Boltara, globalnewsnusantara.id — Staf Ahli Bidang Pembangunan, Kemasyarakatan, dan Sumber Daya Manusia Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, Dr. Moh. Hidayat Panigoro, S.Sos., M.Si., menghadiri kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertema “Jalur Rempah Binadow dan Relevansinya untuk Memajukan Kebudayaan Daerah” yang digelar di RM Coconut Beach, kawasan Pantai Batu Pinagut, Bolmut. Senin, (20/10)
Dalam sambutannya, Dr. Hidayat Panigoro menekankan pentingnya forum ini sebagai ruang lahirnya gagasan dan strategi konkret untuk mengangkat potensi sejarah dan budaya daerah. Ia menyampaikan empat poin utama yang menjadi arahan pengembangan:
-
Mengidentifikasi dan mendokumentasikan narasi Jalur Rempah di wilayah Binadow dan sekitarnya, melalui sumber sejarah tertulis, tradisi lisan, dan jejak arkeologis.
-
Merancang peta budaya daerah yang memadukan unsur sejarah, budaya, dan geografi dalam kerangka pengembangan wilayah.
-
Membangun sinergi antar-pemangku kepentingan, meliputi pemerintah, akademisi, komunitas adat, dan masyarakat, untuk menjadikan Jalur Rempah sebagai penggerak ekonomi kreatif dan pariwisata berbasis budaya.
-
Menjadikan Bolmut sebagai kawasan budaya strategis, yang tidak hanya mengulas masa lalu, tetapi juga memberi arah bagi pembangunan masa depan berbasis kearifan lokal.
Kegiatan FGD ini diharapkan menjadi langkah awal penyusunan kebijakan dan program konkret dalam pelestarian serta pemanfaatan warisan budaya lokal, khususnya terkait Jalur Rempah di kawasan Binadow.
Acara ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bolmut, Presidium Pemekaran Binadow, tokoh masyarakat, para narasumber, serta peserta FGD dari berbagai unsur.








