Proyek Abrasi Pantai Rampung, Realisasikan Pembayaran Masih Terkatung- Katung

Selasa, 13 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GlobalNewsNusantara.id

Proyek rekonstruksi pengaman pantai yang terletak di desa monano dengan panjang 325 meter dan desa Busak 1 kecamatan karamat sepanjang 350 meter rampung, namun di duga dananya masih terkatung – katung.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) selaku pelaksana rehabilitasi dan rekonstruksi pengaman pantai sebelumnya fokus pada mitigasi bencana abrasi dengan membangun infrastruktur pelindung pantai serta memberikan dukungan kemanusiaan untuk masyarakat terdampak, hingga memastikan kehadiran negara melindungi wilayah pesisir.

Tujuan BPBD Buol dalam penanganan abrasi khususnya mitigasi bencana adalah melakukan upaya pencegahan dan penanggulangan sebelum terjadinya kerusakan lebih parah selanjutnya melakukan rehabilitasi dan rekonstruksi struktur pengaman pantai akibat abrasi.

Di ketahui bahwa dalam hal penanganan rehabilitasi dan rekonstruksi pengaman pantai ini, BPBD adalah garda terdepan dalam misi kemanusiaan dengan menjadikan penanganan abrasi tersebut sebagai prioritas yang bekerja sama dengan pemerintah pusat dan daerah secara bertahap.

Pencapaian pembangunan infrastruktur pelindung pantai dari abrasi rampung namun hingga saat ini pihak CV. Lima R Basysyar dan CV. Cahaya Borneo Konstruksi selaku penyedia belum menerima pembayaran meskipun pembangunan infrastruktur pelindung pantai telah rampung.

Di konfirmasi media ini kepada kepala pelaksana BPBD Moh. Kachfi Mardjuni,S.Pi, tentang adanya keterlambatan pembayaran sementara proyek telah rampung, di jawab langsung bahwasanya dananya sudah masuk ke daerah namun masih menunggu proses SPM.

Meskipun sebelumnya dalam beberapa wawancara live pihak BPBD menyatakan bahwa pembangunan infrastruktur rehabilitasi dan rekonstruksi pengaman pantai adalah dana hibah yang mestinya dananya siap, namun hingga saat ini pihak penyedia masih mempertanyakan dan menunggu realisasi sebab pekerjaan telah rampung. (Tim Global)

Berita Terkait

Bawa Mandat Gubernur Sulteng: Satgas PKA Gelar “Rapat Memanas”
Pemda Buol Apresiasi Peluncuran “Kolektif Prema Rupa”
Pemda Buol dan ESDM Rapat Perencanaan Investasi Tambang Pasir Kwarsa
Pemda Buol Matangkan Kerjasama Dengan PT. Garam Target Dongkrak Ekonomi Masyarakat
Wabup Buol Pimpin Upacara Hari Kebangkitan Nasional Tahun 2026
DPRD Buol Terima Massa Aksi APDESI Buol, Ancam Tutup Pelayanan Pasca RDP
Pemda Buol Dan PLN Gelar Rapat Percepatan Pemasangan Jaringan Listrik 2 Desa di Kecamatan Bukal
Pemkab Buol Matangkan Persiapan Pemberangkatan 84 Jamaah Haji 2026
Berita ini 114 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 04:48

Pemda Buol Apresiasi Peluncuran “Kolektif Prema Rupa”

Jumat, 22 Mei 2026 - 09:49

Pemda Buol dan ESDM Rapat Perencanaan Investasi Tambang Pasir Kwarsa

Kamis, 21 Mei 2026 - 10:07

Pemda Buol Matangkan Kerjasama Dengan PT. Garam Target Dongkrak Ekonomi Masyarakat

Rabu, 20 Mei 2026 - 01:50

Wabup Buol Pimpin Upacara Hari Kebangkitan Nasional Tahun 2026

Rabu, 13 Mei 2026 - 05:40

DPRD Buol Terima Massa Aksi APDESI Buol, Ancam Tutup Pelayanan Pasca RDP

Berita Terbaru