GlobalNewsNusantara.id
Wakil Bupati Buol Dr. Nasir D. J Daimaroto,S.H,M.H,bertindak sebagai inspektur upacara pada peringatan Hari Pendidikan Nasional, bertempat di lapangan upacara kantor Bupati Buol, Sabtu (2/5/2026).

Sejumlah pimpinan instansi vertikal turut hadiri upacara peringatan Hardiknas. sementara peserta upacara di ikuti oleh para murid setingkat TK, SD,SMP,dan SLTA,serta para Kepala-kepala sekolah TK,SD,SMP,pejabat dinas pendidikan dan kebudayaan Kabupaten Buol.
Acara di buka dengan persiapan upacara yang selanjutnya pengibaran bendera merah putih oleh pasukan pengibar bendera yang di ikuti oleh seluruh peserta upacara, mengheningkan cipta, naskah pancasila,undang-undang dasar 45, yang di lanjutkan dengan amanat pembina upacara.
Wakil Bupati Buol dalam upacara peringatan Hardiknas tahun 2026 ini menyampaikan amanat tertulis Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia Prof. Dr. Abdul Mu’ti,M.Ed, yang mengangkat tema ” Partisipasi semesta wujudkan pendidikan bermutu untuk semua”. peringatan Hardiknas adalah momentum untuk kita melakukan refleksi ,meneguhkan dan menghidupkan spirit pendidikan nasional. pendidikan adalah proses yang di laksanakan secara tulus,penuh kasih sayang untuk memanusiakan manusia. ini dari proes pendidikan adalah memuliakan bapak pendidikan Ki Hajar Dewantara serta meletakkan nilai dasar pendidikan dengan sistem Among. asah atau ilmu,asih atau kasih sayang, asuh yaitu pendampingan dan pembinaan” papar wakil Bupati membacakan sambutan menteri pendidikan dasar dan menengah.
Di jelaskannya dalam pidato menteri pendidikan dasar dan menengah tersebut bahwasanya, “Sesuai dengan amanat undang-undang dasar 45 dan undang-undang sistim pendidikan nasional nomor 20 tahun 2023, bahwa pendidikan pada hakekatnya adalah proses mencerdaskan kehidupan, membangunwatak dan peradaban bangsa. pendidikan adalah proses menumbuh kembangkan potensi manusia sehingga menjadi insan yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan yang maha Esa.
Untuk melaksanakan pembelajaran mendalam sebagaimana mestinya, Kementrian pendidikan dasar dan menengah telah menetapkan 5 Kebijakan strategis, yaitu;
- Program pembangunan dan revitalisasi satuan pendidikan dan digitalisasi pembelajaran sebagai salah satu program hasil terbaik cepat (PHTC) yaitu program Presiden Prabowo Subianto. revitalisasi dan digitalisasi yang di maksudkan adalah agar pembelajaran berlangsung dalam lingkungan fisik yang nyaman dan sarana yang memadai. pada tahun 2025, program pembanguan dan revitalisasi telah di lakukan untuk 16.167 satuan pendidikan. program digitalisasi pembelajaran melalui penyediaan papan integratif digital (PID) telah di distribusikan dan di gunakan lebih dari 288.000 satuan pendidikan.
- Pemenuhan kwalifikasi serta peningkatan kompetensi kesejahteraan guru, kunci keberhasilan terletak pada guru sebagai teladan . guna memenuhi kwalifikasi guru, pemerintah memberikan beasiswa 3 juta rupiah pada setiap semester untuk guru-guru yang belum berpendidikan strata 1.
- Pembelajaran mendalam juga perlu di integrasikan dengan penguatan karakter melalui penciptaan budaya dan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman baik fisik,sosial dan spiritual sesuai arahan Prabowo Subianto tentang budaya asri yang aman.
- Meningkatkan kwalitas pembelajaran dan capaian pendidikan melalui gerakan litersi dan numerasi.
- Memberikan kesempatan pendidikan yang luas dengan layanan pendidikan yang mudah,murah dan flesibel. Upacara di akhiri dengan tertib dan kondusif. usai upacara peringatan Hardiknas berlangsung, para guru dan siswa dari berbagai sekolah tingkat TK,SD dan SMP menerima piagam penghargaan insan pendidikan berprestasi Kabupaten Buol tahun 2026. akan di ulas pada berita selanjutnya.
Penulis : Heny
Editor : Heny Manoppo
Sumber Berita: Pemda Buol








