“Ruang Gerak Menyempit! Interpol Kejar Pemain Minyak Muhammad Riza Chalid, Polri: Lokasi Terpantau”

Senin, 2 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta — GlobalNewsNusantara.ID  Buronan kasus dugaan tindak pidana korupsi yang dikenal sebagai pemain besar di sektor minyak, Muhammad Riza Chalid (MRC), kini resmi masuk dalam daftar buronan internasional. Interpol telah menerbitkan Red Notice atas namanya, menandai dimulainya perburuan lintas negara terhadap sosok yang disebut-sebut telah melarikan diri ke luar negeri.
Divisi Humas Polri bersama Divisi Hubungan Internasional (Divhubinter) Polri menyampaikan perkembangan tersebut dalam kegiatan doorstop di Lobi Divhumas Polri, Minggu (1/2/2026).
Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menegaskan, Polri berkomitmen penuh menegakkan hukum tanpa pandang bulu, termasuk terhadap pelaku kejahatan yang melibatkan jaringan internasional.
“Polri melalui Divhubinter terus memperkuat kerja sama internasional dalam penanganan kejahatan transnasional dan internasional. Tidak ada toleransi bagi pelaku tindak pidana, siapa pun orangnya,” tegas Brigjen Trunoyudo.
Sementara itu, Sekretaris NCB Interpol Indonesia Divhubinter Polri Brigjen Pol Dr. Untung Widyatmoko mengungkapkan bahwa Interpol Red Notice terhadap Muhammad Riza Chalid resmi diterbitkan pada Jumat, 23 Januari 2026.
Sejak diterbitkan, Polri langsung melakukan koordinasi intensif dengan Interpol Headquarters di Lyon, Prancis, serta menjalin komunikasi aktif dengan aparat penegak hukum di berbagai negara.
“Kami pastikan yang bersangkutan berada di salah satu negara anggota Interpol. Keberadaannya telah kami petakan dan saat ini terus dipantau,” ujar Brigjen Untung.
Ia menambahkan, tim Polri saat ini sudah berada di negara tempat MRC terdeteksi, meskipun lokasi detail belum dapat dipublikasikan demi kepentingan penegakan hukum.
Dengan disebarkannya Red Notice ke 196 negara anggota Interpol, ruang gerak buronan tersebut dinilai semakin sempit.
“Subjek Red Notice kini berada dalam pengawasan internasional. Mobilitasnya sangat terbatas,” tambahnya.
Terkait proses penerbitan Red Notice yang memakan waktu, Kabag Jatranin Divhubinter Polri Kombes Pol Ricky Purnama menjelaskan bahwa Interpol menerapkan mekanisme verifikasi ketat, khususnya dalam perkara dugaan korupsi.
“Interpol harus memastikan perkara ini murni tindak pidana dan tidak bermuatan politik. Selain itu, prinsip dual criminality juga menjadi syarat utama,” jelasnya.
Polri, lanjut Kombes Pol Ricky, meyakinkan Interpol bahwa kasus ini menimbulkan kerugian negara dan memenuhi unsur pidana sesuai hukum Indonesia. Setelah melalui proses klarifikasi mendalam, Red Notice akhirnya disetujui dan diterbitkan.
Meski proses pemulangan buronan internasional membutuhkan waktu karena harus tunduk pada sistem hukum negara setempat, Polri menegaskan upaya pengejaran akan terus dilakukan secara maksimal.
“Kami bekerja optimal, patuh pada hukum internasional, dan memastikan target penegakan hukum dapat tercapai,” tutup Kombes Pol Ricky.(HMS/Kifli)

Berita Terkait

Putra Kapolda Sulut Resmi Dilantik Presiden Prabowo di Istana Merdeka, Brigtar Joshua Langie Jadi Perwira Polri 2026, Kebanggaan Sulawesi Utara
Mendagri Tegaskan Kesiapan Integrasikan Sistem Data Kemendagri Ke Satu Data Indonesia
Bupati Boltara Temui Menteri ATR/BPN, Perkuat Fondasi Tata Ruang dan Masa Depan Ekonomi Daerah
Boltara Percepat Pembangunan, Pusat Dukung Hunian Rakyat dan Sektor Perikanan
Bupati Boltara Percepat Hilirisasi Kelautan, KKP Dukung Tambak Udang Vaname Modern dan Kampung Nelayan Nasional
Bupati Boltara dan Sekjen Kemendagri Bahas Penguatan Fiskal Daerah hingga Percepatan Pengentasan Kemiskinan
POLRI SIKAT MAFIA BBM & LPG! 330 TERSANGKA DITANGKAP, NEGARA RUGI Rp243 MILIAR DALAM 13 HARI
Pemerintah Pusat Sepakat Benahi Tata Kelola RSUD Di Provinsi Papua
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 12:14

Putra Kapolda Sulut Resmi Dilantik Presiden Prabowo di Istana Merdeka, Brigtar Joshua Langie Jadi Perwira Polri 2026, Kebanggaan Sulawesi Utara

Jumat, 10 Juli 2026 - 04:25

Mendagri Tegaskan Kesiapan Integrasikan Sistem Data Kemendagri Ke Satu Data Indonesia

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:51

Bupati Boltara Temui Menteri ATR/BPN, Perkuat Fondasi Tata Ruang dan Masa Depan Ekonomi Daerah

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:03

Boltara Percepat Pembangunan, Pusat Dukung Hunian Rakyat dan Sektor Perikanan

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:32

Bupati Boltara Percepat Hilirisasi Kelautan, KKP Dukung Tambak Udang Vaname Modern dan Kampung Nelayan Nasional

Berita Terbaru