MANADO, GlobalNewsNusantara.ID — Operasional dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) SPN Polda Sulawesi Utara (Sulut) di Wanea, Kota Manado, untuk sementara dihentikan mulai Kamis (8/10/2026).
Penghentian sementara tersebut disebut berkaitan dengan belum cairnya anggaran operasional pendistribusian program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari Badan Gizi Nasional (BGN).
Informasi ini dibenarkan Irwasda Polda Sulut Kombes Pol Amin Litarso, yang juga menjadi penanggung jawab dapur SPPG SPN Polda Sulut.
“Benar informasi tersebut. Operasional kita untuk sementara kita hentikan karena belum mendapat anggaran dari BGN pusat,” ujar Amin saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (7/10/2026).
Amin menjelaskan, pihaknya telah mengajukan pencairan anggaran kepada BGN agar operasional dapur SPPG SPN Polda Sulut dapat kembali berjalan.
“Kita sudah ajukan, cuma belum direspons. Semoga beberapa hari ke depan bisa direspons,” katanya.
Menurut Amin, penghentian operasional bersifat sementara dan belum dapat dipastikan sampai kapan. Pihaknya masih menunggu proses pencairan anggaran dari BGN.
“Jadi mulai besok operasional ditutup dulu,” jelasnya.
Selama penghentian sementara, layanan makan bergizi gratis bagi para penerima manfaat di wilayah pelayanan SPPG SPN Polda Sulut belum dapat dilaksanakan seperti biasanya.
Amin menyebut, dapur SPPG tersebut melayani sekitar 2.500 penerima manfaat, termasuk anak-anak sekolah dan ibu hamil.
“Kita melayani di sini sekitar 2.500 penerima manfaat. Ada anak sekolah dan juga ibu-ibu hamil,” ungkapnya.
Untuk sementara, Amin mengimbau para orang tua agar menyiapkan bekal dari rumah bagi anak-anak selama operasional dapur SPPG dihentikan.
Di sisi lain, jajaran Polda Sulut di bawah kepemimpinan Kapolda Sulut Irjen Pol Yudo Hermanto, S.I.K., M.M. tetap mendorong agar program pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan secara optimal sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku.
Amin menegaskan, penghentian tersebut bukan karena SPPG mendapatkan sanksi atau dihentikan secara permanen.
“Ini hanya masalah administrasi, bukan kita di-suspend, karena kepala BGN sekarang lebih memperketat kalau terkait anggaran,” pungkasnya.
Pihak SPPG SPN Polda Sulut berharap pencairan anggaran dari BGN dapat segera direalisasikan sehingga pelayanan Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada ribuan penerima manfaat dapat kembali berjalan normal.(Kifli Abidjulu)








