Pemkab Boltara dan BPJS Kesehatan Bahas Tambahan 7.000 Peserta JKN

Selasa, 20 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemkab Boltara Siapkan Penambahan 7.000 Peserta JKN, Perluas Akses Jaminan Kesehatan

Pemkab Boltara Siapkan Penambahan 7.000 Peserta JKN, Perluas Akses Jaminan Kesehatan

BOROKO, globalnewsnusantara.id – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara), Sulawesi Utara, berkoordinasi dengan BPJS Kesehatan Cabang Tondano terkait rencana penambahan kuota 7.000 peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) yang didaftarkan dan dibiayai oleh pemerintah daerah.

Koordinasi tersebut dibahas dalam kunjungan Kepala BPJS Kesehatan Cabang Tondano yang diterima Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Boltara, Mohammad Aditya Pontoh, S.IP., di ruang kerja Bupati, Selasa (20/10/2026).

Pertemuan itu membahas penandatanganan adendum Rencana Kerja (RK) sebagai tindak lanjut rencana penambahan kuota peserta PBPU yang menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperluas cakupan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Dalam pertemuan tersebut, Aditya Pontoh menyambut baik koordinasi yang dilakukan BPJS Kesehatan. Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan melalui program jaminan kesehatan.

Menurut Aditya, rencana penambahan 7.000 peserta PBPU yang pembiayaannya ditanggung pemerintah daerah merupakan bagian dari upaya memperluas perlindungan kesehatan bagi masyarakat Boltara.

“Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mendorong cakupan JKN. Dengan adanya penambahan kuota ini, kita harapkan semakin banyak masyarakat yang terlindungi jaminan kesehatannya,” ujar Plt. Bupati.

Koordinasi tersebut juga menjadi bagian dari upaya Pemkab Boltara dalam mendorong pencapaian Universal Health Coverage (UHC) Prioritas, yakni cakupan kepesertaan jaminan kesehatan yang luas agar masyarakat memiliki akses terhadap layanan kesehatan sesuai ketentuan yang berlaku.

Melalui rencana penambahan kuota tersebut, pemerintah daerah berharap semakin banyak warga yang memperoleh perlindungan jaminan kesehatan sehingga akses terhadap pelayanan medis dapat lebih terjamin dan risiko beban biaya kesehatan dapat dikurangi.

Penandatanganan adendum Rencana Kerja menjadi salah satu tahapan koordinasi antara pemerintah daerah dan BPJS Kesehatan dalam mendukung pelaksanaan program tersebut.

Kegiatan ini turut dihadiri Kepala BPJS Kesehatan serta Staf Ahli Bupati Boltara.

Pemkab Boltara berharap sinergi dengan BPJS Kesehatan dapat terus diperkuat untuk mendukung perluasan kepesertaan JKN dan peningkatan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara.

Penulis : **Na

Berita Terkait

Plt Bupati Boltara dan Plt Kajati Sulut Perkuat Pengawasan Pembangunan Desa
Pemkab Boltara dan PLN Matangkan Dukungan Kelistrikan untuk Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih
Kendalikan Harga Pangan, Pemkab Boltara Salurkan Ribuan Paket Sembako Bersubsidi
Pemkab Boltara Gelar Kurasi Produk UMKM Lokal, Buka Jalan Masuk Ritel Moderen
Plt. Bupati Boltara Pimpin Rapat Perdana Penguatan Koordinasi Dunia Pendidikan
Sekda Boltara Buka FGD KLHS dan Konsultasi Publik Penyusunan RDTR Pinogaluman
Pemkab dan DPRD Boltara Sepakati Ranperda Perubahan APBD 2026
Ikhtiar Minta Hujan, Pemkab Boltara Gelar Sholat Istisqa di Ponpes Alkhairaat Bintauna
Berita ini 113 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:50

Plt Bupati Boltara dan Plt Kajati Sulut Perkuat Pengawasan Pembangunan Desa

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:48

Pemkab Boltara dan BPJS Kesehatan Bahas Tambahan 7.000 Peserta JKN

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:23

Kendalikan Harga Pangan, Pemkab Boltara Salurkan Ribuan Paket Sembako Bersubsidi

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:07

Pemkab Boltara Gelar Kurasi Produk UMKM Lokal, Buka Jalan Masuk Ritel Moderen

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:45

Plt. Bupati Boltara Pimpin Rapat Perdana Penguatan Koordinasi Dunia Pendidikan

Berita Terbaru