Wakil Ketua Komisi 1 DPRD Buol Pimpin Raker Optimalisasikan Pengawasan DPRD

Kamis, 7 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GlobalNewsNusantara.id

Wakil Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Buol I Wayan Gara, S.Sos.,M.Km, memimpin rapat kerja dalam rangka optimalisasi kinerja pengawasan lembaga DPRD,bertempat ruang rapat Bapemperda Kantor Bupati Buol, Rabu (6/5/2026).

Rapat kerja ini di hadiri Ketua DPRD Kabupaten Buol Rian Nathaniel Kwendy,anggota komisi I Syafri Daisoru.

Ketua komisi I DPRD Buol I Wayan Gara dalam rapat kerja kali ini mengundang Kepala dinas kesehatan Kabupaten Buol Gamar A. Lahamade,S.Farm,Apt,M.Ap, Bidang Kepegawaian RSUD Mokoyurli Kabupaten Buol,serta kepala-kepala puskesmas dari kecamatan.

I Wayan Gara selaku Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Buol meminta penjelasan kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Buol terkait insiden “Mogok Pelayanan” yang di lakukan oleh dokter-dokter ahli di rumah sakit Mokoyurli.

Dalam keterangannya di depan ketua Komisi I DPRD Buol, Kadis Kesehatan Kabupaten Buol Gamar A. Lahamade menjelaskan bahwa, “Terkait dengan kekisruhan pelayanan di UPT RSUD Mokoyurli pada hari senin hingga selasa 5 mei 2026, bahwa dokter di Poli rawat jalan tidak melakukan pelayanan, tetapi pelayanan gawat darurat oleh dokter umum,rawat inap,operasi dan rujukan tetap berjalan sebagaimana mestinya. ini sudah yang kedua kali kami dan manajemen rumah sakit melakukan pertemuan dan yang terakhir di pimpin oleh Bupati dan TAPD. Adapun tuntutan para dokter spesialis yaitu untuk tahun 2026 ada kebijakan dari pusat bahwa di berikan tunjangan khusus untuk daerah tertinggal,perbatasan, dan kepulauan (DTPK) yaitu sebesar 30.012.000 perbulan untuk satu orang dokter spesialis, Kabupaten Buol masuk dalam wilayah DTPK sehingga mendapatkan alokasi dana tersebut. namun di karenakan kondisi keuangan daerah dan banyaknya kebutuhan terutama sarana dan prasarana sehingga manajemen RSUD Mokoyurli merealokasikan insentif para dokter yang sebelumnya di terima sebesar 30.012.000 (Tiga puluh juta dua belas dua belas ribu rupiah) hanya sampai dengan desember tahun 2025. dan setelah beberapa pertimbangan kondisi keuangan selanjutnya di tetapkan melalui SK Bupati menjadi sepuluh juta rupiah, dan angka inilah yang di protes oleh para dokter spesial” papar Kadis Kesehatan.

Pembiayaan yang murni dari Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) selanjutnya berubah dan di sepakati bahwa insentif dokter spesialis di tetapkan pada angka 17.000.000 perbulan yang di berlakukan sejak bulan januari dengan konsekwensi bahwa beberapa rencana pembangunan sarana dan prasarana untuk sementara di pending. Adapun usulan dari rumah sakit yaitu dokter spesialis sejumlah 13 orang dan di verifikasi Dinkes juga sejumlah 13 dokter spesialis namun anggaran di tetapkan dari kementrian kesehatan hanya mencukupi untuk 8 orang dokter.

Ketua Komisi I DPRD Buol I Wayan Gara menyoroti manajemen keuangan di dinas kesehatan, ia juga meminta kepala-kepala puskesmas agar menyampaikan keluhan terkait kesejahteraan tenaga medis. hal itu di tegaskannya setelah mendapatkan laporan bahwasanya ada jasa dokter yang belum di bayarkan pada tahun 2025. I Wayan Gara menekankan agar semua persyaratkan untuk dana dapat terbayarkan di lakukan sesuai prosedur oleh Dinas Kesehatan dan manajemen UPT RSUD Mokoyurli Kabupaten Buol, dirinya siap mengawal hingga ke BPKAD agar permasalahan ini dapat menemui solusi dan tidak ada yang merasa di rugikan.

I wayan Gara dalam rapat tersebut meminta pihak-pihak terkait serta dalam pengelolaan keuangan baik Dinas Kesehatan maupun RSUD MOKOYURLI Kabupaten Buol untuk dapat menyelesaikan permasalahan keuangan dalam waktu yang tidak terlalu lama.

Berita Terkait

Ketua DPRD Buol Dampingi NSL Reses, Serahkan Beasiswa PIP Pelajar Kelurahan Buol
Babinsa Koramil 1305-09/ Bokat Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Hanpangan Bersama Petani Padi
Wakil Bupati Buol Pimpin Rapat Penyelesaian Masalah “Embung dan SUTET” Desa POKOBO
Bapemperda DPRD Buol Bahas Pengawasan dan Pengendalian Minuman Beralkohol
Pemda Buol Sambut POPDA Sulteng Ke-XXIV, Diskominfo Garda Terdepan Publikasikan Kesiapan Jadi Tuan Rumah
Wakil Bupati Buol Bersama Perwakilan BNPB Tinjau Korban Gempa di Sejumlah Titik
SMPN 1 Biau Menjadi Pelopor Kawasan Tanpa Rokok
Pemda Buol Antisipasi Bencana Libatkan BMKG Gorontalo dan Tolitoli Survey Struktur Tanah Sekitar Kantor Bupati Buol
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 08:57

Ketua DPRD Buol Dampingi NSL Reses, Serahkan Beasiswa PIP Pelajar Kelurahan Buol

Minggu, 26 Juli 2026 - 13:56

Babinsa Koramil 1305-09/ Bokat Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Hanpangan Bersama Petani Padi

Minggu, 26 Juli 2026 - 13:20

Wakil Bupati Buol Pimpin Rapat Penyelesaian Masalah “Embung dan SUTET” Desa POKOBO

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:29

Bapemperda DPRD Buol Bahas Pengawasan dan Pengendalian Minuman Beralkohol

Kamis, 23 Juli 2026 - 02:14

Pemda Buol Sambut POPDA Sulteng Ke-XXIV, Diskominfo Garda Terdepan Publikasikan Kesiapan Jadi Tuan Rumah

Berita Terbaru