Globalnewsnusantara.id
Pemerintah daerah Kabupaten Buol menggelar forum konsultasi publik dalam rangka penyusunan rancangan awal rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) Kabupaten Buol tahun 2025,bertempat di Aula lantai II Kantor Bupati Buol,Senin(25/3/2024).

Kegiatan ini di pimpin Pj.Sekda ir. Usman Hasan,kegiatan ini mengangkat tema “Singkronisasi Pembangunan Pusat dan Daerah dalam menjaga dinamika pembangunan ekonomi yang berkelanjutan”.
Di hadiri kepala-kepala organisasi perangkat daerah di lingkungan pemerintahan daerah Kabupaten Buol.
Forum konsultasi publik (FKP) dan perangkat daerah yang di panitiai oleh Bappeda-Litbang memberikan sambutan pemaparan maksud di selenggarakannya FKP ini antara lain adalah untuk mendapatkan masukan,saran,kesepakatan, keselarasan,program dan kegiatan perangkat daerah terhadap hasil Musrenbang Kecamatan dalam rangka penyempurnaan dokumen RKPD Kabupaten Buol Tahun 2025 nanti.

Ketua panitia pelaksana FKP Herman Husnan,S.P.,M.A.P, mengawali sambutannya di mana di jelaskan bahwa dari hasil Musrenbang tingkat kecamatan, sejumlah sebelas Kecamatan telah memberikan usulan yang jumlahnya di akumulasi sebanyak 1230 usulan dan usulan pokir yang di input di aplikasi SIPD-RI sebesar 743 usulan.
Sementara Pj.Sekda Buol ir.Usman Hasan sendiri dalam sambutannya mengatakan, “Bersama tema yang kegiatan ini,penyusunan RKPD Tahun 2025 akan di arahkan untuk meningkatkan pembangunan perekonomian masyarakat dengan mengedepankan prioritas untuk mencapai target dan sasaran pembangunan tahun 2025. Rencana kerja pemda Buol di tahun 2025 ini merupakan tahun pertama dari periode RPJPD 2025-2045 sehingga di harapkan RKPD Tahun 2025 sudah mengakomodir arah kebijakan dan pencapaian target sasaran RPJPD menuju Indonesia emas 2045.

Namun saya mengingatkan kembali bahwa capaian indikator kinerja kita tahun sebelumnya agar menjadi perhatian kita kedepannya. Yaitu pertama perekonomian di tahun 2022 Kabupaten Buol berada di angka 3,66% dan pada tahun 2023 mengalami penurunan menjadi 3,59%.
Secara analisis perekonomian Kabupaten Buol mengalami penurunan.kemiskinan Kabupaten Buol pada tahun 2022 sebesar 12,85% dan pada tahun 2023 meningkat menjadi 13,36%,hal ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kemiskinan di Kabupaten Buol sebesar 3,14 persen dari tahun sebelumnya.
Selanjutnya untuk permasalahan stunting, Kabupaten Buol di tahun 2023 masih menunggu rilis data dari pemerintah pusat namun berdasarkan data pada tahun 2021 stunting Kabupaten Buol berada di angka 28,6 persen dan di tahun 2022 meningkat menjadi 32,7 %. Kedepannya saya berharap capaian indikator pembangunan ini menjadi perhatian kita besok untuk memperbaikinya” Papar Pj.Sekda Buol. (Redaksi-001)








