GORONTALO, globalnewsnusantara.id — Pemerintah Kabupaten Kabupaten Gorontalo Utara terus memperkuat upaya pencegahan penularan penyakit menular dari ibu ke anak melalui program Percepatan Tripel Eliminasi. Komitmen tersebut ditandai dengan pembukaan kegiatan edukasi dan sosialisasi Tripel Eliminasi oleh Wakil Bupati Nurjanah Hasan Yusuf, Jumat (8/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Grand Q Hotel itu diikuti tenaga kesehatan dari seluruh Puskesmas di Gorontalo Utara dan dijadwalkan berlangsung selama dua hari, 8 hingga 9 Mei 2026.
Program Tripel Eliminasi merupakan strategi nasional dalam mencegah penularan HIV, sifilis, dan hepatitis B dari ibu kepada bayi. Dalam sambutannya, Nurjanah menekankan pentingnya kesiapan tenaga kesehatan dalam mendukung keberhasilan program tersebut di tingkat daerah.
Menurutnya, Puskesmas memiliki peran sentral dalam mendeteksi dini serta memberikan layanan kesehatan yang komprehensif kepada ibu hamil. Karena itu, peningkatan kapasitas tenaga kesehatan dinilai menjadi langkah penting untuk memastikan pelayanan berjalan optimal.
“Pelayanan kesehatan ibu dan anak harus dilakukan secara terintegrasi dan berkelanjutan. Upaya deteksi dini menjadi kunci untuk mencegah risiko penularan kepada bayi,” kata Nurjanah.
Kegiatan itu turut dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Gorontalo Utara Sri Fenty Asagaf, Sekretaris Dinas Kesehatan Dekson Mopili, serta puluhan tenaga kesehatan peserta sosialisasi.
Materi yang diberikan dalam kegiatan tersebut mencakup teknis skrining bagi ibu hamil, tata laksana pelayanan medis, sistem pencatatan dan pelaporan, hingga mekanisme tindak lanjut program di lapangan.
Pemerintah daerah berharap melalui penguatan kapasitas petugas kesehatan, layanan kepada ibu hamil di Gorontalo Utara dapat semakin efektif dan terukur, sekaligus mendukung target nasional dalam eliminasi penularan HIV, sifilis, dan hepatitis B dari ibu ke anak.
Penulis : Hamid Al ***









