PERADI Manado Terus Tumbuh Pesat, Kolaborasi dengan Universitas Sam Ratulangi Jadi Tonggak Profesionalisme Advokat Indonesia

Rabu, 29 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PERADI Manado Terus Tumbuh Pesat, Kolaborasi dengan Universitas Sam Ratulangi Jadi Tonggak Profesionalisme Advokat Indonesia

PERADI Manado Terus Tumbuh Pesat, Kolaborasi dengan Universitas Sam Ratulangi Jadi Tonggak Profesionalisme Advokat Indonesia

MANADO — GlobalNewsNusantara.ID Dunia hukum di Sulawesi Utara kembali bergeliat. Nama besar Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi), di bawah kepemimpinan Prof. Dr. Otto Hasibuan, S.H., M.M., kini menjadi magnet kuat bagi para calon advokat dan praktisi hukum di seluruh Indonesia.

Terbukti, DPC Peradi Manado terus menjadi incaran para sarjana hukum yang ingin menempuh Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA). Kali ini, Peradi Manado bekerja sama dengan Fakultas Hukum Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, menggelar PKPA Gelombang ke-6, Rabu (29/10/2025), di lantai 11 Gedung Fakultas Hukum Unsrat. Diminati Hingga Luar Daerah

Ketua DPC Peradi Manado, Stevie Da Costa, dalam keterangannya menjelaskan, kegiatan ini diikuti oleh 24 peserta, namun 2 peserta dinyatakan gugur karena tidak hadir.
“Sejak tahun 2023 hingga kini, kami sudah melaksanakan enam kali pendidikan profesi advokat, dan peminatnya terus meningkat. Bahkan peserta bukan hanya dari Sulawesi Utara, tapi juga ada dari Ternate, Maluku Utara, dan daerah lain di Indonesia Timur,” ungkap Stevie.

PERADI Manado Terus Tumbuh Pesat, Kolaborasi dengan Universitas Sam Ratulangi Jadi Tonggak Profesionalisme Advokat Indonesia
PERADI Manado Terus Tumbuh Pesat, Kolaborasi dengan Universitas Sam Ratulangi Jadi Tonggak Profesionalisme Advokat Indonesia

Menurutnya, tingginya minat terhadap pendidikan ini menjadi bukti nyata bahwa Peradi Manado di bawah bimbingan Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Peradi semakin dipercaya sebagai wadah terbaik mencetak advokat profesional, berintegritas, dan berjiwa penegak keadilan sejati. Wujudkan Amanah Undang-Undang Advokat

Stevie menambahkan, pelaksanaan PKPA ini merupakan bagian dari amanah Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2003 tentang Advokat, yang mewajibkan setiap calon advokat mengikuti pendidikan profesi khusus.
“Ini bentuk tanggung jawab kami di DPC Peradi Manado untuk menyiapkan generasi advokat baru yang tangguh, kompeten, dan siap menjadi garda terdepan penegakan hukum di Indonesia,” tegasnya.

Kegiatan ini, lanjut Stevie, diselenggarakan dua kali setiap tahun, dengan tujuan mencetak kader hukum yang memiliki dedikasi tinggi terhadap keadilan dan supremasi hukum. Prof. Dr. Otto Hasibuan Jadi Panutan Nasional

Di sisi lain, sosok Prof. Dr. Otto Hasibuan selaku Ketua Umum DPN Peradi, terus menjadi inspirasi dan teladan bagi ribuan advokat di seluruh Indonesia. Di bawah kepemimpinannya, Peradi semakin solid, modern, dan berwibawa di mata publik serta lembaga negara.

“Nama besar Prof. Otto Hasibuan adalah simbol keteladanan dan profesionalisme advokat Indonesia. Karena itu, tidak heran jika semakin banyak advokat muda menjadikan Peradi pilihan utama,” ujar Stevie. Peradi Manado: Pusat Pembinaan Hukum Berkelas Nasional Dengan semangat profesionalisme dan komitmen terhadap kualitas.(Penulis Kifli Abidjulu)

Berita Terkait

Kotak Pandora Tambang Rakyat, Emas Disita dan Emas Digadaikan
Humanis dan Mengayomi, Dirlantas Polda Sulut Perkuat Sinergi dengan Bapenda: 500 Takjil Dibagikan ke Pengguna Jalan di Depan Mapolda
Ledakan Izin Tambang di Sulut, Kepala Daerah “Diam”? Ujian Kepemimpinan di Tanah Konservasi Dunia
Dana Rp5,2 Miliar GMIM Diduga Dijadikan Jaminan Tanpa Mekanisme, Resmi Dilaporkan ke Polda Sulawesi Utara
Siapa Menguasai Ruang Sulut? Dua Jalan Menggugat RTRW 2025–2044
Di Bawah Komando dr Chandra Tanoeisan, Rumah Sakit Bhayangkara Tk III Manado Melonjak 2026: MCU Seleksi Polri & IPDN Jadi Primadona, Terapi Hiperbarik Kembali Bersinar
Drama Rp14 Triliun, RTRW Sulut Geser Ruang: Tambang Meluas, Nasib Pertanian, Pariwisata Menyusut?
TAK GOYAH, MAKIN KOKOH! Ko Senga & Ko Ronal Kompak Hadapi Dugaan Manuver Acun Alias Sulaiman, Proses Bergulir di Polda Sulut
Berita ini 98 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 10:42

Kotak Pandora Tambang Rakyat, Emas Disita dan Emas Digadaikan

Kamis, 5 Maret 2026 - 08:25

Humanis dan Mengayomi, Dirlantas Polda Sulut Perkuat Sinergi dengan Bapenda: 500 Takjil Dibagikan ke Pengguna Jalan di Depan Mapolda

Selasa, 3 Maret 2026 - 12:51

Ledakan Izin Tambang di Sulut, Kepala Daerah “Diam”? Ujian Kepemimpinan di Tanah Konservasi Dunia

Selasa, 3 Maret 2026 - 08:52

Dana Rp5,2 Miliar GMIM Diduga Dijadikan Jaminan Tanpa Mekanisme, Resmi Dilaporkan ke Polda Sulawesi Utara

Rabu, 25 Februari 2026 - 18:20

Siapa Menguasai Ruang Sulut? Dua Jalan Menggugat RTRW 2025–2044

Berita Terbaru