BOROKO, globalnewsnusantara.id –
Bupati Bolaang Mongondow Utara (Boltara) Dr. Sirajudin Lasena, S.E., M.Ec.Dev., memimpin upacara pengibaran Bendera Merah Putih dalam rangka memperingati HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Kembar Boroko, Senin (16/8/2026).
Bupati bertindak sebagai Inspektur Upacara, sementara Ketua DPRD Boltara Dewi Zandra mendapat kehormatan membacakan Teks Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia.
Perwira Upacara dipercayakan kepada Kapten Infanteri Jacob Patuwo, Danramil 1303-03/Inobonto, sedangkan Komandan Upacara dijabat Letda Infanteri Joice Salindeho, Danramil 1303-13/Kaidipang.
Pengibaran Sang Merah Putih dilakukan Paskibraka Boltara. Nur Keila Djibran dari SMA Negeri 1 Pinogaluman bertugas sebagai pembawa baki, Rangga Maku sebagai pembentang, Fadil Ariesta M. Montu sebagai pengibar, dan Nandit Lasimpala sebagai pengerek bendera.
Rangkaian upacara berlangsung khidmat, dengan pembacaan Proklamasi menjadi salah satu momen penting untuk kembali mengingat perjuangan para pendiri bangsa dan makna kemerdekaan bagi generasi saat ini.
Usai upacara pengibaran, rangkaian peringatan dilanjutkan dengan tabur bunga di kawasan Wisata Pantai Pinagut untuk mengenang jasa dan pengorbanan para pahlawan. Upacara tabur bunga dipimpin Kapolres Boltara AKBP Andhika Fitransyah, S.I.K., M.Han. selaku Inspektur Upacara.
Peringatan HUT Ke-81 RI menjadi momentum bagi Pemerintah Kabupaten Boltara dan seluruh masyarakat untuk memperkuat persatuan serta menerjemahkan nilai kemerdekaan dalam kerja nyata dan pengabdian.
Kemerdekaan, bagi Boltara, bukan sekadar perayaan tahunan. Ia menjadi amanah untuk menjaga persatuan, meningkatkan pelayanan publik, memperkuat pembangunan, dan memastikan hasil pembangunan dirasakan masyarakat.
Turut hadir Wakil Bupati Moh. Aditya Pontoh, Ketua TP-PKK Boltara Ny. Ening Sutrisni Lasena Adam, S.ST., Sekretaris TP-PKK Ny. Moy Olivia Pontoh Mamonto, pimpinan dan anggota DPRD, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah dr. Jusnan C. Mokoginta, MARS., para Asisten dan Staf Ahli Bupati, pimpinan OPD, camat, tokoh presidium pemekaran, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, pimpinan Ormas/OKP, sangadi, orang tua Paskibraka, ASN, serta para pelajar.
Penulis : **na








