Manado – GlobalNewsNusantara.ID PT. Bank SulutGo telah melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPS) yang membahas kinerja keuangan Bank tahun 2024 serta RUPS-Luar Biasa yang
menetapkan masuknya susunan calon pengurus manajemen yang baru Rabu (09 April 2025).
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPS) yang dilaksanakan di Gedung Kantor Pusat Bank SulutGo Jl Pierre Tendean No.100, Manado kali ini berbeda karena dipimpin oleh 2 Pemegang Saham Pengendali (PSP), yakni Gubernur Provinsi Sulawesi Utara (PSP) dan PT. Mega Corpora (PSP 2)
– PT. Mega Corpora ditetapkan menjadi Pemegang Saham Pengendali selain Pemprov Sulut. Hal ini dikarenakan Bank SulutGo (BSG) kini tergabung dalam Kelompok Usaha Bank (KUB) Permodalan Bank Mega.

Selanjutnya hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPS) resmi mengangkat dan menetapkan 5 anggota pengurus baru Dewan Komisaris:
1. Ramoy Markus Luntungan – Komisaris Utama,
2. Max Kembuan – Komisaris Independen
3. Sam Sachrul Mamonto – Komisaris Independen
4. Jacklyn Koloay – Komisaris Independen
5. Djafar Alkatiri – Komisaris.
Sementara untuk jajaran Direksi masih tidak tergantikan orang-orang kepercayaan Olly Dondokambey seperti Machmud Turuis selain dipercaya oleh Olly, istri dan keluarganya punya hubungan keluarga dekat. di ikuti oleh Direksi lama lainya yakni Revino Pepah, Louisa Parengkuan, Pius Batara, Joubert Dondokambey. hal ini berdasarkan SK pengangkatan mereka harus bertugas sampai tahun 2026 mendatang.
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPS) BSG ini diikuti oleh Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus dan Gubernur Provinsi Gorontalo, serta para Pemegang Saham Daerah (Bupati dan Walikota) se Provensi Sulawesi Utara dan Provensi Gorontalo, yang di ikuti oleh perwakilan Koperasi Karyawan
(Kopkar).

Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus dalam sambutan mengatakan akan selalu siap berkontribusi demi keberlanjutan BSG.
“Saya siap menjadi marketing untuk BSG sehingga dapat terus berkontribusi demi keberlanjutan BSG,”ungkap Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus.
Lanjut Yulius Selvanus dirinya juga meminta agar mewajibkan seluruh rekanan Pemerintah Daerah untuk
melakukan pengelolaan keuangan melalui BSG. Tak hanya itu, Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus ingatkan Pemda agar mematuhi peraturan Menteri Keuangan tentang pengelolaan keuangan daerah, RKUD disimpan di BSG selaku Bank Pembangunan Daerah.(Kif-A)








