Forkopimda Sulut Bersatu Redam Ketegangan: Kapolda & Pangdam Merdeka Tegaskan Peristiwa Mitra Murni Kriminal, Masyarakat Diajak Pulihkan Perdamaian

Senin, 1 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Manado – GlobalNewsNusantara.ID
Suasana perdamaian kembali ditegakkan di Minahasa Tenggara setelah jajaran Forkopimda Sulawesi Utara, dipimpin langsung oleh Kapolda Sulut Irjen Pol Roycke Harry Langie dan Pangdam XIII/Merdeka yang diwakili Kasdam Brigjen TNI Nono Julianto, menggelar dialog akbar bersama tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga Kecamatan Belang di Aula GMIM Silo Watuliney, Senin (1/12/2025).

Pertemuan lintas unsur ini digelar untuk memastikan situasi tetap kondusif pascainsiden perkelahian antar kelompok dua desa yang terjadi pada Minggu (30/11/2025) dini hari. Wagub Sulut: Hadapi Masalah Dengan Kasih

Mewakili Gubernur Sulawesi Utara, Wakil Gubernur J. Victor Mailangkay mengajak masyarakat untuk memandang setiap persoalan dengan hati yang teduh.

“Mari menghadapi persoalan dengan kasih. Kasih kepada Tuhan, kasih kepada sesama. Dengan begitu, setiap masalah pasti dapat kita selesaikan bersama.” Kapolda Sulut: Reintegrasi & Rekonsiliasi untuk Pulihkan Kebersamaan

Dalam dialog tersebut, Kapolda Sulut Irjen Pol Roycke Harry Langie menegaskan pentingnya memandang perbedaan sebagai kekuatan, bukan sumber perpecahan.

“Rekonsiliasi berarti mendengar, meluruskan informasi yang salah. Reintegrasi berarti menyatukan kembali kekuatan yang sempat terpecah, menjadi satu tujuan kebersamaan.”

Kapolda juga menegaskan bahwa insiden yang terjadi bukan konflik SARA, tetapi murni kriminal“Kesimpulannya, kejadian 30 November 2025 adalah kriminal murni. Pelaku akan diproses tegas sesuai hukum yang berlaku.”

Kapolda turut memerintahkan Kapolres Minahasa Tenggara melakukan sidak terhadap peredaran miras, lem, dan obat keras, yang sering menjadi pemicu gangguan keamanan. Ia juga mengingatkan masyarakat untuk aktif melaporkan peredaran bahan-bahan tersebut.
Selain itu, Kapolda menjelaskan kembali peran Patroli PANTERA, program pengamanan Polda Sulut yang kini terus digencarkan di wilayah rentan. Pangdam XIII/Merdeka: Jaga Persatuan, Jangan Terpecah

Kasdam Brigjen TNI Nono Julianto, mewakili Pangdam XIII/Merdeka, mengajak masyarakat tidak terjebak provokasi dan tetap menjaga keutuhan daerah.

“Persatuan adalah kekuatan terbesar kita. Jangan biarkan kejadian ini dimanfaatkan pihak-pihak yang ingin memecah belah.” Suara Tokoh Agama & Masyarakat

Sejumlah tokoh turut memberikan pandangan penting:

  • Pdt. Maxi Lempas: masyarakat jangan mudah terprovokasi.
  • Pdt. Femmy Tiwow: pelaku harus diproses sesuai hukum.
  • Deyske Sangia: FKUB telah mensosialisasikan moderasi beragama sebelumnya.
  • Irpan Idris: miras, lem, dan senjata tajam sering memicu keributan.
  • James Sumendap: insiden ini merupakan kenakalan remaja, bukan isu SARA. Forkopimda Hadir Lengkap, Warga Apresiasi Komitmen Perdamaian

Acara ini dihadiri lengkap oleh unsur Forkopimda Sulut, termasuk Wakapolda, Pejabat Utama Polda Sulut, Bupati dan Wakil Bupati Minahasa Tenggara, Kapolres dan pejabat Polres, Dandim 1302/Minahasa, pejabat pemkab, Kemenag, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ratusan warga.

Kehadiran lengkap unsur pemerintah, TNI–Polri, dan tokoh masyarakat menjadi penanda bahwa Sulawesi Utara kompak menjaga stabilitas, memastikan ketegangan tidak berkembang, dan mengembalikan suasana damai di Minahasa Tenggara.(Kif)

Berita Terkait

Pemerintah Sulut Terima Persub RTRW 2025–2044 dari Menteri ATR/BPN
Plat Nomor Resmi Samsat Dipersoalkan Saat Operasi Keselamatan 2026, Polres Minahasa Lakukan Klarifikasi Internal
Kesan “Tinggal Tunggu Waktu” Proyek Pariwisata Rp4,5 Miliar di Boltim Disinyalir Dugaan Sarat Penyimpangan, Tipikor Polda Sulut Bergerak
Mohammad Aditya Pontoh Resmi Jabat Ketua DPW PPP Sulut
Natal Berwajah Kemanusiaan: PERADI Manado Turun Langsung Berbagi Kasih untuk Anak Yatim dan Disabilitas
“Kawasan PETI Ratatotok Jadi Medan Perang? Tiga Nyawa Melayang, Tambang Ilegal Kian Brutal — Masihkah Hukum Berkuasa di Sulawesi Utara?”
Kapolres Minut AKBP Auliya Rifqie A. Djabar Pimpin Pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, 300 Personel Disiagakan demi Nataru Aman, Humanis, dan Presisi
Perkelahian Belang Mittra Terurai: Sepuluh Nama Ditetapkan Tersangka Oleh Polisi, Situasi Kini Kondusif
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 20 Februari 2026 - 03:52

Pemerintah Sulut Terima Persub RTRW 2025–2044 dari Menteri ATR/BPN

Jumat, 13 Februari 2026 - 19:59

Plat Nomor Resmi Samsat Dipersoalkan Saat Operasi Keselamatan 2026, Polres Minahasa Lakukan Klarifikasi Internal

Selasa, 10 Februari 2026 - 21:25

Kesan “Tinggal Tunggu Waktu” Proyek Pariwisata Rp4,5 Miliar di Boltim Disinyalir Dugaan Sarat Penyimpangan, Tipikor Polda Sulut Bergerak

Selasa, 3 Februari 2026 - 20:24

Mohammad Aditya Pontoh Resmi Jabat Ketua DPW PPP Sulut

Rabu, 31 Desember 2025 - 16:27

Natal Berwajah Kemanusiaan: PERADI Manado Turun Langsung Berbagi Kasih untuk Anak Yatim dan Disabilitas

Berita Terbaru