Kadis PUPR Sulut Deicy Paath Kembali Diperiksa Intensif di Polda — Dugaan Korupsi Proyek Miliaran Mulai Terbuka

Rabu, 8 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MANADO — GlobalNewsNusantara.ID |
Bayang-bayang dugaan korupsi besar kian menebal di lingkup Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Sulawesi Utara. Kepala Dinas PUPR Sulut, Deicy Paath, kembali dipanggil dan menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik diruangan no 09 Subdit Tipidkor Ditreskrimsus Polda Sulut, pada Selasa (7/10/2025).

Pantauan langsung di Mapolda Sulut, Deicy terlihat tiba menjelang siang dengan pengawalan ketat. Pemeriksaan berlangsung maraton hingga malam hari. Ia baru meninggalkan ruang penyidik sekitar pukul 21.30 WITA, dengan wajah tegang dan memilih berjalan sambil berlari untuk hindari awak media dengan memilih bungkam seribu bahasa.

Mengenakan setelan putih-hitam sederhana, sang Kadis langsung bergegas menuju mobil tanpa memberi komentar sedikit pun.

Pemanggilan terbaru ini menambah daftar panjang penyelidikan dugaan praktik korupsi proyek-proyek strategis PUPR Sulut. Sebelumnya, Deicy Paath juga telah diperiksa dalam kasus indikasi penyimpangan pada sejumlah proyek besar bernilai miliaran rupiah yang digarap oleh dinas tersebut.

Hingga kini belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian. Namun, sumber internal Polda Sulut yang enggan disebut namanya mengungkap bahwa pemeriksaan Deicy kali ini sudah memasuki tahap krusial — bahkan disebut-sebut sebagai pintu masuk penetapan tersangka baru.

Langkah serius penyidik Tipidkor menjadi sinyal kuat bahwa “badai hukum” di tubuh Dinas PUPR Sulut bukan lagi sekadar isu. Publik kini menanti transparansi dan ketegasan hukum agar terang siapa saja yang bermain di balik proyek-proyek beranggaran jumbo itu.

Apakah Kadis Deicy Paath akan menjadi nama berikutnya yang terseret?
Semua mata kini tertuju ke Mapolda Sulut.
(Kif GlobalNewsNusantara.ID)

Berita Terkait

Kotak Pandora Tambang Rakyat, Emas Disita dan Emas Digadaikan
Humanis dan Mengayomi, Dirlantas Polda Sulut Perkuat Sinergi dengan Bapenda: 500 Takjil Dibagikan ke Pengguna Jalan di Depan Mapolda
Ledakan Izin Tambang di Sulut, Kepala Daerah “Diam”? Ujian Kepemimpinan di Tanah Konservasi Dunia
Dana Rp5,2 Miliar GMIM Diduga Dijadikan Jaminan Tanpa Mekanisme, Resmi Dilaporkan ke Polda Sulawesi Utara
Siapa Menguasai Ruang Sulut? Dua Jalan Menggugat RTRW 2025–2044
Di Bawah Komando dr Chandra Tanoeisan, Rumah Sakit Bhayangkara Tk III Manado Melonjak 2026: MCU Seleksi Polri & IPDN Jadi Primadona, Terapi Hiperbarik Kembali Bersinar
Drama Rp14 Triliun, RTRW Sulut Geser Ruang: Tambang Meluas, Nasib Pertanian, Pariwisata Menyusut?
TAK GOYAH, MAKIN KOKOH! Ko Senga & Ko Ronal Kompak Hadapi Dugaan Manuver Acun Alias Sulaiman, Proses Bergulir di Polda Sulut
Berita ini 109 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 10:42

Kotak Pandora Tambang Rakyat, Emas Disita dan Emas Digadaikan

Kamis, 5 Maret 2026 - 08:25

Humanis dan Mengayomi, Dirlantas Polda Sulut Perkuat Sinergi dengan Bapenda: 500 Takjil Dibagikan ke Pengguna Jalan di Depan Mapolda

Selasa, 3 Maret 2026 - 12:51

Ledakan Izin Tambang di Sulut, Kepala Daerah “Diam”? Ujian Kepemimpinan di Tanah Konservasi Dunia

Selasa, 3 Maret 2026 - 08:52

Dana Rp5,2 Miliar GMIM Diduga Dijadikan Jaminan Tanpa Mekanisme, Resmi Dilaporkan ke Polda Sulawesi Utara

Rabu, 25 Februari 2026 - 18:20

Siapa Menguasai Ruang Sulut? Dua Jalan Menggugat RTRW 2025–2044

Berita Terbaru