Dua Hari Kerja, Keluarga Besar Parengkuan Kembalikan Kejayaan Patung Pejuang Tuanku Imam Bonjol di Pineleng — Aksi Spontan yang Menyentil Pemerintah Daerah

Selasa, 18 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Patung Simbol Perjuangan Tuanku Imam Bonjol

Patung Simbol Perjuangan Tuanku Imam Bonjol

 

Minahasa – GlobalNewsNusantara.ID
Patung Pejuang Kemerdekaan Tuanku Imam Bonjol yang berdiri di kawasan Desa Pineleng Satu, Jalan Manado–Tomohon, kembali mendapatkan perhatian serius. Setelah lama dibiarkan tampak kusam, terbengkalai, dan memprihatinkan, Keluarga Besar Parengkuan dari Desa Pineleng Satu turun tangan melakukan aksi gotong royong yang langsung menyita perhatian masyarakat.

Selama dua hari berturut-turut, Senin–Selasa (17–18 November 2025), keluarga Parengkuan yang terdiri dari Elsit Rampengan, Iwan Kawulusan, Jimmy Koraag, Yosef Waturandang, Maikel Waturandang, Ale Sumual, dan dipimpin langsung oleh Marlon Parengkuan, bekerja tanpa pamrih membersihkan, memperbaiki, serta mengecat kembali area patung sang pahlawan nasional tersebut.

Aksi ini dilakukan secara spontan, tanpa komando resmi, dan murni karena rasa peduli terhadap sejarah bangsa. Mereka datang membawa alat, cat, dan tenaga sendiri—sebuah bentuk kepedulian yang jarang terlihat di tengah kondisi banyak situs sejarah yang kurang mendapat perhatian.

“Keadaan patung Tuanku Imam Bonjol sudah sangat memprihatinkan. Rumput tinggi, cat terkelupas, dan lingkungan sekitar kotor. Kami datang bukan untuk sensasi, tetapi karena simpati dan rasa tanggung jawab terhadap jejak perjuangan bangsa,” ungkap Marlon Parengkuan kepada media.

Menurut Marlon, pengerjaan sempat terhambat oleh cuaca hujan yang turun tiba-tiba. Namun hal itu tidak mematahkan semangat keluarga besar Parengkuan. Mereka tetap melanjutkan pekerjaan hingga tuntas pada hari kedua.

“Puji Tuhan, hari ini semuanya sudah selesai. Patung, pondasi, pagar depan—semua sudah dibersihkan dan dicat ulang. Kami hanya ingin tempat ini kembali layak sebagai lokasi penghormatan kepada seorang tokoh pejuang kemerdekaan,” tambahnya.

Aksi ini kontan mendapat apresiasi dari masyarakat sekitar yang menilai bahwa langkah keluarga Parengkuan sekaligus menjadi tamparan halus bagi pihak yang seharusnya bertanggung jawab atas perawatan situs sejarah.

Warga berharap upaya mulia ini dapat membuka mata berbagai pihak bahwa warisan nasional seperti patung Tuanku Imam Bonjol tidak boleh dibiarkan rusak dan terbengkalai. Sebab, monumen seperti ini adalah simbol penghormatan terhadap perjuangan dan pengorbanan para pahlawan bangsa.

Dengan terselesaikannya pembersihan dan pengecatan ini, patung Tuanku Imam Bonjol kini kembali bersinar—menjadi pengingat bahwa cinta terhadap sejarah tidak selalu datang dari pemerintah, tetapi bisa lahir dari masyarakat yang peduli dan memiliki hati untuk menjaga warisan bangsa.(Zulkifli Abidjulu)

Berita Terkait

BPKP Sulut Turun ke Polda Sulut! Dua Perkara Korupsi Kominfo dan Perumda Pasar Manado Makin Terjepit, Dirreskrimsus dan Penyidik Tipikor Kejar Kepastian Kerugian Negara
Hans Sampelan Tempuh Jalur Hukum: Dugaan Pencurian Kelapa dan Pengancaman dengan Parang, Ferry Rumokoy Dilapor Ke Polda Sulut
Tragedi Drag Race Kotamobagu: Jangan Kambing Hitamkan Polda Sulut, Tiga Aktivis Desak APH Bongkar Fakta Sebenarnya
Bamsoet Ingatkan Industri RS Adaptif Hadapi Tekanan Ekonomi, Bukukan Penerimaan PT. SIH Tbk Meningkat 10,6 Persen
Warga Pertanyakan Dugaan Suara Tembakan dan Kehadiran Dugaan Personel TNI Kodam Merdeka XIII di Area Nona Hoa Tambang Ratatotok
Bupati Boltara Usulkan Sekolah Nasional Terintegrasi Saat Audiensi dengan Kemendikdasmen
Kapolri Mutasi Pejabat Utama Polda Sulut: Kombes Pol Yandrie Philips Makaminan Jadi Dirresnarkoba, Kombes Pol Djoko Ananto Isi Kabid TIK, dr. Tasrif Resmi Kabiddokkes
Viral di Medsos, Nama Sekretaris Gerindra Sulut Disebut dalam Narasi Dugaan ‘Main Proyek’ dan Janji Jabatan di Lingkaran Gubernur YSK
Berita ini 46 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:25

BPKP Sulut Turun ke Polda Sulut! Dua Perkara Korupsi Kominfo dan Perumda Pasar Manado Makin Terjepit, Dirreskrimsus dan Penyidik Tipikor Kejar Kepastian Kerugian Negara

Rabu, 12 Agustus 2026 - 16:41

Hans Sampelan Tempuh Jalur Hukum: Dugaan Pencurian Kelapa dan Pengancaman dengan Parang, Ferry Rumokoy Dilapor Ke Polda Sulut

Rabu, 12 Agustus 2026 - 14:53

Tragedi Drag Race Kotamobagu: Jangan Kambing Hitamkan Polda Sulut, Tiga Aktivis Desak APH Bongkar Fakta Sebenarnya

Kamis, 6 Agustus 2026 - 09:07

Bamsoet Ingatkan Industri RS Adaptif Hadapi Tekanan Ekonomi, Bukukan Penerimaan PT. SIH Tbk Meningkat 10,6 Persen

Senin, 3 Agustus 2026 - 15:49

Warga Pertanyakan Dugaan Suara Tembakan dan Kehadiran Dugaan Personel TNI Kodam Merdeka XIII di Area Nona Hoa Tambang Ratatotok

Berita Terbaru