MANADO, GlobalNewsNusantara.ID — Pengusutan dugaan penyimpangan dalam proyek Mechanical, Electrical, Plumbing (MEP) pembangunan Gedung Mission Center GMIM terus bergulir.
Penyidik Subdit III Tipikor Ditreskrimsus Polda Sulawesi Utara masih melakukan pendalaman terhadap proyek tersebut.
Kasus ini menjadi perhatian setelah penyidik memanggil sejumlah pihak untuk dimintai keterangan terkait proyek yang berada di lingkungan pembangunan Gedung Mission Center GMIM tersebut.
Pemeriksaan dilakukan sebagai bagian dari proses penyelidikan untuk mengumpulkan informasi serta mencocokkan berbagai data yang berkaitan dengan pelaksanaan proyek.
Penyidik diduga tengah mendalami sejumlah aspek dalam proyek, mulai dari tahapan perencanaan, pelaksanaan pekerjaan hingga penggunaan anggaran.
Pendalaman tersebut penting untuk melihat apakah seluruh proses pembangunan telah berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
Proyek MEP sendiri berkaitan dengan pekerjaan mekanikal, elektrikal dan plumbing yang menjadi bagian penting dalam menunjang fungsi sebuah gedung.
Dalam proses pengusutan perkara, penyidik juga perlu memastikan kesesuaian antara dokumen perencanaan, pekerjaan di lapangan serta realisasi anggaran.
Hingga kini, proses penanganan perkara masih berjalan. Polda Sulut juga belum menyampaikan secara resmi kesimpulan akhir maupun pihak yang akan dimintai pertanggungjawaban dalam perkara tersebut.
Publik masih menunggu perkembangan penyidikan untuk mengetahui lebih jauh konstruksi perkara dugaan penyimpangan proyek MEP Gedung Mission Center GMIM.
(Kif/BeritaGlobalNewsNusantara.id)








