakarta,di ketahui bahwa kedepannya Gedung pusat studi Prof. Dr. Mr. Raden Soepomo di proyeksikan menjadi think tank strategis Polri dalam merumuskan berbagai kebijakan di bidang hukum dan keamanan.

Lewat penguatan riset dan kajian ilmiah tersebut, Polri berkomitmen memastikan setiap kebijakan yang di ambil berpijak pada data , ilmu pengetahuan,serta nilai keadilan,sejalan dengan semangat transformasi menuju Polri presisi yang adaptif,modern,dan berorientasi pada pelayanan masyarakat. (Bidhumas,Wans/Glob)

Berita Terkait

Materi Bamsoet Pada Mahasiswa Pascasarjana UNHAN, “PANCASILA Adalah Strategi Hadapi Tekanan Geopolitik”
Di Era Presiden Prabowo Subianto, Nama Mayjen TNI Suhardi Makin Diperhitungkan: Jenderal Humanis yang Sukses Jaga Stabilitas Kampung Presiden Kini Wakaster Panglima TNI
Dua Surat, Satu Tanah, Satu Tersangka! Mantan Lurah Malendeng Terjerat Dugaan Pemalsuan Dokumen Ganda
Ledakan Izin Tambang di Sulut, Kepala Daerah “Diam”? Ujian Kepemimpinan di Tanah Konservasi Dunia
“Dugaan Dalang Penutupan Akses & Pengecoran Mobil Fortuner Terungkap, Pemilik Hotel Grend Puri Makasar dan Penjual Tanah Mencuat — Warga Mengadu ke Presiden dan Kapolri”
SP2HP dan Kesepakatan Diabaikan? Victorio Edwar Lengkong dan Budiawan Penjual Tanah Yang Tutup Jalan & Pengecoran Mobil Fortuner di Makassar Picu Permohonan Keadilan ke Presiden dan Kapolri
Pemerintah Sulut Terima Persub RTRW 2025–2044 dari Menteri ATR/BPN
Suling Pemda Boltara Digelar di Masjid Jabal Nur Desa Nagara
Berita ini 64 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 12:49

Materi Bamsoet Pada Mahasiswa Pascasarjana UNHAN, “PANCASILA Adalah Strategi Hadapi Tekanan Geopolitik”

Sabtu, 14 Maret 2026 - 13:50

Di Era Presiden Prabowo Subianto, Nama Mayjen TNI Suhardi Makin Diperhitungkan: Jenderal Humanis yang Sukses Jaga Stabilitas Kampung Presiden Kini Wakaster Panglima TNI

Kamis, 12 Maret 2026 - 05:53

Guna Perkuat Riset Kepolisian, Wakapolri Resmikan Pusat Studi Raden Soepomo di PTIK

Selasa, 10 Maret 2026 - 10:57

Dua Surat, Satu Tanah, Satu Tersangka! Mantan Lurah Malendeng Terjerat Dugaan Pemalsuan Dokumen Ganda

Selasa, 3 Maret 2026 - 12:51

Ledakan Izin Tambang di Sulut, Kepala Daerah “Diam”? Ujian Kepemimpinan di Tanah Konservasi Dunia

Berita Terbaru