GlobalNewsNusantara.id
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Buol Karmin O.Y Kaimo,S.Pd, memimpin Rapat pembahasan awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Buol tahun 2025-2029 bersama tim penyusun RPJMD Kabupaten Buol, bertempat di ruang rapat utama kantor sekretariat DPRD Buol, Senin (16/6/2025).

Rapat ini diikuti oleh 18 anggota DPRD perwakilan 6 (enam) fraksi partai politik dan tim penyusun RPJMD Kabupaten Buol 2025-2029 antara lain Kepala Bappeda-Litbang Wahyu Setyabudi,S.H,M.H, Kadis BPKAD Syarif Pusadan,S.E,dan Kepala Dispenda Munawir A.Nouk,S.Stp.MM,serta sejumlah kabag tergabung dalam tim RPJMD Kabupaten Buol.

Dalam rapat tersebut,Karmin O.Y.Kaimo,S.Pd,selaku pimpinan rapat membuka dan mempersilahkan tim RPJMD yang di pimpin Bappeda-Litbang memaparkan tentang rumusan gambaran rencana pembangunan jangka menengah daerah untuk di bahas dalam forum tersebut.

Wahyu Setyabudi,S.H,M.H, selaku ketua tim RPJMD memaparkan bahwa, “Gambaran pertumbuhan ekonomi Kabupaten Buol dari 2002 sampai dengan 2024 melemah. ini juga harus kita Jawab dengan tantangan program-program yang strategis. kontribusi terbesar di Kabupaten Buol untuk pertumbuhan ekonomi ada di posisi 48,38% ada di sektor pertanian, Kehutanan dan Perikanan. pertanian dalam arti luas termasuk perkebunan, selanjutnya ada industri pengolahan 12%, konsumsi 9,58%, perdagangan, pasar kerajinan 6,31 %, administrasi pemerintahan dan jaminan sosial wajib 4,81% di tahun 2024.
Tingkat kemiskinan Kabupaten Buol tahun 2004 ini kita mengalami penurunan walaupun tidak sangat signifikan dari angka 13,36 % di tahun 2003 dan menurun di tahun 2024 13,08 %. ini masih menjadi pekerjaan rumah kita di mana indeks pembangunan manusia meningkat namun kemiskinan juga seharusnya terjadi penurunan” Papar Kepala Bappeda-Litbang.
Di tambahkannya bahwa, ” Untuk pembangunan sumber daya manusia kita sudah masuk di posisi 6 di provinsi Sulawesi Tengah. ini yang mempengaruhi tingkat pembangunan manusia kita meningkat dari tahun 2023 dari 70,18 ke-70,89. Sementara tingkat pengangguran terbuka posisinya menurun dari 3,14 ke-3,13 turun 1 persen. partisipasi angkatan kerja kita meningkat di tahun 2024 menjadi 70,50% rasio pemerataan pendapatan kita posisi 0,66 artinya dari sebelumnya 0.258″ Papar Wahyu Setyabudi selaku ketua tim RPJMD.
Di tambahkannya bahwa, “Untuk rencana strategis pembangunan Kabupaten Buol yang pertama SDM,selanjutnya kualitas sumber daya alam, infrastruktur publik yang memadai dan merata, yang keempat tata kelola pemerintahan yang baik berintegritas profesional dan melayani, yang kelima hukum yang berkeadilan, keamanan sosial dan regulasi, yang ke-6 pembangunan ekosistem berkelanjutan dan sumber daya saing, ke-7 pembangunan daya saing usaha daerah yang ke-8 rencana kawasan transmigrasi. kawasan transmigrasi kita di Kabupaten Buol ada dua yang tadinya air terang yang tahun kemarin sudah ditetapkan Berdasarkan Keputusan Menteri desa dan Transmigrasi itu adalah kawasan paleleh” Ujar Ketua tim RPJMD.
Sejumlah point utama dalam rencana awal pembangunan jangka menengah daerah di bahas dan kemudian di diskusikan langsung oleh tim RPJMD bersama 18 anggota DPRD Kabupaten Buol yang di pimpin oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Buol Karmin O.Y.Kaimo,S.Pd.
Dalam berita selanjutnya akan di ulas tentang sejumlah point utama yang menjadi acuan projek RPJMD bersama tanggapan sela sejumlah anggota DPRD Kabupaten Buol. (Heny-Global)








