MINAHASA, GlobalNewsNusantara.ID — Semangat “Polri Bersama Masyarakat” kembali ditunjukkan Kapolda Sulawesi Utara (Sulut) Irjen Pol Yudo Hermanto, S.I.K., M.M., melalui silaturahmi dan coffee morning bersama masyarakat adat Minahasa serta tokoh agama di Kampung Harmagedon, Desa Tateli, Kecamatan Mandolang, Kabupaten Minahasa, Senin (2/11/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.25 WITA tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antara Polri dengan tokoh adat, tokoh agama, dan berbagai elemen masyarakat di Sulawesi Utara.
Dalam suasana penuh keakraban, Kapolda Sulut hadir bersama jajaran pejabat utama Polda Sulut. Kehadiran tersebut menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi langsung dengan masyarakat sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi Polri.
Turut hadir Direktur Intelijen dan Keamanan (Dir Intelkam) Polda Sulut Kombes Pol. Malpa Malacoppo, S.H., S.I.K., M.I.K. bersama PJU lain yakni, Direktur Reserse Narkoba, Direktur Lalu Lintas, Kapolresta Manado, serta perwakilan Bidang Humas Polda Sulut. Pertemuan juga dihadiri tokoh agama dan tokoh masyarakat adat Minahasa.
Kapolda Sulut Bangun Ruang Dialog dengan Tokoh Adat dan Tokoh Agama Silaturahmi tersebut tidak hanya menjadi agenda pertemuan, tetapi juga menjadi ruang dialog untuk menyerap berbagai aspirasi, masukan, saran, serta persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.
Kapolda Sulut mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sehingga Sulawesi Utara tetap menjadi daerah yang aman, damai, rukun, dan kondusif.
Kolaborasi antara Polri, tokoh adat, tokoh agama, dan masyarakat dinilai memiliki peran penting dalam mencegah potensi gangguan keamanan serta menyelesaikan berbagai persoalan melalui komunikasi dan musyawarah.
Dir Intelkam Polda Sulut Hadir, Perkuat Komunikasi dengan Masyarakat
Kehadiran Dir Intelkam Polda Sulut Kombes Pol. Malpa Malacoppo, S.H., S.I.K., M.I.K. dalam kegiatan tersebut turut memperkuat pesan bahwa menjaga keamanan membutuhkan komunikasi dan koordinasi yang erat dengan seluruh komponen masyarakat.
Tokoh adat dan tokoh agama memiliki posisi strategis sebagai bagian dari elemen masyarakat yang dapat membantu menciptakan suasana sejuk, memperkuat persaudaraan, serta mendorong penyelesaian persoalan secara damai dan konstruktif.
Melalui pertemuan tersebut, Polri juga membuka ruang untuk menerima berbagai keluhan dan aspirasi masyarakat sebagai bahan evaluasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian.
Polisi Bersama Masyarakat
Semangat “Polisi Bersama Masyarakat” menjadi pesan utama dalam kegiatan tersebut.
Polri tidak hanya menjalankan tugas melalui penegakan hukum, tetapi juga hadir untuk membangun komunikasi, mendengar suara masyarakat, dan mencari solusi bersama terhadap berbagai persoalan.
Silaturahmi Kapolda Sulut bersama tokoh adat Minahasa dan tokoh agama diharapkan semakin memperkuat sinergitas dalam menjaga persatuan, kerukunan, serta keamanan di Sulawesi Utara.
Dengan komunikasi yang terbuka dan kolaborasi yang kuat, seluruh elemen masyarakat diharapkan dapat mengambil peran dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif.
Kapolda Sulut Yudo Hermanto bersama Dir Intelkam Polda Sulut dan jajaran menunjukkan bahwa menjaga keamanan bukan hanya tugas kepolisian, melainkan tanggung jawab bersama antara Polri dan seluruh masyarakat.(Kifli Abidjulu)








