Globalnewsnusantara.id

Ketua Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Provinsi Sulawesi Tengah Lukius Todama peringati may day atau Hari Buruh Internasional di tiga titik berbeda. Kegiatan ini juga di hadiri oleh Gubernur Sulteng H. Anwar Hafid,M.Si yang turut memberikan selamat kepada sejumlah anggota serikat dan LKS Tripartit,Kamis (1/5/2025).

Kegiatan tersebut juga hadiri oleh pejabat Forkopimda Provinsi Sulawesi Tengah.
Lukius Todama menghadiri peringatan Hari Buruh di hotel Pelawa pada jam 09.00 pagi di Kabupaten Parigi Moutong yang di hadiri oleh sejumlah kaum Buruh. Apresiasi dan dukungan sejumlah Buruh menjadikan peringatan May Day hikmad. agenda selanjutnya ketua FSPMI ini, melaksanakan peringatan Hari Buruh di hotel Citra Mulia Hotel, Jl Tanjung satu Kota Palu. kegiatan tersebut di hadiri oleh Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid. Peringatan May Day ini bertema “Merajut kebersamaan untuk peningkatan kesejahteraan pekerja dan produktivitas nasional”. Ketua FSPMI Lukius Todama terlibat perbincangan seputar sistem pendampingan terhadap kaum Buruh. Selain itu juga perwakilan serikat dan LKS Tripartit hadir meramaikan suasana peringatan Hari Buruh.

Lukius Todama pada kesempatan tersebut memberikan sambutan terkait perjuangan Buruh,dan pendampingan serikat juga LKS Tripartit terhadap kaum buruh terutama kasus-kasus pekerja mengalami penurunan setelah di kawal oleh LKS Tripartit. “Saat ini kasus yang di alami Buruh berkurang tinggal 15 persen. Dan itu merupakan suatu kemajuan di mana LKS Tripartit menjalankan fungsinya bekerjasama dengan pemerintah. lewat lembaga kerjasama (LKS) Tripartit ini terjadi kontrol ketika Buruh mengalami ketidakadilan. Di sini pemerintah pengusaha dan pekerja, memberikan kesejukan ketentraman, berkeadilan bermatabat di tingkat orang berusaha. itulah fungsi dari LKS Tripartit karena ketika ada permasalahan atau perselisihan hubungan industrial di perusahaan, kami duduk bersama menyelesaikan permasalahan agar tidak ada yang menjadi korban apalagi sampai mengalami PHK. Kita tahu sekarang bahwa presiden Prabowo Subianto sudah mengupayakan agar dibentuk satgas PHK yang akan bertanggungjawab langsung terkait pekerja mengalami masalah,dan di Sulawesi Tengah kewenangan semacam itu telah ada sejak beberapa tahun lalu” Kata Lukius Todama di depan forum terbuka.

“Jangan cuma permasalahan sedikit terjadi perselisihan tetapi ketika terjadi perselisihan,hukum industrial siapa yang rugi? Sebelumnya angka pengangguran di kota palu itu mencapai 10.000 itu data statistik dan saat ini angka pengangguran di kota palu telah berkurang tinggal 30% artinya LKS Tripartit sukses membangun kerjasama antara pengusaha dan pemerintah” Ujar Lukius Todama yang juga sebagai ketua Exco Partai Buruh Provinsi Sulawesi Tengah ini.

Usai kegiatan May Day, Lukius Todama memberikan doorprise kepada sejumlah peserta hadir dalam peringatan Hari Buruh Internasional.
Selanjutnya, Lukius Todama melanjutkan kegiatan peringatan May Day di Hotel Tanaris di jl Mangun Sarkoro yang juga di hadiri oleh sejumlah anggota serikat Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia,dalam acara tersebut Lukius Todama menghimbau kepada yang hadir bahwa peringatan May Day kita maknai sebagai perjuangan Buruh namun kita harus mentaati aturan dengan menjaga situasi Kamtibmas di wilayah masing-masing.(Redaksi/Glob)








