BOLMONG, GlobalNewsNusantara.ID — Kabar baik datang dari Kecamatan Dumoga Tengah, Kabupaten Bolaang Mongondow. Konflik antarkelompok masyarakat atau tawuran kampung (Tarkam) yang melibatkan warga Desa Tonom dan Desa Ibulian akhirnya menemukan titik terang melalui pertemuan dan proses perdamaian yang difasilitasi unsur pemerintah daerah dan aparat keamanan.
Pertemuan kedua desa yang sebelumnya terlibat konflik tersebut dilaksanakan pada Kamis, 24 September 2026, pukul 15.00 hingga 17.00 WITA, bertempat di Balai Desa Dumoga Tengah.
Proses perdamaian dipimpin oleh Bupati Bolaang Mongondow, Kapolres Bolmong, dan Dandim 1303 Bolmong, dengan turut dihadiri Karo Ops Polda Sulut Kombes Pol Ferry Raimond Ukoli SIK, Dansat Brimob, Kakesbang Provinsi Sulut, Kasi Intel Korem 131/Santiago, anggota DPRD Bolmong Ardi Mokodeo, serta tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh agama dan utusan dari kedua desa.
Pertemuan berlangsung tertib dan penuh suasana kekeluargaan. Setelah melalui pembicaraan bersama, kedua pihak akhirnya menghasilkan kesepakatan perdamaian secara tertulis.
Perdamaian tersebut menjadi momentum penting bagi masyarakat Desa Tonom dan Desa Ibulian untuk mengakhiri konflik serta kembali membangun hubungan sosial yang aman, damai dan harmonis.
Pengamanan selama kegiatan dilakukan personel gabungan Polres Bolmong, Polsek Dumoga dan Brimob, sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung aman dan tertib.
PERDAMAIAN DENGAN IKHLAS
Yang menjadi perhatian utama dalam pertemuan tersebut adalah tercapainya kesepakatan damai dengan semangat saling memaafkan dan mengakhiri pertikaian.
Perdamaian ini diharapkan tidak sekadar menjadi kesepakatan tertulis, tetapi benar-benar menjadi awal baru bagi kedua desa untuk menjaga keamanan dan ketenteraman bersama.
Dengan tercapainya perdamaian, masyarakat kedua desa diharapkan dapat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari tanpa rasa khawatir serta bersama-sama menjaga situasi keamanan di wilayah Dumoga Tengah.
Alhamdulillah puji tuhan, proses perdamaian berjalan aman, tertib dan lancar. Semoga kesepakatan ini menjadi awal baru bagi Desa Tonom dan Desa Ibulian untuk hidup berdampingan dalam suasana damai dan penuh persaudaraan.(Kifli)








