MANADO — GlobalNewsNusantara.ID |
Bayang-bayang dugaan korupsi besar kian menebal di lingkup Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Sulawesi Utara. Kepala Dinas PUPR Sulut, Deicy Paath, kembali dipanggil dan menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik diruangan no 09 Subdit Tipidkor Ditreskrimsus Polda Sulut, pada Selasa (7/10/2025).
Pantauan langsung di Mapolda Sulut, Deicy terlihat tiba menjelang siang dengan pengawalan ketat. Pemeriksaan berlangsung maraton hingga malam hari. Ia baru meninggalkan ruang penyidik sekitar pukul 21.30 WITA, dengan wajah tegang dan memilih berjalan sambil berlari untuk hindari awak media dengan memilih bungkam seribu bahasa.
Mengenakan setelan putih-hitam sederhana, sang Kadis langsung bergegas menuju mobil tanpa memberi komentar sedikit pun.
Pemanggilan terbaru ini menambah daftar panjang penyelidikan dugaan praktik korupsi proyek-proyek strategis PUPR Sulut. Sebelumnya, Deicy Paath juga telah diperiksa dalam kasus indikasi penyimpangan pada sejumlah proyek besar bernilai miliaran rupiah yang digarap oleh dinas tersebut.
Hingga kini belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian. Namun, sumber internal Polda Sulut yang enggan disebut namanya mengungkap bahwa pemeriksaan Deicy kali ini sudah memasuki tahap krusial — bahkan disebut-sebut sebagai pintu masuk penetapan tersangka baru.
Langkah serius penyidik Tipidkor menjadi sinyal kuat bahwa “badai hukum” di tubuh Dinas PUPR Sulut bukan lagi sekadar isu. Publik kini menanti transparansi dan ketegasan hukum agar terang siapa saja yang bermain di balik proyek-proyek beranggaran jumbo itu.
Apakah Kadis Deicy Paath akan menjadi nama berikutnya yang terseret?
Semua mata kini tertuju ke Mapolda Sulut.
(Kif GlobalNewsNusantara.ID)








