MANADO, GlobalNewsNusantara.ID — Suasana berbeda terlihat dalam kegiatan Kapolda Sulawesi Utara (Sulut) Irjen Pol Yudo Hermanto, S.I.K., M.M., Senin (2/11/2026). Bukan dalam suasana formal di ruang kantor, Kapolda memilih duduk bersama dan makan siang bersama sekitar 50 pengemudi ojek online (ojol) di Kedai Sedjak, Jalan Walanda Maramis, Kota Manado.
Pertemuan tersebut menjadi momentum mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat sekaligus membuka ruang komunikasi secara langsung dengan para pengemudi ojol yang setiap hari beraktivitas di jalan raya.
Turut hadir Direktur Lalu Lintas Polda Sulut Kombes Pol Yudi Kristanto, Kapolresta Manado Kombes Pol Irham Halid, serta para pengemudi ojek online dari berbagai wilayah di Kota Manado.
Dalam suasana santai dan penuh kekeluargaan, Kapolda Yudo Hermanto berinteraksi langsung dengan para pengemudi ojol. Berbagai aspirasi, masukan, hingga kendala yang dihadapi para pengemudi selama menjalankan aktivitas di lapangan menjadi bagian dari pembicaraan.
Tidak sekadar makan bersama, pertemuan tersebut menjadi ruang dialog antara pimpinan kepolisian dan masyarakat untuk membangun komunikasi yang lebih terbuka.
Kapolda juga mengajak para pengemudi ojol untuk terus menjadi mitra strategis Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus bersama-sama menciptakan budaya keselamatan berlalu lintas di Kota Manado.
Kehadiran pengemudi ojol dinilai memiliki arti penting karena mereka setiap hari berada di tengah masyarakat dan bersentuhan langsung dengan berbagai situasi di jalan maupun lingkungan tempat mereka beraktivitas.
Kapolda: Polisi Hadir Bersama Masyarakat Terpisah, Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Endrastiawan Setyowibowo mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya membangun komunikasi yang semakin dekat antara Polri dan masyarakat.
Menurutnya, semangat “Polisi Bersama Masyarakat” harus diwujudkan melalui kehadiran langsung anggota dan pimpinan Polri di tengah masyarakat.
“Melalui kegiatan seperti ini, Kapolda ingin membangun komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat, termasuk para pengemudi ojek online. Polri tidak hanya hadir dalam tugas penegakan hukum, tetapi juga membuka ruang dialog, mendengarkan aspirasi, serta mencari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat,” ujar Kombes Pol Endrastiawan.
Ia menambahkan, pengemudi ojol mempunyai peran strategis dalam membantu menciptakan keamanan dan keselamatan di jalan karena aktivitas mereka bersentuhan langsung dengan masyarakat setiap hari.
Karena itu, para pengemudi ojol diharapkan dapat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas sekaligus mitra kepolisian dalam menjaga situasi kamtibmas.
“Kami mengajak seluruh pengemudi ojol untuk selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara, mematuhi aturan lalu lintas, serta turut menyampaikan informasi apabila mengetahui adanya potensi gangguan keamanan di lingkungan masing-masing,” tambahnya.
Pertemuan sederhana di meja makan tersebut pun menjadi gambaran bahwa membangun keamanan tidak hanya dilakukan melalui tindakan kepolisian, tetapi juga melalui komunikasi, kebersamaan, dan kepercayaan antara Polri dengan masyarakat.
Kapolda Sulut makan siang bersama ojol bukan sekadar agenda silaturahmi, tetapi menjadi ruang untuk mendengar suara masyarakat dan memperkuat kemitraan dalam menjaga Manado tetap aman, tertib, dan kondusif.(Kif)








