“Pengacara Hanafi Saleh SH, MH, Sentil Keras! Dugaan Pembiaran Mencuat, Polda Sulut Didesak Bertindak—Diam Adalah Kegagalan!”

Selasa, 31 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Manado – GlobalnewsNusantara.id — Pernyataan keras Hj. Hanafii mengguncang publik. secara lantang menyoroti dugaan pembiaran terhadap persoalan serius yang seharusnya menjadi perhatian utama aparat penegak hukum.

Tidak lagi berbicara dengan bahasa normatif, Hj. Hanafii secara tegas mengirimkan pesan keras: hukum tidak boleh dipermainkan, apalagi dikalahkan oleh kepentingan tertentu, hal ini disampaikan oleh Hanafi usai keluar dari ruangan Paminal Polda Sulut Selasa (30 Maret 2026).

“Kalau hukum hanya tajam ke bawah dan tumpul ke atas, itu bukan keadilan—itu kegagalan negara,” tegasnya. Ia menilai, sikap diam atau lambannya penanganan terhadap dugaan pelanggaran justru membuka ruang kecurigaan publik.

Dalam konteks ini, ia mengingatkan bahwa kepercayaan masyarakat bukan sesuatu yang bisa dipertaruhkan tanpa konsekuensi.
Lebih jauh, Hj. Hanafii menyinggung adanya indikasi kuat bahwa persoalan yang terjadi bukan sekadar pelanggaran biasa, melainkan berpotensi melibatkan kekuatan-kekuatan yang mencoba berlindung di balik kekuasaan.

“Jangan sampai ada kesan hukum bisa diatur. Kalau itu terjadi, maka yang hancur bukan hanya sistem—tapi kepercayaan rakyat,” ujarnya dengan nada serius.

Pernyataan ini sekaligus menjadi peringatan terbuka kepada aparat agar tidak bermain aman. Ia mendesak langkah nyata, bukan sekadar formalitas atau penanganan setengah hati yang justru memperkeruh keadaan.

Publik kini menanti: apakah aparat akan menjawab tantangan ini dengan tindakan tegas, atau justru memilih diam dan membiarkan situasi semakin liar?
Jika tidak ada langkah konkret dalam waktu dekat, bukan tidak mungkin gelombang tekanan publik akan semakin membesar dan menyeret lebih banyak pihak ke dalam sorotan.(Kifli)

 

Berita Terkait

“SATU PER SATU TERKUAK! Usai 4 Tersangka, Kasus Gunung Ruang Masuk Fase Panas — Penyebar Foto Bupati Sitaro Dan Kejati Sulut Dengan Narasi Liar Terancam Pidana!”
GEMPA DAHSYAT M 7,6 HANTAM MANADO! GEDUNG GOR KONI SARIO RUNTUH—WAKAPOLDA SULUT TURUN LANGSUNG, KORBAN JIWA JATUH!
4 TSK Resmi Diumumkan Kejati Sulut, Dugaan Korupsi Dana Bencana Gunung Ruang Guncang Sitaro! Wakil Bupati Mencuat di Tengah Badai Politik
Potret Jalan Rusak di Sulut dan Krisis Tanggung Jawab Dalam Perspektif Hukum
“Idul Fitri 1447 H Berbalut Harmoni: Polda Sulut Hadirkan Kebersamaan, Ribuan Jamaah Padati Lapangan Presisi”
Kapolda Sulut Irjen Pol Roycke Harry Langie Tunjukkan Kepemimpinan Humanis, Buka Puasa Bersama Wartawan di Manado Usai Tugas dari Jakarta
Gugatan Perlawanan Eksekusi Dicabut, Corner 52 Seolah “Angkat Bendera Putih”! Tanah Wisma Sabang Kian Tegas Milik Sah Ahli Waris Novi Poluan
Tambang Rakyat : Ada Bapak Tambang Rakyat, Siapa Bapak Sianida Sulut? Dicari!
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 22:00

“SATU PER SATU TERKUAK! Usai 4 Tersangka, Kasus Gunung Ruang Masuk Fase Panas — Penyebar Foto Bupati Sitaro Dan Kejati Sulut Dengan Narasi Liar Terancam Pidana!”

Kamis, 2 April 2026 - 15:43

GEMPA DAHSYAT M 7,6 HANTAM MANADO! GEDUNG GOR KONI SARIO RUNTUH—WAKAPOLDA SULUT TURUN LANGSUNG, KORBAN JIWA JATUH!

Rabu, 1 April 2026 - 11:14

4 TSK Resmi Diumumkan Kejati Sulut, Dugaan Korupsi Dana Bencana Gunung Ruang Guncang Sitaro! Wakil Bupati Mencuat di Tengah Badai Politik

Selasa, 31 Maret 2026 - 13:29

“Pengacara Hanafi Saleh SH, MH, Sentil Keras! Dugaan Pembiaran Mencuat, Polda Sulut Didesak Bertindak—Diam Adalah Kegagalan!”

Sabtu, 21 Maret 2026 - 18:03

Potret Jalan Rusak di Sulut dan Krisis Tanggung Jawab Dalam Perspektif Hukum

Berita Terbaru