BOLAANG MONGONDOW UTARA, globalnewsnusantara,id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Utara (Boltara) terus memperkuat upaya percepatan penurunan angka stunting sekaligus meningkatkan literasi keuangan aparatur sipil negara (ASN) melalui Sosialisasi Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) dan Edukasi Pasar Modal bagi ASN. Kegiatan tersebut digelar di Lantai III Kantor Bupati Boltara, Rabu (22/7/2026).
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Fadly T. Usup, SE., MM., yang hadir mewakili Bupati Bolaang Mongondow Utara.
Dalam sambutan tertulis Bupati yang dibacakan Fadly, Pemerintah Kabupaten Boltara menegaskan komitmennya untuk terus mempercepat penurunan stunting melalui kolaborasi berbagai pihak.
Menurutnya, Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) menjadi salah satu strategi yang melibatkan pemerintah, dunia usaha, lembaga keuangan, organisasi kemasyarakatan, hingga masyarakat untuk memberikan pendampingan dan dukungan kepada keluarga yang berisiko mengalami stunting.
“Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting bukan sekadar memberikan bantuan, tetapi juga membangun kepedulian sosial, memperkuat semangat gotong royong, serta memastikan setiap anak memperoleh haknya untuk tumbuh sehat, cerdas, dan berkualitas,” ujar Fadly membacakan sambutan Bupati.
Ia juga mengajak seluruh aparatur sipil negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Boltara untuk berperan aktif sebagai pelopor dalam pelaksanaan program tersebut, baik sebagai orang tua asuh maupun penggerak di lingkungan kerja dan masyarakat.
Selain sosialisasi GENTING, kegiatan juga diisi dengan Edukasi Pasar Modal bagi ASN. Program ini bertujuan meningkatkan literasi dan inklusi keuangan sehingga aparatur pemerintah memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai pengelolaan keuangan dan investasi yang legal.
Dalam sambutan tersebut dijelaskan bahwa ASN diharapkan mampu mengelola keuangan secara bijaksana serta memahami berbagai instrumen investasi yang berada di bawah pengawasan pemerintah, sehingga terhindar dari praktik investasi ilegal.
“Dengan meningkatnya literasi pasar modal, diharapkan ASN dapat mengambil keputusan keuangan secara cerdas, menghindari investasi ilegal, serta membangun ketahanan ekonomi keluarga yang lebih baik,” lanjutnya.
Pemkab Boltara juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan kegiatan tersebut, khususnya Bursa Efek Indonesia (BEI), para narasumber, serta Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) Kabupaten Bolaang Mongondow Utara beserta seluruh mitra kerja.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Boltara berharap kolaborasi dalam pencegahan stunting semakin kuat, sejalan dengan meningkatnya literasi keuangan ASN sebagai bagian dari upaya membangun keluarga yang sehat, mandiri, dan sejahtera.
Penulis : **na








