GlobalNewsNusantara.id
Pemerintah Daerah Kabupaten Buol secara kontinu menekan stunting dengan melibatkan anak usia dini yang merupakan faktor penentu suksesnya target program indonesia emas 2045.
Pemerintah Kabupaten Buol terus memperkuat komitmennya dalam menekan angka stunting melalui penguatan layanan pendidikan anak usia dini. Hal ini ditegaskan dalam kegiatan Sosialisasi Pencegahan Stunting Menuju PAUD Berkualitas dan Konsep Dasar PAUD Holistik Integratif (PAUD HI) yang dibuka secara resmi oleh Bupati Buol dalam Hal ini di wakili Asisten III Adminstrasi dan Umum. WAHYU SETIABUDI. Bertempat dilantai 2 kantor bupati Senin 29 Desember 2025.

Dalam sambutannya, Asisten III Adminstrasi Umum menyampaikan bahwa stunting merupakan tantangan besar yang tidak hanya menghambat pertumbuhan fisik, tetapi juga memengaruhi kecerdasan dan produktivitas anak di masa depan. Oleh karena itu, penanganan harus dilakukan secara terpadu sejak masa kehamilan hingga usia dini.
menekankan pentingnya peran guru PAUD sebagai garda terdepan dalam pencegahan stunting. Menurutnya, para guru memiliki peran strategis dalam mempengaruhi orang tua untuk mendukung program pencegahan stunting.
“Mereka harus terlatih dengan baik dan memiliki pengetahuan yang memadai tentang cara-cara mencegah stunting, terutama bagi anak-anak usia dini,” tambahnya.

Plt Kepala Bidang Pembinaan PAUD dinas Pendikan dan kebudayaan Syamsiar Koloi Selaku Ketua Panitia melaporkan bahwa sosialisasi ini dirancang untuk memantapkan kompetensi guru PAUD dengan memberikan pemahaman dasar terkait penanganan stunting di setiap satuan pendidikan.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan para guru PAUD di kabupaten Buol semakin siap dan termotivasi untuk berperan aktif dalam upaya penurunan stunting, sehingga dapat mewujudkan tumbuh kembang anak yang optimal dan berkualitas.
“Kami berharap para guru PAUD memiliki motivasi tinggi untuk turut serta dalam mencegah dan mengatasi stunting pada anak didik mereka,” ujar syamsiar.
Peserta sosialisasi stunting biasanya mencakup berbagai lapisan masyarakat, mulai dari tingkat keluarga hingga pengambil kebijakan di desa atau kelurahan. Tujuannya adalah agar pencegahan stunting dilakukan secara menyeluruh. ***








