Polda Sulut Gelar Operasi Zebra Samrat 2024 Selama 14 Hari

Senin, 14 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Manado – GlobalNewsNusantara.ID Polda Sulawesi Utara dan jajaran kembali menggelar Operasi Zebra Samrat-2024, yang dilaksanakan selama 14 hari terhitung mulai tanggal 14 hingga 27 Oktober 2024.

Kegiatan tersebut diawali dengan Gelar Pasukan, yang dilaksanakan di Polda Sulut dan masing-masing Mako Polres. Di Mako Polda Sulut sendiri, Gelar Pasukan dipimpin oleh Wakapolda Brigjen Pol Bahagia Dachi, dihadiri oleh para PJU Polda, pejabat instansi terkait, personel Polri, TNI, Jasa Raharja, Perhubungan dan Pol PP.

Menurut Wakapolda, Operasi Zebra ini dilaksanakan untuk menciptakan sitkamseltibcar lantas yang aman dan kondusif dalam rangka mendukung suksesnya pelantikan presiden/ wakil presiden terpilih.

“Kita mengajak masyarakat untuk tertib berlalu lintas demi terwujudnya kamseltibcarlantas yang aman dan nyaman, bertujuan untuk menurunkan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas serta untuk meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas di wilayah Sulawesi Utara,” katanya.

Berdasarkan data Ops Zebra tahun 2022/2023 yang lalu, menunjukkan jumlah Tilang naik 14,79%, sedangkan teguran turun sebesar 1,19%. Selanjutnya, untuk data jumlah kecelakaan lalu lintas turun 4,62%, dengan rincian korban meninggal dunia turun 38,46%, korban luka berat turun 22,22% dan korban luka ringan turun sebesar 4,94%.

“Saya harap Ops Zebra Samrat 2024 ini dapat lebih menurunkan angka-angka kecelakaan maupun pelanggaran lalu lintas yang terjadi di wilayah hukum Polda Sulawesi Utara,” harapnya.

Adapun sasaran operasi kali ini meliputi segala bentuk potensi gangguan, ambang gangguan dan gangguan nyata yang berpotensi menyebabkan kemacetan dan laka lantas baik sebelum, pada saat maupun pasca Operasi Zebra s
Samrat 2024.

“Yang menjadi target operasi meliputi pengemudi kendaraan bermotor yang menggunakan ponsel, pengemudi kendaraan bermotor yang masih di bawah umur, pengendara R2 berboncengan lebih dari 2 orang, pengemudi yang tidak menggunakan helm dan safety belt, mengemudikan kendaraan bermotor dalam pengaruh alkohol, pengemudi yang melawan arus lalu lintas, pengemudi ranmor yang melebihi batas kecepatan, serta knalpot bising dan kendaraan tidak menggunakan TNKB,” terang Brigjen Pol Bahagia Dachi.

Ia juga berpesan kepada masyarakat agar disiplin dan taat dalam berlalulintas.

“Hindari pelanggaran lalu lintas, orang tua wajib mengingatkan anak-anaknya agar disiplin dalam berlalulintas. Mari kita jaga situasi dan kondisi Sulawesi Utara ini agar tetap aman dan nyaman,” pesannya.

Dalam operasi ini, Polda Sulawesi Utara dan jajaran menurunkan sebanyak 480 personel Polri, dibantu instansi terkait lainnya.

Berita Terkait

Bupati Boltara Tutup Diklat Calon Kepala Sekolah, Tekankan Kepemimpinan Adaptif
CSR PT. HIP 1,8 Miliar di Terima Pemda Buol Untuk Pembangunan Sekolah Rakyat
Wakil Bupati Buol Buka Musda Pemuda Muhamadiah Ke- V
Pemda Buol Bersama Bank Sulteng dan OJK Edukasikan SIMPEL
Polres Buol Selidiki Dugaan PETI di Tiga Lokasi
Bunda PAUD Kab. Buol Hadiri Rakor Penanganan ATS
DLH Gelar Halal Bihalal Di Hadiri Sekda Buol dan Sejumlah Pejabat
Pemkab Boltara Siapkan 537 Unit Rumah BSPS 2026, Fokus Perbaikan RTLH
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 10:23

Bupati Boltara Tutup Diklat Calon Kepala Sekolah, Tekankan Kepemimpinan Adaptif

Jumat, 17 April 2026 - 02:42

CSR PT. HIP 1,8 Miliar di Terima Pemda Buol Untuk Pembangunan Sekolah Rakyat

Kamis, 16 April 2026 - 18:35

Wakil Bupati Buol Buka Musda Pemuda Muhamadiah Ke- V

Kamis, 16 April 2026 - 14:28

Pemda Buol Bersama Bank Sulteng dan OJK Edukasikan SIMPEL

Kamis, 16 April 2026 - 12:47

Polres Buol Selidiki Dugaan PETI di Tiga Lokasi

Berita Terbaru

Tolitoli

Kapolsek Tolitoli Utara Sambut Kunker Kejati Sulteng

Kamis, 16 Apr 2026 - 19:00