Globalnewsnusantara.id
Bupati Buol Risharyudi Triwibowo,M.M memimpin rapat koordinasi evaluasi penyelenggaraan pemerintahan Kabupaten Buol Tahun 2025 serta Persiapan Program dan Kegiatan Strategis Menghadapi Tahun 2026, bertempat di lantai II Aula Pobokidan Kantor Bupati Buol, Selasa (2/12/2025).
Bupati Buol di dampingi wakil Bupati Buol Dr. Nasir D.J Daimaroto,S.H,M.H, dan Plt. Sekda Buol Moh. Yamin Rahim, S.H,M.H.

Kegiatan tersebut di hadiri oleh hampir seluruh pimpinan organisasi perangkat daerah, sebelas camat, forum komunikasi kepala desa se-kabupaten Buol,pejabat eselon II – III, hingga jabatan Kepala bidang dan seksi.
Bupati Buol dalam sambutannya pada rapat koordinasi ini menatar pimpinan OPD selama dua jam. Bupati mengulas sejumlah kegiatan, program yang belum termaksimalkan untuk di evaluasi. peningkatan, target,etika, kedisiplinan hingga aturan tidak membolehkan merokok dalam ruang kantor yang berimbas pada terganggunya kesehatan bagi yang tidak merokok.
Bupati Buol Risharyudi Triwibowo menyampaikan bahwa program yang telah disampaikan pada visi misi saat kampanye akan di realisasikan. antara lain pendirian PKSDU yang tengah berproses dan kabupaten Buol di targetkan akan menjadi kota pendidikan, di mana posisi Kabupaten Buol sangat strategis berada di dekat Gorontalo Utara, Parigi Moutong serta Kabupaten Tolitoli. ini di dukung dengan perencanaan pembangunan infrastruktur jalan yang telah mendapatkan lampu hijau dari gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid yaitu unit ruas jalan perencanaan kokobuka-Lambunu serta rencana unit jalan Buol-Pohuwato dengan perencanaan dana APBN. ini adalah proyek strategis untuk menghidupkan ekonomi masyarakat yang kedepannya Buol menjadi tujuan para mahasiswa dari luar untuk menimba ilmu di sini” papar Bupati Buol.
Selanjutnya Bupati Buol menargetkan realisasi pembangunan balai pelatihan kerja yang mengasah bakat generasi muda Buol menjadi pemuda yang siap bekerja hingga ke luar negeri dengan gaji yang mampu menghidupi keluarganya.
Bupati Buol Risharyudi Triwibowo juga menyoroti data stunting yang masih berada di posisi yang tinggi padahal sejumlah program pengentasan telah di lakukan selama beberapa tahun, “Saya berharap seluruh kepala desa, penyuluh kesehatan dan yang terkait dengan data stunting agar memvalidasi dengan benar data tersebut, masa sih kita sudah beberapa tahun melakukan program yang menekankan Gempur stunting namun sampai saat ini masih tetap menempati posisi tertinggi?” Papar Bupati Buol dalam sambutannya.
Kembali di tekankannya bahwa program prioritas pemerintah daerah kabupaten Buol saat kampanye adalah target utama Bupati Buol, antara lain menargetkan kembali beroperasinya pesawat dengan memastikan maskapai tersebut tidak merugi, pendirian PKSDU Tadulako cabang Buol, hingga BLK dengan menargetkan pendidikan kursus pengoperasian alat berat serta kursus bahasa Jepang.
“jika jalan tembusan kita bikin, kampus kita buat, badan latihan kerja kita buat, sy yakini Buol akan punya pendapatan asli daerah sama seperti kota palu yang pendapatannya dari sisi jasa dan pelayanan. jika pesawat kita upayakan beroperasi di Buol lagi Saya yakini investor akan masuk” Papar Bupati Buol Risharyudi Triwibowo yang di sambut aplaus pimpinan OPD.
Waktu dua jam di ambil penuh Bupati Buol Risharyudi Triwibowo menatar pimpinan organisasi perangkat daerah. sejumlah kursi yang kosong tanpa keterangan di perintahkannya untuk mengevaluasi PNS yang di undang agar memberikan peluang kepada yang mau di atur pemerintah daerah. Hal ini benar-benar penerapan kedisiplinan yang pantas di acungi jempol sebab PNS di gaji negara harus mampu bekerja dan patuh kepada aturan pemerintah.(Heny-Global)








